Sukses

Pernah Terobsesi Jadi Ken Barbie, Pria Brasil Banting Setir Jadi Kuli Bangunan

Liputan6.com, Jakarta - Barbie dan Ken merupakan pasangan boneka yang memiliki fisik rupawan dan dianggap ideal. Banyak orang bahkan ingin memiliki paras secantik dan setampan karakter boneka itu.

Meski begitu, tak semua orang bisa mewujudkan harapan itu. Salah satu contohnya adalah Felipe Dias yang sebelumnya sempat bermimpi jadi boneka Ken Barbie versi manusia.

Kini, ia telah melepas mimpi itu dan akhirnya lebih fokus pada pekerjaannya. Pria berusia 18 tahun ini sempat merencanakan 42 operasi agar tampak persis seperti boneka Ken.

Melansir Mirror, Jumat (16/9/2022), Dias saat ini bekerja sebagai kuli bangunan bersama paman dan ayah tirinya. Sebelumnya, ia sudah menghemat dan menabung selama dua tahun untuk 42 operasi plastik yang telah direncanakan. Ia pun sempat mengecat rambutnya jadi pirang seperti Ken.

Namun ternyata ia berubah pikiran. Setelah melalui pencarian jati diri, ia akhirnya memutuskan tak akan menjalani operasi yang mengubah hidupnya.

Dias berpikir dirinya tak perlu terlihat seperti Ken, baik dari segi penampilan maupun figur. "Saya melihat masalah dalam diri saya yang tidak ada. Saya tidak melihat perlunya operasi apa pun sekarang. Saya melihat diri saya di cermin dan berhasil melihat diri saya seutuhnya," ungkap Dias. 

Ibunya juga sempat menentang keinginan Dias saat berusia 16 tahun, meski pada akhirnya menerima hal itu. Obsesi pria ini terhadap Ken dimulai selama masa kecilnya di negara bagian Minas Gerais, ketika menonton Barbie bersama saudara perempuannya.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

Bangga dengan Pekerjaannya

Kini, Dias bekerja keras untuk membayar uang sewa tempat tinggal. Awalnya ia mengambil pekerjan berkebun dan memasak makanan jalanan.

Dengan memutuskan bekerja di konstruksi sebagai kuli bangunan yang membuatnya tak mungkin tampil rapi seperti dulu, ia disebut akan lebih sulit menghasilkan uang dari media sosial. Meski demikian, ia tetap merasa bangga bisa bekerja di konstruksi bersama paman dan ayah tirinya.

"Dengan segala kesulitan untuk bekerja dan sangat membutuhkan pekerjaan, akhirnya saya memanfaatkan kesempatan yang mereka berikan pada saya. Saya tidak hanya bangga dengan pekerjaan saya, tapi saya juga suka berada di pekerjaan itu," ungkap Dias.

Sebelumnya, ia sempat merencanakan akan membeli pakaian dan merias wajah seperti Ken. Dengan semua riasan itu ia berencana akan berjalan di sekitar kota kelahirannya di Peruibe, Brasil, setelah melakukan operasi.

Entah apakah ia benar-benar sudah mengubur obsesinya tersebut. Yang jelas, ia mengaku bahagia dengan kehidupannya sekarang.

 

3 dari 4 halaman

Jadi Transgender

Apa yang dilakukan Dias berbanding terbalik dengan Rodrigo Alves yang pernah dikenal sebagai 'Human Ken Doll' karena obsesinya tampil sempurna seperti boneka Ken. Demi bisa mirip dengan Ken, Rodrigo rela melakukan serangkaian operasi plastik.

Namun kemudian, pria yang kecanduan operasi plastik tersebut tak lagi bisa disebut sebagai Ken.  Ia justru memutuskan jadi Barbie. Pria asal Inggris yang biasa disapa Roddy ini mengaku bahwa dirinya adalah wanita transgender.

Roddy mengaku akhirnya merasa senang bisa mengungkap jati diri yang sebenarnya. Transgender yang telah 72 kali operasi plastik tersebut telah lama merasa ingin jadi Barbie ketimbang Ken.

Ia pun memutuskan menjalani hidup sebagai seorang wanita. "Saya dikenal sebagai Ken, tapi di dalam diri, saya selalu merasa seperti Barbie," ungkap Roddy, dilansir dari Mirror.

Roddy kini tampil feminin dan berpakaian seperti wanita. Tak hanya pakaian, transgender 36 tahun tersebut dikabarkan sudah suntik hormon untuk punya pinggul seperti wanita. Roddy yang telah memakai bra berukuran D juga dilaporkan akan benar-benar berganti kelamin.

4 dari 4 halaman

Gangguan Identitas Gender

Ia mengaku sudah menghabiskan biaya sekitar 600 ribu pound sterling atau setara Rp10 miliar untuk operasi plastik sampai Desember 2019. Demi jadi wanita seutuhnya, Roddy pun menjalani beberapa operasi lain, termasuk memasang implan payudara, operasi feminisasi wajah, pengangkatan jakun, dan operasi kelamin.

Meski akan menimbulkan rasa sakit, ia mengaku senang dengan transformasi itu.  "Saya menyukainya. Saya sangat antusias karena bisa pergi ke salon rambut yang bagus dan menikur, merias alis dan bulu mata. Lalu membeli gaun dan high heels dan memakai lingerie seksi," tutur Roddy.

Sebelum benar-benar bertransformasi menjadi wanita, Roddy mengaku suka memakai busana ibunya. Tampil berbeda sejak kecil, ia pun mengatakan pernah jadi  korban penindasan dan pelecehan seksual di sekolah.

Roddy didiagnosa mengalami gangguan disforia gender atau gangguan identitas gender.  Hal itu yang diyakini membuat dirinya melakukan operasi plastik agar mirip Ken, tapi setelah itu justru ingin menjadi Barbie.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.