Sukses

Beda Kehidupan Mantan Putri Mako dari Meghan Markle-Pangeran Harry Setelah Mundur dari Kerajaan

Liputan6.com, Jakarta - Putri Mako Jepang sekarang hanya jadi Mako, tapi ia masih sulit menjauh dari lampu sorot perhatian. Lebih dari dua minggu sejak tiba di New York, Amerika Serikat (AS), Mako selalu diikuti ke mana pun ia pergi, makan, dan berbelanja, lapor VICE World News, Jumat (3/12/2021).

Namun, apa yang dijalani tidak terlihat seperti Pangeran Harry dan Meghan Markle. Setelah mundur dari Kerajaan Inggris, Duke dan Ducess of Sussex masih mempertahankan profil tinggi, bahkan saat pindah ke California.

Tapi, pasangan Komuro tampaknya berniat menjalani kehidupan yang jauh dari sorotan. Kei Komuro dilaporkan gagal dalam ujian pengacara pertamanya November lalu, dan sedang berusaha mengikuti ujian kembali pada Februari mendatang agar ia dapat berpraktik sebagai pengacara.

Mako dilaporkan akan bekerja di sebuah institusi seni di kota itu. Ia sebelumnya merupakan seorang peneliti afiliasi di museum Universitas Tokyo selama lebih dari lima tahun.

Mako menolak pemberian uang tunai senilai 1,4 juta dolar AS yang secara tradisional diberikan pada wanita yang meninggalkan keluarga Kerajaan Jepang. Dana ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa mantan anggota monarki tidak jatuh ke dalam kemiskinan.

Setelah ingin melarikan diri dari "liputan kejam" di Jepang, Mako sekarang menemukan dirinya dalam situasi serupa. Hanya saja, ia sekarang memiliki karier untuk dikejar dan tidak ada institusi kerajaan yang mendukungnya. 

Jalan menuju independensi nyatanya sudah sulit sejak awal. Ketika pasangan Komuro mendarat di Bandara John F. Kennedy pada 14 November, media Jepang fokus pada pakaian pasangan itu.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Tampilan Busana Lebih Kasual

Perhatian khususnya tertuju pada kaus Kei Komuro, yang memuat gambar Darth Vader, karakter antagonis dari franchise populer Star Wars. Konspirasi merujuk pria 30 tahun tersebut merasakan semacam kedekatan dengan karakter, ketika ia kemudian terlihat di New York mengenakan sepasang sepatu slip-on, yang juga memuat gambar karakter Darth Vader.

Komentator berita Jepang bertanya-tanya apakah pilihan kemejanya adalah cara Komuro mengatakan, "Saya akan jadi penjahat sekarang." Seorang psikiater menganalisa apakah kaus Darth Vader itu adalah sarkastik. Selera fesyennya juga digambarkan "terlalu lemah."

Sementara, beberapa pemberitaan menandai Mako yang menggerai rambut hitam panjangnya dan mengenakan celana jeans gelap sebagai langkah untuk terlihat lebih kasual. Ketika Mako terlihat berjalan bahagia dengan suaminya di New York, ada laporan yang merinci di mana ia membeli mantelnya.

Meski ini mungkin "tarif standar" pemberitaan selebritas, beberapa penggemar pasangan Komuro merasa itu terlalu berlebihan. Mereka menyebut pers terus-menerus mengikuti pasangan itu dengan "menguntit."

3 dari 4 halaman

Bukan Putri Kerajaan Pertama

Pasangan Komuro belum melakukan wawancara media apa pun sejak kedatangan mereka di New York, dan tidak mencatat kehadiran media sosial publik yang diketahui. Tapi, privasi terbukti sulit dipahami.

Ketika pasangan itu pindah, media melaporkan bahwa mereka menyewa sebuah apartemen satu kamar tidur di tengah kota Manhattan. Apartemen itu bertarif setidaknya 4,3 ribu dolar AS (Rp62 juta) sebulan.

Kamera tak henti-hentinya mendokumentasikan saat Komuro keluar dari apartemen mereka. Kei Komuro tertangkap kamera sedang tersenyum saat makan di luar bersama sekelompok teman di sebuah bar. Foto pasangan yang sedang jalan-jalan juga dirilis, dengan judul, "mereka melihat ke arah yang sama," dan "Mako condong lebih dekat ke arahnya."

Pasangan itu tidak bisa mencegah paparazzi mengikuti kehidupan mereka dan keduanya telah terlihat pergi keluar dengan teman-teman mereka. Keduanya juga berjalan-jalan di jalan-jalan kota, dengan hanya sesekali melirik ke kamera yang tidak diundang.

Mako nyatanya bukanlah putri pertama yang melepaskan gelar kerajaannya, tapi ia adalah yang pertama mencari kehidupan di luar negeri. Mantan Putri Sayako, satu-satunya putri mantan Kaisar Akihito, juga meninggalkan keluarga kerajaan ketika menikah dengan "orang biasa" pada 2005.

Namun tidak seperti Mako, ia tetap tinggal di Jepang dan sekarang menjabat sebagai pendeta tertinggi di Kuil Ise, kuil suci agama Shinto. Mantan Putri Ayako, sekarang Ayako Moriya, setelah menikah pada 2018 dengan orang biasa juga tinggal di Jepang dan tetap dekat dengan keluarga kerajaan selama bertahun-tahun.

4 dari 4 halaman

Infografis Pangeran Harry dan Meghan Markle Mundur