Sukses

Dikerubuti Massa, Gestur Cak Imin ke Istrinya Saat Jalan Menuju JIS Bikin Baper: Tetap Gandengan

Liputan6.com, Jakarta - "Selamat datang perubahan 🔥," begitu keterangan yang ditulis dalam unggahan akun media sosial calon wakil presiden (cawapres) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, Sabtu (10/2/2024) Di rekaman berdurasi 45 detik itu, tampak ia berjalan bersama istrinya, Rustini Murtadho, dan anak-anak mereka menuju lokasi kampanye akbar di Jakarta International Stadium (JIS).

Kompak memakai atasan putih dan celana panjang hitam, ditambah kerudung segi empat berwarna hijau sage untuk Rustini Murtadho, mereka disambut massa dengan teriakan penyemangat, bahkan lantunan salawat badar. Sementara pengawalan dilakukan, Cak Imin terlihat tetap meladeni permintaan salaman dari para pendukungnya.

Tangan kanannya memang sibuk menyalami sejumlah orang yang mendekat, tapi tangan kirinya tetap menggandeng tangan sang istri. "Lagi dikerubingin massa aja tetep bikin ngiri ya. Gandeng terus," kata seorang pengguna X, dulunya Twitter, mengomentari unggahan tersebut.

"Caelah gandengan sama sahabat, takut ilang itu," timpal yang lain, sementara warganet berbeda menulis, "Gokil cak tangan sahabat ga pernah lepas dari genggaman."

Sebutan "sahabat" ini mengarah pada panggilan Cak Imin pada sang istri saat mereka masih pacaran. Setidaknya begitulah yang terlihat dalam surat cinta tahun 1991 yang disebar putri mereka, Rahma Arifa alias Rara, di akun TikTok-nya, beberapa waktu lalu, dan jadi viral di jagat maya.

Karena dua carik kertas yang diunggah, "Imin 1991" sempat jadi trending di X pada Kamis siang, 8 Februari 2024. Rara berbagi momen kebersamaan kedua orangtua melalui sederet potret di unggahan TikTok-nya, Selasa, 6 Februari 2024.

Ia menulis, "8 April 1991 masih ✨sahabat✨ kwwowkwkwk." Ungkapan itu ternyata merujuk pada surat cinta tertanggal, "Yogya, 8 April 1991," pemberian cawapres pasangan Anies Baswedan tersebut.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 4 halaman

Surat Cinta Cak Imin untuk Istrinya

Jangan bayangkan selembar kertas penuh dekorasi romantis yang disemprot parfum, karena Cak Imin terlihat menuliskannya dalam beberapa lembar kertas berketerangan, "Seminar Sehari Jurnalistik dan Perubahan Sosial di Indonesia Kritik dan Pertanggungjawaban Tempo."

Merujuk kertas tersebut, acara yang dimaksud digelar di kampus Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta pada 13 Maret 1991. Sebagai pembuka, Cak Imin tampak menyapa Rustini dengan sebutan, "Sahabat Rustini." Isi suratnya menyinggung bahwa saat itu, mereka sedang sama-sama merayakan momen Lebaran.

Cak Imin pun menyebut bahwa Rustini mungkin saja terkejut dengan "surat tak terduga" yang ia kirimkan. Ia bahkan meminta perempuan yang kemudian dinikahinya pada tahun 1995 itu untuk tidak memberi tahu siapa-siapa terkait surat tersebut.

"Ini demi sahabat (Rustini), demi saya, demikian ... demi kebaikan kita semua se-Yogyakarta," begitu bunyi salah satu penggalan isi surat tulisan tangan cawapres yang berpasangan dengan calon presiden Anies Baswedan itu.

Masih di surat yang sama, Cak Imin juga mengungkap bahwa ia sebenarnya ingin langsung mengobol dengan Rustini. "Tapi, tampaknya kultur yang hendak kita bangun di tubuh pergerakan menuntut kita tidak bisa dengan leluasa berkomunikasi," kata dia memberi alasan.

3 dari 4 halaman

Kampanye Akbar di JIS

Sementara itu, calon presiden (capres) nomor urut 01 Anies Baswedan berikhtiar melakukan perubahan dan mengembalikan etika jadi proritas dalam menjalankan pemerintahan.

"Di saat etika diremehkan, dinomorbawahkan, kami semua hadir membawa pesan, kami akan melakukan perubahan, mengembalikan etika jadi prioritas penting dalam menjalankan kenegaraan di republik ini," kata Anies saat kampanye akbar di JIS, Sabtu, lapor Tim News Liputan6.com.

"Ini semua kita kerjakan dengan kesadaran penuh bahwa perjuangan ini tidak bisa dikerjakan sendirian. Karena itu, pada semua yang hadir di sini, kita ingin membawa pesan perubahan yang ingin kita bawa diiringi perasaan cinta kasih, merangkul semua, welas asih."

Anies mengatakan, rakyat tidak tidak ingin negara yang sombong, pelit, dan tega pada warganya. "Tapi negara yang mencintai, melindungi, dan membantu rakyatnya. Ketika negara membantu rakyat, negara membantu tanpa pamrih. Ketika bansos diberikan, itu untuk kepentingan penerima, bukan pengantar," ucap mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

4 dari 4 halaman

Takjub pada Animo Para Pendukung

Cak Imin mengatakan bahwa Anies Baswedan adalah putra terbaik bangsa yang layak jadi Presiden RI. "Saya bersyukur dipertemukan Allah dengan pasangan luar biasa, putra terbaik bangsa. Silakan dibandingkan dengan capres lain. Anies Baswedan terbaik untuk Indonesia," ucapnya, juga di kampanye akbar tersebut.

Cak Imin mengaku takjub dengan animo para pendukungnya dan Anies yang hadir di JIS. "Semoga menang satu putaran, tapi kita lihat saja, semangatnya luar biasa," kata dia.

Ia menuturkan, banyak sekali pendukung dan simpatisan yang datang dari berbagai kota hingga rela menginap di JIS untuk ikut kampanye akbar hari ini. "Energi semangat tanpa pamrih, semangat memberikan harapan ini tidak pandang bulu. Mereka ada yang jalan kaki dari mana tadi Bogor, ibu ibu hampir pingsan saya tolong tadi," ucap Cak Imin.

"Ada yang berangkat dari jam 11 malam, dia teriak-teriak, 'Pak saya sudah dari jam 11 malam, belum makan,' tadi kita supply makanan," imbuhnya.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini