Massa Satroni Rapimnas PPP, Haji Lulung: Saya Bertanggung Jawab

Menurut Lulung, kedatangan massa yang mencoba membubarkan Rapimnas bukanlah massa bayaran.

Diterbitkan 21 April 2014, 10:19 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Puluhan orang mendatangi kantor DPP Partai Persatuan Pembangunan di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, saat Rapimnas digelar pada 19 April 2014 lalu. Puluhan orang yang menggunakan sepeda motor itu mengaku sebagai kader PPP wilayah Tanah Abang.

Terkait kedatangan puluhan orang itu, Ketua DPW PPP DKI Jakarta Abraham 'Lulung' Lunggana mengaku sebagai orang di balik pengerahan massa tersebut. Massa yang datang memang diminta untuk menghentikan jalannya Rapimnas tersebut. Lulung pun mengaku dirinya siap bertanggung jawab.

"Memang kenapa? Saya siap bertanggung jawab, saya yang akan bertanggung jawab," ujar Lulung saat dihubungi, Minggu (20/4/2014) malam.

Menurut Lulung, kedatangan massa yang mencoba membubarkan Rapimnas bukanlah massa bayaran. Mereka adalah kader asli PPP dari Tanah Abang yang resah dengan pihak internal PPP yang berusaha memecah belah PPP dengan menggelar Rapimnas yang tidak disetujui ketua umum Suryadharma Ali.

Ia pun menilai, tindakan massa merupakan hal yang wajar karena didasari keprihatinan atas kisruh yang terjadi di partai berlambang Kabah itu. "Mereka tidak menginginkan ada perpecahan di internal PPP. Mereka datang ingin membuka pikiran yang selama ini tertutup oleh dengan ambisi-ambisi semata," ujarnya.

Yang terpenting, menurut Lulung, tindakan massa yang sempat menduduki kantor PPP selama beberapa jam itu tidak berujung pada tindakan anarkis. Lulung pun mengaku, dirinya telah mengingatkan massa agar tidak berbuat kekacauan.

"Yang penting apa yang mereka lakukan tidak anarkis, ya gak apa-apa, sah-sah saja," ucapnya.

Rapimnas itu  akhirnya berlanjut pada rencana Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas). Sekretaris Jenderal PPP, Romahurmuziy, yang dikonfirmasi Liputan6.com mengatakan,"Mukernas dilaksanakan hari Rabu (23 April 2014) minggu ini."