Liputan6.com, Jakarta - Bongko kacang tolo merupakan olahan tradisional berbahan dasar kacang tolo dan kelapa parut yang dibumbui rempah-rempah. Adonan tersebut dibungkus menggunakan daun pisang, kemudian dikukus hingga matang. Perpaduan bahan dan bumbu menghasilkan cita rasa gurih dengan aroma khas daun pisang.
Resep bongko kacang tolo bisa menjadi pilihan menu rumahan untuk dinikmati bersama keluarga. Cara membuatnya cukup praktis dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di pasar. Tingkat kepedasan juga dapat disesuaikan dengan selera, misalnya dengan menambahkan cabai rawit utuh ke dalam setiap bungkus.
Jika ingin membuatnya, simak inspirasi resep bongko kacang tolo berikut, dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin (19/10).
Advertisement
Bahan-Bahan Bongko Kacang Tolo
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377133/original/034863900_1792406027-pexels-victoria-bowers-148548814-36285397.jpg)
Siapkan bahan-bahan berikut sebelum mulai memasak agar proses pembuatan lebih mudah.
- 150 gram kacang tolo, rendam selama 2–3 jam hingga agak lunak
- 200 gram kelapa parut setengah muda
- 5 lembar daun salam
- Cabai rawit utuh secukupnya
- Daun pisang secukupnya untuk membungkus
- Lidi atau tusuk gigi secukupnya
- Air secukupnya jika adonan terlalu kering
Bumbu Halus
- 3 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 1 sendok teh ketumbar
- 2 butir kemiri
- 1 ruas jari kencur
- 2 cm lengkuas, haluskan atau iris tipis
- 1 sendok teh garam
- ½ sendok teh kaldu bubuk atau penyedap rasa
- 1–2 sendok makan gula pasir atau gula merah
Advertisement
Cara Membuat Bongko Kacang Tolo
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377134/original/058215700_1792406027-e6178088-8f07-434a-99cc-33109de81df5.jpg)
- Siapkan kacang tolo. Tiriskan kacang tolo yang telah direndam, kemudian tumbuk menggunakan ulekan atau haluskan sebentar dengan chopper. Pastikan teksturnya masih agak kasar agar menghasilkan tekstur yang sesuai setelah dikukus.
- Haluskan bumbu. Ulek atau proses bawang merah, bawang putih, ketumbar, kemiri, kencur, garam, gula, dan kaldu bubuk hingga menjadi bumbu halus. Jika memilih lengkuas iris, sisihkan untuk dicampurkan pada tahap berikutnya.
- Campurkan seluruh bahan. Masukkan kacang tolo yang sudah ditumbuk ke dalam wadah, lalu tambahkan kelapa parut dan bumbu halus. Aduk sampai semua bahan tercampur rata. Masukkan lengkuas iris jika tidak ikut dihaluskan. Apabila adonan terasa terlalu kering, tambahkan sedikit air agar lebih mudah dibungkus.
- Siapkan daun pisang. Layukan daun pisang dengan menjemurnya sebentar atau memanaskannya secara hati-hati agar lebih lentur dan tidak mudah sobek ketika dilipat. Potong daun sesuai kebutuhan untuk membungkus adonan.
- Bungkus adonan. Letakkan selembar daun salam di atas daun pisang, kemudian tambahkan sekitar 2–2,5 sendok makan adonan kacang tolo. Beri satu buah cabai rawit utuh jika menyukai rasa pedas. Lipat daun pisang hingga membentuk bungkusan rapat seperti tum atau botok, lalu sematkan dengan lidi atau tusuk gigi. Ulangi hingga adonan habis.
- Kukus hingga matang. Panaskan kukusan terlebih dahulu. Susun bungkusan bongko kacang tolo di dalamnya, kemudian kukus selama kurang lebih 30 menit. Pastikan kacang tolo dan seluruh adonan matang sebelum diangkat.
- Sajikan selagi hangat. Setelah matang, angkat bongko kacang tolo dan biarkan sebentar agar tidak terlalu panas. Hidangkan sebagai lauk pendamping nasi atau camilan gurih sesuai selera.
Tips agar Bongko Kacang Tolo Lebih Nikmat
- Jangan menghaluskan kacang terlalu lembut. Tekstur kacang yang masih sedikit kasar membantu memberikan sensasi saat disantap.
- Gunakan kelapa setengah muda. Kelapa dengan tingkat kematangan ini cocok untuk menghasilkan tekstur yang tidak terlalu keras dan rasa gurih alami.
- Pastikan bungkusan tertutup rapat. Daun pisang yang lentur memudahkan proses pelipatan sekaligus membantu menjaga adonan tetap berada di dalam bungkusan.
- Sesuaikan bumbu dengan selera. Tambahkan cabai rawit untuk rasa lebih pedas atau sesuaikan takaran gula dan garam agar rasa gurihnya seimbang.
Dengan bahan sederhana dan proses pengukusan yang praktis, Resep Bongko Kacang Tolo bisa menjadi alternatif hidangan tradisional untuk melengkapi menu sehari-hari. Sajikan selagi hangat agar aroma daun pisang dan rasa gurih kelapa serta rempah-rempahnya lebih terasa.
Advertisement
Cara Menyimpan Bongko Kacang Tolo agar Tetap Enak
Bongko kacang tolo paling nikmat disantap selagi hangat setelah selesai dikukus. Jika masih tersisa, biarkan bungkusan mendingin terlebih dahulu sebelum disimpan agar uap panas tidak terperangkap di dalam wadah.
Simpan bongko kacang tolo dalam wadah tertutup, lalu masukkan ke lemari es untuk menjaga kualitasnya. Sebaiknya, makanan tidak dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang karena bahan kelapa parut yang lembap mudah mengalami kerusakan.
Saat ingin menyantapnya kembali, panaskan bongko kacang tolo dengan cara dikukus hingga seluruh bagian benar-benar panas. Cara ini membantu mengembalikan kehangatannya tanpa membuat bungkusan daun pisang mudah rusak.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Resep Bongko Kacang Tolo
Apa saja bahan utama untuk membuat bongko kacang tolo?
Bahan utamanya meliputi kacang tolo, kelapa parut setengah muda, daun salam, dan bumbu halus yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, ketumbar, kemiri, kencur, lengkuas, garam, gula, serta kaldu bubuk.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengukus bongko kacang tolo?
Bongko kacang tolo dikukus selama kurang lebih 30 menit. Pastikan adonan matang sebelum diangkat dan disajikan.
Apakah kacang tolo harus direndam sebelum diolah?
Ya, kacang tolo perlu direndam selama 2–3 jam hingga agak lunak agar lebih mudah ditumbuk. Setelah direndam, tiriskan kacang sebelum dicampurkan dengan kelapa parut dan bumbu.
Bagaimana cara menyimpan bongko kacang tolo agar tidak cepat basi?
Simpan bongko kacang tolo dalam wadah tertutup di lemari es setelah uap panasnya berkurang. Panaskan kembali dengan cara dikukus hingga seluruh bagian benar-benar panas sebelum disantap.
Apakah bongko kacang tolo bisa dibuat tanpa cabai rawit?
Ya, bongko kacang tolo bisa dibuat tanpa cabai rawit jika tidak menyukai makanan pedas. Cabai rawit dapat dihilangkan atau disajikan terpisah agar tingkat kepedasan bisa disesuaikan dengan selera.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782149/original/002861400_1782877955-Cek_fakta_-_SIM_seumur_hidup.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441706/original/046861700_1765516083-jasa_marga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354245/original/038987000_1790044500-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-22T093245.164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376859/original/003006800_1792395079-Screenshot_2026-10-19_133859.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377132/original/062430700_1792406025-4a444995-9609-4dd5-b0da-80607d2feb71.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362710/original/071519200_1790827881-01M3TNE362HQE5GS07T9RNA09B.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354259/original/037565500_1790045334-56893ae8-f515-4ad7-b1cf-f33bb766f4d0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376101/original/047955600_1792305568-Untitledp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376090/original/057857300_1792303424-Gemini_Generated_Image_ch7f8wch7f8wch7f.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376074/original/099915900_1792299521-Gemini_Generated_Image_xewp2rxewp2rxewp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374622/original/064410700_1792057274-Gemini_Generated_Image_82vw1582vw1582vw.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6306542/original/088249700_1779180824-kentang_mustofa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5445821/original/001510500_1765866048-resep_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4954182/original/043958500_1727368600-food-6693009_1280.jpg)