Sukses

Banjir Menerjang, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Liputan6.com, Madura: Banjir kiriman akibat meluapnya Sungai Kemuning yang membelah Sampang, Madura, Ahad (2/1), menggenangi ratusan rumah antara lain di Desa Panggung. Di sejumlah titik, seperti Jalan Melati dan Syuhada ketinggian air hingga satu meter lebih.

Meski tak merenggut korban, banjir membuat warga tidak bisa beraktivitas normal. Karena jalan terendam, arus lalu lintas menuju Kecamatan Omben dan Karang Penang ditutup sementara dan dialihkan melalui jalur alternatif.
 
Hujan lebat selama lima jam, juga memicu banjir di Medan, Sumatera Utara. Sedikitnya 450 rumah di Kecamatan Maimun terendam, terutama Kelurahan Aur, Sungai Mati, dan Kelurahan Kampung Baru. Di banyak titik, ketinggian air mencapai satu setengah meter. Meski rumah terendam, warga tetap bertahan. Namun bila banjir terus meninggi, mereka baru akan mengungsi.

Sementara itu, akibat tergerus banjir, bahu rel kereta api di Grobogan, Jawa Tengah, longsor. Tidak hanya itu, jembatan rel di atas Kali Buangan. Kecamatan Gubug, juga terendam banjir, sehingga perjalanan kereta api terhambat. Untuk melancarkan perjalanan kereta api, PT KAI untuk sementara hanya menambal sulam bahu rel yang jebol dengan menggunakan karung berisi batu.
 
Akibat banjir bandang, jembatan Petungkriyono penghubung kecamatan atas ke pusat Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (1/1) putus. Ini mengakibatkan aktivitas warga lumpuh, termasuk pengiriman sayur mayur dari desa ke kota. Pejalan kaki pun sulit melewati jembatan yang putus ini. Pasalnya, kini jembatan tersebut telah berubah menjadi jurang curam yang berbahaya.(IDS/YUS)