Nihon Wayang Kyokai, Wayang Kulit Rasa Jepang

Ketertarikan terhadap wayang kulit Jawa mendorong Ryooh Matsumoto mengadopsi seni itu untuk menyampaikan cerita rakyat Jepang. Ia mampu mempesona penonton dengan tata cahaya yang memikat dan tidak monoton.

Diterbitkan 04 Agustus 2007, 19:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Solo: Sekilas, pagelaran wayang kulit di Kraton Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah, belum lama ini, sama dengan wayang kulit Jawa lainnya. Yakni, menggunakan layar lebar dan pencahayaan dari belakang. Namun, jika lebih disimak, tokoh-tokoh wayang dan musik yang dimainkan ternyata sangat jepang.

Adalah Ryooh Matsumoto yang menjadi dalang pegelaran wayang kulit tersebut. Ketertarikan terhadap wayang kulit Jawa mendorong Matsumoto mengadopsi seni itu untuk menyampaikan cerita rakyat negerinya. Ia menyebut wayangnya, Nihon Wayang Kyokai.

Pesan serta cerita wayang Matsumoto memang tidak sepenuhnya dimengerti penonton. Sebab, dibawakan dalam bahasa Jepang. Namun, Matsumoto berhasil mempesona penonton dengan tata cahaya yang memikat dan tidak monoton. Dia juga menyuguhkan atraksi yang tidak lazim di sebuah panggung wayang kulit, seperti penari di belakang dan di depan layar.(BOG/Wiwik Susilo)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6