Sukses

Inspirasi Busana Iduladha Berbahan Ramah Lingkungan dari Kolaborasi RiaMiranda X Masalinen

Liputan6.com, Jakarta - Hitung mundur perayaan Iduladha 2022 makin mendekati akhir, apakah Anda sudah mulai bersiap-siap? Jika memakai baju baru masuk dalam rencana Anda dalam merayakan Hari Raya Kurban tahun ini, jangan sampai tidak melirik koleksi kolaborasi dua jenama lokal, RiaMiranda X Masalinen.

Kerja sama mereka menelurkan koleksi bertajuk "Takameru," yang diambil dari bahasa Jepang berarti "berkembang," menurut founder Masalinen, Lini Hapsari. Rangkaiannya terdiri dari enam artikel desain dengan 12 pilihan warna lembut, termasuk cokelat, abu, dan krem.

Potongan mode dalam koleksi ini antara lain set, outer, tunik, dan dress. "Kami memperbanyak dress di koleksi ini, jadi bisa banget dipakai untuk koleksi (Idul)adha," desainer Ria Miranda mengatakan dalam peluncuran koleksi kolaborasi mereka di outlet lini busananya di bilangan Jakarta Selatan, Rabu, 29 Juni 2022.

Soal siluet busana, Ria menambahkan, dominasinya adalah "loose dan free size." Potongan desain basic khas Masa berpadu serasi dengan detail bordir bunga nan anggun dari RiaMiranda dalam visual busana-busana tersebut. "Sebelumnya belum pernah pakai detail bordir, jadi ini sesuatu yang baru untuk kami," Lini bercerita

Nilai tambah lainnya dalam koleksi ini adalah mereka sepakat menggunakan bahan ramah lingkungan. Karena itu, Asia Pacific Rayon (APR) dan Jakarta Fashion Hub (JFH) turut mendukung kolaborasi ini dengan menyediakan kain viscose linen. "100 persen viscose rayon, tapi mirip linen," APR Head of Business Development, Evelyn Santoso, menambahkan di kesempatan yang sama.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Material Ramah Lingkungan

Lebih lanjut dijelaskan bahwa jenis kain dalam koleksi kolaborasi RiaMiranda X Masalinen ini berkarakter lembut, ringan, sekaligus breathable. Sebagai produsen serat viscose rayon, pihaknya telah mempromosikan material berkelanjutan yang bahan bakunya berasal dari Indonesia, diolah di Indonesia, dan untuk kemajuan tekstil Indonesia.

Ditemui usai acara peluncuran koleksi kolaborasi tersebut, Evelyn bercerita, "Produk kami dari segi proses dan segala macam sudah ramah lingkungan. Hampir 95 persen bisa didaur ulang, termasuk penggunaan air. Limbah air itu kami proses, supaya bisa digunakan kembali."

Terkait material viscose linen untuk koleksi ini, Evelyn menyebut, dari segi warna, itu lebih cerah dan nyaman. "Kami melihat brand lokal sudah mulai mementingkan pemilihan bahan baku ramah lingkungan yang nyaman. Karena itu, viscose rayon bisa jadi salah satu pilihan," ia menyebutkan.

Secara umum, material mentah mereka berbentuk mirip serat kapas yang kemudian dipintal jadi benang. "Bahan baku kami kayu pohon tersertifikat dari hutan yang boleh diberdayakan. Makanya kami menyebutnya kebun. Karena memang pohon ditanam, lima tahun kemudian dipotong (untuk dimanfaatkan sebagai material tekstil ramah lingkungan)," Evelyn melanjutkan.

3 dari 4 halaman

Awal Kerja Sama

Sementara itu, kolaborasi RiaMiranda dan Masalinen terjadi atas inisiasi acara bertajuk "Mentorship Series bersama Miranda Moda" gagasan Modestalk. Disebutkan bahwa visi mereka memang ingin memajukan industri modest fashion di Indonesia.

Acara yang digelar pada November 2021 ini dihadiri oleh lebih dari 100 pengusaha fesyen dengan rentang bisnis 1--10 tahun. Selain Ria Miranda, tim Miranda Moda lainnya juga turut berbagi limu dan pengalaman mereka.

Topik bahasannya mulai dari produksi, pemasaran, hingga pengelolaan keuangan. Di akhir acara, tim RiaMiranda memilih satu jenama untuk berkolaborasi dengan mereka, yang mana Masalinen akhirnya kampiun sebagai pemanang. Mereka juga mendapat dukungan kain senilai Rp50 juta dari APR.

Ria berkata, "Sejalan dengan visi Miranda Moda, yakni berbagi nilai kebiakan, Mentorship Series ini jadi tempat yang tepat bagi kami untuk berbagi makna, ilmu, dan pengalaman agar iklim modest fashion di Indonesia dapat terus berkembang ke arah yang lebih baik."

4 dari 4 halaman

Berapa Harganya?

Masalinen sendiri sudah eksis sejak 2018. Pihaknya secaa konsisten memproduksi busana berbahan linen dan berpotongan dasar. Masa dinilai memiliki karakter yang kuat dengan potongan desain yang clean, namun menarik.

"Aku percaya, setiap brand pasti punya pangsa pasarnya masing-masing. Masa yang menampilkan potongan basic ini justru memperkaya ekosistem industri modest fashion Indonesia yang bercita-cita jadi kiblat dunia," Ria mengatakan.

Koleski "Takameru" sudah bisa didapatkan secara online di situs web resmi Masalinen dan RiaMiranda. Juga, tersedia di official store RiaMiranda Pondok Indah Mall 2 dan Alkahf Creative Space, Bintaro. Potongan busana dalam koleksi ini dibanderol antara Rp259 ribu sampai Rp499 ribu.

Founder Modestalk, Hanna Faridl, menambahkan, "Koleksi 'Takameru' tidak sekadar koleksi kolaborasi, tapi sesuai namanya, jadi bagian penting dari petumbuhan brand, baik Masalinen maupun RiaMiranda. Semoga Mentorship Series ini bisa jadi pembuka kolaborasi-kolaborasi lainnya agar bisa bersinergi dan tumbuh bersama."