Liputan6.com, Jakarta - Resep tumis daun pakis dengan bunga kecombrang dan cabai cocok menjadi pilihan menu rumahan, bagi pencinta masakan tradisional bercita rasa segar dan pedas. Perpaduan daun pakis muda, aroma khas kecombrang, serta sensasi cabai mampu menghadirkan hidangan sederhana berkarakter kuat. Sajian ini pas untuk melengkapi nasi hangat saat makan siang maupun makan malam.
Keistimewaan resep tumis daun pakis dengan bunga kecombrang dan cabai terletak pada kombinasi tekstur dan aromanya. Daun pakis memberikan sensasi renyah lembut, sedangkan irisan kecombrang menyumbangkan wangi khas agak asam. Tambahan cabai merah atau rawit dapat disesuaikan menurut selera, mulai dari pedas ringan hingga rasa menggigit.
Bagi pencinta hidangan berbahan sayuran, resep tumis daun pakis dengan bunga kecombrang dan cabai menawarkan variasi menu menarik untuk mengisi daftar masakan harian. Cita rasanya dapat diperkaya memakai terasi, ikan teri, atau udang sesuai ketersediaan bahan. Sajikan selagi hangat supaya aroma kecombrang dan rasa pedas cabai terasa lebih menonjol.
Advertisement
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (23/10/2026).
Bahan-Bahan Tumis Daun Pakis dengan Bunga Kecombrang dan Cabai
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381038/original/037521500_1792750857-Gemini_Generated_Image_4veohg4veohg4veo.jpg)
Sebelum mulai memasak, siapkan bahan-bahan berikut untuk sekitar 2–3 porsi.
Bahan utama
- 1 ikat daun pakis muda, petik bagian daun dan batang muda
- 1 kuntum bunga kecombrang, iris tipis
- 5 buah cabai merah keriting, iris serong
- 5–8 buah cabai rawit merah, iris sesuai selera
- 5 siung bawang merah, iris tipis
- 3 siung bawang putih, cincang atau iris tipis
- 1 batang serai, memarkan
- 2 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
- 2 sendok makan minyak goreng
- 50–75 ml air
Bumbu pelengkap
- 1 sendok teh garam, sesuaikan selera
- ½ sendok teh gula pasir
- ½ sendok teh kaldu bubuk, opsional
- ¼ sendok teh merica bubuk, opsional
Advertisement
Cara Memasak Tumis Daun Pakis dengan Bunga Kecombrang dan Cabai
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381039/original/045394400_1792750857-Gemini_Generated_Image_cxmm8zcxmm8zcxmm.jpg)
Bersihkan daun pakis
Petik daun pakis muda beserta bagian batangnya yang masih lunak. Buang bagian tua atau keras, lalu cuci di bawah air mengalir hingga bersih. Tiriskan sebelum dimasak agar air cucian tidak terlalu banyak masuk ke dalam tumisan.
Gunakan daun pakis dari sumber tepercaya dan pastikan sayuran dimasak hingga matang. Hindari mengonsumsi daun pakis mentah, sebab beberapa jenis pakis dapat mengandung senyawa alami yang tidak diinginkan jika tidak diolah secara tepat.
Siapkan bunga kecombrang dan bumbu
Cuci bunga kecombrang, kemudian iris tipis agar mudah tercampur bersama bahan lainnya. Iris bawang merah dan cabai merah keriting, lalu cincang bawang putih. Jika ingin rasa lebih pedas, cabai rawit dapat diiris kecil agar sensasinya lebih merata.
Memotong bunga kecombrang menjadi irisan tipis membantu aromanya menyebar saat terkena panas. Bagian ini juga memberikan sedikit rasa asam segar sehingga tumisan tidak terasa terlalu berat.
Tumis bumbu hingga harum
Panaskan minyak goreng dalam wajan menggunakan api sedang. Masukkan bawang merah dan bawang putih, kemudian tumis hingga harum dan bawang merah mulai layu.
Tambahkan cabai merah keriting, cabai rawit, serai, serta daun jeruk. Aduk selama sekitar 1–2 menit hingga aroma bumbu keluar. Jangan biarkan bawang putih terlalu kecokelatan agar rasanya tidak pahit.
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381040/original/053283000_1792750857-Gemini_Generated_Image_j6k7rvj6k7rvj6k7.jpg)
Masukkan bunga kecombrang
Tambahkan irisan bunga kecombrang ke dalam wajan. Aduk bersama bumbu selama 1–2 menit agar aromanya mulai menyatu. Jika menginginkan rasa kecombrang lebih menonjol, sisihkan sedikit irisan untuk dimasukkan menjelang akhir proses memasak.
Kecombrang memiliki aroma khas yang cukup kuat, sehingga jumlahnya bisa disesuaikan dengan selera. Untuk pemula, satu kuntum berukuran sedang sudah cukup memberikan karakter pada hidangan.
Masukkan daun pakis
Masukkan daun pakis yang telah ditiriskan, kemudian aduk hingga tercampur rata bersama bumbu. Tuangkan sedikit air agar daun lebih mudah layu dan matang. Tutup wajan selama beberapa menit jika diperlukan, lalu aduk kembali agar panas tersebar merata.
Masak hingga daun pakis matang dan teksturnya empuk, tetapi tidak terlalu lembek. Waktu memasak dapat berbeda tergantung jenis dan ketebalan batang pakis. Pastikan seluruh bagian matang sebelum diangkat.
Bumbui dan koreksi rasa
Tambahkan garam, gula pasir, kaldu bubuk jika digunakan, dan merica bubuk. Aduk hingga semua bumbu tercampur, lalu cicipi kuah atau cairan tumisannya. Sesuaikan rasa asin, pedas, dan segar sesuai selera.
Jika tumisan terlalu kering sebelum daun matang, tambahkan sedikit air. Sebaliknya, bila masih terlalu berair, masak sebentar tanpa tutup hingga cairan berkurang. Angkat setelah daun pakis matang dan bumbu meresap.
Sajikan selagi hangat
Pindahkan tumis daun pakis ke piring saji. Hidangan ini paling nikmat disantap bersama nasi putih hangat dan lauk sederhana, seperti ikan goreng, ayam panggang, atau tahu tempe. Aroma bunga kecombrang dan rasa pedas cabai akan memberikan sensasi segar pada setiap suapan.
Tips agar Tumis Daun Pakis Lebih Lezat
Pilih daun pakis muda. Bagian muda cenderung lebih empuk dan memiliki tekstur lebih enak saat ditumis.
- Jangan melewatkan proses pencucian: Bersihkan daun dan batang secara menyeluruh sebelum diolah.
- Iris kecombrang tipis-tipis: Cara ini membantu aroma dan cita rasanya menyebar secara merata.
- Sesuaikan jumlah cabai: Kurangi cabai rawit untuk rasa pedas ringan atau tambahkan sesuai toleransi pedas.
- Hindari memasak terlalu lama: Setelah matang, segera angkat agar tekstur daun tidak terlalu lembek.
- Gunakan api sedang: Panas yang stabil membantu bumbu matang tanpa cepat gosong.
Â
Â
Pertanyaan Seputar Resep Tumis Daun Pakis dengan Bunga Kecombrang dan Cabai
Bagian daun pakis mana paling cocok untuk tumisan?
Pilih pucuk pakis muda berwarna hijau segar, bertekstur lentur, dan tidak berlendir. Bagian ini cenderung lebih empuk serta mudah matang saat ditumis.
Apakah daun pakis perlu direbus sebelum ditumis?
Daun pakis dapat direbus sebentar sebelum masuk wajan. Cara ini membantu melunakkan sayuran. Setelah direbus, tiriskan hingga airnya berkurang agar tumisan tidak terlalu basah.
Bagaimana cara mengurangi rasa pahit pada daun pakis?
Pilih daun pakis muda, cuci bersih, lalu rebus sebentar bila diperlukan. Hindari memasak terlalu lama hingga teksturnya rusak. Pastikan pula jenis pakis aman dikonsumsi.
Bunga kecombrang sebaiknya diiris seperti apa?
Iris tipis bunga kecombrang agar aromanya mudah menyebar dan teksturnya menyatu bersama daun pakis. Buang bagian keras bila terasa kurang nyaman saat dikunyah.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5528523/original/006924900_1773286985-cek_fakta_-_ikan_budidaya_link_pendaftaran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380756/original/071937100_1792737316-Screenshot_2026-10-23_124005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380731/original/013852100_1792736272-cek_fakta_-_ikan_budidaya_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382328/original/091326000_1760578848-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-15T134632.180.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381037/original/029183700_1792750857-Gemini_Generated_Image_aggqzqaggqzqaggq.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257615/original/066219600_1781249697-pexels-guvo59-30506288.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380779/original/094703900_1792738399-Gemini_Generated_Image_v3i0lnv3i0lnv3i0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380744/original/085236300_1792736925-99fd03ec-fe1a-4b66-914a-7fa262dca0ec.jpg)