Liputan6.com, Jakarta - Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis melihat ada potensi kericuhan saat pengumuman pemenang Pilpres 2014 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Juli. Potensi itu diduga disebabkan orang-orang yang tidak memiliki kepentingan dalam proses rekapitulasi suara dan penetapan pemenang oleh KPU.
"Kalau saksi yang datang ke Imam Bonjol (Kantor KPU) tidak punya surat atau tanda pengenal, polisi harus keluarkan. Hanya saksi yang diberi tugas atau tim kampanye nasional, di luar itu tidak bisa," ungkap Margarito di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (19/7/2014).
Menurutnya, berkaca pada pelaksaanaan pilkada di banyak daerah, yang kerap terjadi adalah banyaknya pihak yang tak berkepentingan hadir di tempat rekapitulasi suara.
"Berdasarkan pengalaman di tiap pilkada yang begini ini yang ribut. Saran saya ke polisi, pastikan yang masuk ke ruang rekapitulasi adalah tim kampanye nasional. Polisi harus tegas mengeluarkan yang tak jelas," tambahnya.
Margarito mengatakan, sebaiknya yang masuk ke dalam ruang rekapitulasi suara di KPU hanya 33 orang yang mewakili tiap provinsi di Indonesia. Sebab, rekapitulasi saat ini adalah integrasi suara dari tiap provinsi.
"Suara yang nanti dihitung tidak kurang dan lebih dari suara provinsi di Indonesia. Pada rekap di tingkat nasional kalau mau hadir, tidak lebih 33 orang masing-masing pasangan. Ngapain banyak-banyak orang. Yang rekap di tingkat provinsi yang hadir, karena mereka tahu betul masalahnya," paparnya.
Margarito juga menuturkan, pilpres ini lebih baik, karena kesalahan di tingkat kabupaten/kota langsung diperbaiki. Dengan demikian, rekapitulasi suara nasional harusnya tidak ada masalah krusial.
"Di Jakarta misalnya pada beberapa tempat ada PSU (pemungutan suara ulang), itu artinya kekeliruan dilakukan koreksi. Jadi salah langsung koreksi, lalu di nasional, Anda mau apa? Bikin ribut?" tandas Margarito. (Mvi)
Pengamat: Cegah Rusuh, Polri Harus Tegas Sterilkan Gedung KPU
Margarito mengatakan sebaiknya yang masuk ke dalam ruang rekapitulasi suara di KPU hanya 33 orang yang mewakili tiap provinsi di Indonesia.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/704712/original/artis_1.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Tekan Emisi Karbon, RS Kanker Dharmais Canangkan Program Net Zero Hospital22 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
- Aksi Iklim Indonesia di PBB, dari Restorasi Mangrove hingga Transisi Energi1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
- Budi Daya Maggot di Mataram, Solusi Masalah Sampah Jadi Bernilai2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
- BRI Raih Katadata ESG Insight Award 2026, Pemberdayaan UMKM Jadi Penguat Kinerja Sosial2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
- Sampah Sisa Makanan Hasilkan Emisi, KLH Ungkap Cara Mengolahnya3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
- Industri Pertambangan Diminta Perkuat Dekarbonisasi4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
- PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348140/original/088888500_1789384002-SKW_0794.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328649/original/001837900_1787203589-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-20T122532.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358245/original/052346800_1790327542-HOAX__24_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3602333/original/056344600_1634198382-pexels-arthouse-studio-4588602.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8670554/original/040443700_1782707714-Jepretan_Layar_2026-06-26_pukul_11.29.28.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6509313/original/033797100_1779368466-Jepretan_Layar_2026-05-18_pukul_19.57.58.jpg)