Cerita Ahmad Safei Siap Melawan Tingginya Stunting Hingga Malnutrisi

Ia menjelaskan, program MBG merupakan langkah pemerintah dalam menekan kasus stunting dan malnutrisi

Diperbarui 15 Juni 2025, 19:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Anggota Komisi IX DPR RI Ahmad Safei mengklaim terus berkomitmen memerangi berbagai permasalahan gizi di masyarakat kususnya wilayah Konawe Selatan.

Ia mengaku, sejauh ini salah satu cara memerangi kasus stunting hingga malnutrisi dengan konsisten menjalankan program makan bergizi gratis (MBG). Ahmad Safei mendukung penuh tumbuh kembang anak serta menjaga kualitas kesahatan masyarakat. 

“Berdasarkan data yang ada menunjukan angka kekurangan gizi seperti stunting dan malnutrisi masih menjadi tantangan besar yang dihdapai bangsa ini. Oleh karena itu komisi IX DPR RI mendukung program makan bergizi gratis dalam mencegah permasalahan gizi di Indonesia,” terang Ahmad Safei saat sosialisasi MBG di Konawe Selatan, Kamis (12/6/2025).

Ia menjelaskan, program MBG merupakan langkah pemerintah dalam menekan kasus stunting dan malnutrisi khususnya yang terjadi didaerah Konawe.

Diketahui, program MBG menyasar pada 4 target utama, yaitu pelajar (PAUD hingga SMA sederajat dan santri), balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Komisi IX DPR RI bersama mitra kerja BGN juga menjamin mengenai makanan yang disediakan sudah mengikuti standar gizi yang ditetapkan, termasuk kebutuhan akan protein, vitamin, mineral, dan energi yang mencukupi. 

Pada kesempatan yang sama, Tenaga Ahli Sekretariat Deputi Bidang Promosi dan Kerjasama BGN Alwin Supriyadi menjelaskan pemenuhan gizi yang baik memiliki dampak langsung terhadap kemampuan anak dalam belajar, meningkatkan gizi berkualitas dan kualitas SDM.

Kualitas Pangan

“Harapan dengan diadakannya program makan bergizi gratis ini, yaitu meningkatkan gizi berkualitas pada masyarakat,” harap Alwin.

Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul. 

Program MBG sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menargetkan terciptanya generasi emas atau generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju.