Nostalgia Makeup 90-an, Frosted Lips Hadir dengan Sentuhan Modern

Tren frosted lips kembali diminati dengan efek kilau mutiara, mulai dari nuansa pink pucat hingga warna metalik yang memberi sentuhan retro pada riasan modern.

Diterbitkan 22 Oktober 2026, 20:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tren makeup terus berputar, membawa kembali gaya kecantikan dari era sebelumnya dengan sentuhan yang lebih sesuai dengan selera masa kini. Salah satunya adalah frosted lips, tampilan bibir dengan efek kilau mutiara yang kembali menarik perhatian pencinta makeup.

Gaya ini identik dengan riasan era 1990-an hingga awal 2000-an dan kini hadir kembali di tengah kebangkitan tren kecantikan bernuansa nostalgia. Melansir Cosmopolitan, Kamis (22/10/2026), popularitas lipstik frosted kembali mencuat, salah satunya setelah makeup artist Erin Parsons mengunggah video saat mencoba lipstik MAC lawas yang sudah tidak diproduksi.

Konten tersebut menarik perhatian pengguna media sosial dan membangkitkan minat terhadap produk bibir dengan hasil akhir berkilau. Menurut Parsons, lipstik frosted telah mengalami berbagai perubahan dari dekade ke dekade.

Pada era 1960-an, warna pucat menjadi ciri khasnya. Tren kemudian berkembang dengan nuansa lebih hangat pada 1970-an dan merah muda hingga fuchsia pada 1980-an. Memasuki era 1990-an, warna bernuansa grunge turut populer, sebelum merah muda pucat dengan kilau mutiara menjadi salah satu tampilan khas awal 2000-an.

Popularitasnya sempat meredup ketika lipstik matte dengan hasil akhir yang tahan lama mendominasi tren makeup. Namun, kebangkitan estetika retro kembali membawa frosted lips ke perhatian pencinta kecantikan. Kini, tampilan tersebut menjadi cara untuk mengeksplorasi riasan klasik dengan nuansa yang tetap relevan dengan tren makeup masa kini.

Pilihan Warna Lipstik

Memilih warna yang tepat dapat membantu menyesuaikan frosted lips dengan gaya makeup masa kini. Untuk tampilan lembut, merah muda pucat dengan kilau mutiara bisa menjadi pilihan. Nuansa peach cocok bagi yang menyukai hasil akhir hangat, sedangkan warna nude atau cokelat memberikan kesan lebih kalem.

Jika ingin tampilan yang lebih ekspresif, merah, ungu-merah muda, atau perak dengan efek frost dapat menjadi fokus riasan. Warna-warna tersebut menghadirkan karakter berbeda, mulai dari kesan berani hingga tampilan yang lebih futuristis.

Intensitas kilau juga patut dipertimbangkan. Shimmer halus cocok untuk tampilan sehari-hari, sementara partikel kilau yang lebih terlihat dapat digunakan untuk riasan malam atau acara khusus. Pilih warna dan tingkat kilau sesuai kebutuhan agar hasil akhirnya tetap selaras dengan gaya personal.

Teknik Aplikasi Lipstik

Untuk mendapatkan bentuk bibir yang lebih terdefinisi, gunakan lip liner sebelum mengaplikasikan lipstik. Pilih pensil bibir yang sedikit lebih gelap daripada warna lipstik agar terbentuk dimensi di sepanjang garis bibir. Hindari membuat garis terlalu tebal jika menginginkan hasil yang lebih natural.

Setelah membingkai bibir, aplikasikan lipstik frosted pada bagian dalam. Gunakan kuas bibir kecil untuk membaurkan pertemuan antara lip liner dan lipstik. Teknik ini membantu menciptakan transisi warna yang halus tanpa menghilangkan definisi di bagian tepi.

Intensitas bingkai dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk riasan sehari-hari, baurkan garis hingga menyatu dengan warna lipstik. Sementara itu, bingkai yang sedikit lebih tegas dapat dipilih untuk tampilan retro yang lebih menonjol. Pastikan warna lip liner dan lipstik tetap harmonis agar hasil akhirnya terlihat rapi.

Paduan Riasan Wajah

Frosted lips dapat dipadukan dengan berbagai gaya riasan mata. Untuk tampilan yang lebih dramatis, smokey eyes dengan warna gelap dapat menciptakan kesan glamor yang terinspirasi dari estetika era 1990-an hingga awal 2000-an. Perpaduan ini cocok untuk acara malam atau kesempatan yang membutuhkan riasan lebih tegas.

Jika menginginkan hasil yang lebih sederhana, pilih complexion natural, maskara, dan perona pipi tipis. Pendekatan ini menjaga keseluruhan riasan tetap ringan tanpa mengalihkan perhatian dari bibir. Tren anti-blush, yang mengutamakan rona pipi samar mendekati warna alami kulit, juga dapat menjadi pilihan.

Agar riasan tidak terlihat berlebihan, tentukan elemen utama yang ingin ditonjolkan. Jika bibir sudah memiliki kilau yang kuat, gunakan warna mata dan pipi yang lebih sederhana. Sebaliknya, riasan mata yang dramatis dapat diseimbangkan dengan pilihan warna bibir dan pipi yang lebih lembut.