Sukses

Bobot Wariso dan Harganya, Sapi Jumbo Irfan Hakim untuk Kurban

Bobot Wariso merupakan sapi kurban jumbo milik Irfan Hakim yang menarik perhatian banyak orang karena ukurannya yang luar biasa besar.

Liputan6.com, Jakarta Bobot Wariso merupakan sapi kurban jumbo milik Irfan Hakim yang menarik perhatian banyak orang karena ukurannya yang luar biasa besar. Sapi tersebut dipilih sebagai hewan kurban oleh Irfan Hakim untuk Idul Adha tahun ini. Dengan bobot yang mencapai angka fantastis, Wariso menjadi simbol komitmen Irfan dalam menjalankan ibadah kurban.

Irfan Hakim merupakan selebriti dan presenter terkenal, memang dikenal sering memilih sapi-sapi berukuran besar untuk kurbannya. Wariso, dengan bobot yang mengesankan, menjadi bukti dedikasi Irfan dalam menyediakan hewan kurban terbaik setiap tahunnya. Pilihan ini juga mencerminkan keseriusan Irfan dalam menjalankan sunnah kurban dengan sebaik-baiknya.

Keputusan Irfan Hakim untuk memilih Wariso bukan hanya soal ukuran, tetapi juga kualitas hewan yang dikurbankan. Sapi tersebut dirawat dengan baik untuk memastikan kesehatannya sebelum dikurbankan. Langkah ini menunjukkan kepedulian Irfan terhadap aspek-aspek penting dalam berkurban, dari pemilihan hingga perawatan hewan, agar ibadahnya diterima dengan baik.

Berikut Liutan6.com ulas mengenai bobot wariso dan kisaran harganya yang telah dirangkum dari berbagai sumber, Minggu (16/6/2024).

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 4 halaman

Berat Badan Sapi Wariso

Sapi Wariso, yang menjadi hewan kurban milik Irfan Hakim pada tahun 2023, memiliki berat yang luar biasa mencapai 1,2 ton. Wariso bukan hanya sekadar sapi biasa, melainkan seekor sapi dengan bobot jumbo yang dipilih dengan cermat oleh Irfan untuk memenuhi ibadah kurban. Pemilihan sapi dengan berat sebesar ini menunjukkan komitmen Irfan Hakim terhadap nilai-nilai pengorbanan dan kesempurnaan dalam menjalankan salah satu ibadah paling mulia dalam Islam.

Wariso berasal dari peternakan yang dikenal dengan kualitas ternaknya yang unggul. Peternakan tersebut terletak di Boyolali, Jawa Tengah, sebuah daerah yang memang terkenal sebagai pusat pengembangan ternak berkualitas tinggi di Indonesia. Proses pemeliharaan sapi di peternakan ini dilakukan dengan sangat teliti, mulai dari pemberian pakan berkualitas, pemeriksaan kesehatan secara rutin, hingga lingkungan hidup yang mendukung pertumbuhan sapi secara optimal.

Dengan memilih sapi dari Boyolali, Irfan Hakim tidak hanya memastikan bahwa hewan kurbannya memiliki kualitas terbaik, tetapi juga turut mendukung para peternak lokal yang telah berkontribusi besar dalam menjaga tradisi ternak unggul di Indonesia. Bobot Wariso yang mencapai 1,2 ton menjadi simbol dari keikhlasan dan ketulusan hati Irfan dalam berkurban, sekaligus mengingatkan kita akan pentingnya memilih hewan kurban yang sehat dan layak untuk dibagikan kepada yang membutuhkan. Melalui pilihan bijaksananya, Irfan Hakim menunjukkan bahwa ibadah kurban bukan hanya soal ritual, tetapi juga tentang memberikan yang terbaik dari apa yang kita miliki.

3 dari 4 halaman

Kisaran Harga Sapi Wariso

Harga sapi Wariso milik Irfan Hakim yang dijadikan sebagai hewan kurban diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Sapi ini dibeli langsung dari Setia Farm, sebuah peternakan ternama di Purworejo, Jawa Tengah. Wariso, yang memiliki bobot lebih dari 1,2 ton dan usia lebih dari 4 tahun, merupakan salah satu sapi unggulan yang telah menarik perhatian banyak orang karena ukuran dan kualitasnya yang luar biasa.

Menurut Hermawan, pemilik Setia Farm, sapi Wariso sudah layak untuk dijadikan hewan kurban pada tahun ini setelah sebelumnya ditahan untuk tidak dijual pada tahun sebelumnya. Keputusan untuk menahan penjualan Wariso tahun lalu diambil untuk memastikan bahwa sapi tersebut mencapai kondisi fisik dan kesehatan optimal yang sesuai dengan standar hewan kurban terbaik. Irfan Hakim, yang telah mengincar Wariso sejak tiga tahun lalu, akhirnya memutuskan untuk membeli sapi tersebut begitu mendengar bahwa Wariso siap dijual sebagai hewan kurban tahun ini.

Meskipun Hermawan tidak menyebutkan harga Wariso secara langsung, ia memberikan kode jari kepada Irfan Hakim saat proses pembelian, yang kemudian diinterpretasikan oleh banyak pihak sebagai indikasi harga. Dalam sebuah unggahan di YouTube deHakims, ucapan Hermawan yang terdengar disensor memberikan petunjuk bahwa harga Wariso diperkirakan sekitar Rp300 juta. Langkah Irfan Hakim untuk meminang Wariso sebagai hewan kurban tahun ini mencerminkan dedikasinya dalam memilih hewan kurban terbaik, sebuah simbol dari niat dan komitmen yang kuat dalam menjalankan ibadah kurban dengan penuh keikhlasan.

4 dari 4 halaman

Sekilas Sapi-Sapi Kurban Milik Irfan Hakim Tahun 2024

Seperti pada tahu-tahun sebelumnya, Irfan Hakim kembali kurban 4 sapi yang berukuran besar. Keempat sapi tersebut adalah Condrosimo, Janko, Nicki, dan Bomber. Keempat sapi yang dipilih oleh Irfan Hakim memiliki jenis berbeda dan berukuran besar di kelasnya masing-masing.

Ada Condrosimo yakni sapi berjenis frisian holstein dan campuran ongol lokal dengan bobot 1,479 ton. Sapi ini dibeli langsung dari Setia Farm. Sapi ini dijuluki oleh Irfan Hakim dengan nama Raden Mas. Condrosimo mempunyai warna khas sapi perah yakni hitam dan putih.

Selanjutnya ada sapi Janoko. Sapi ini juga diambil dari Setia Farm. Sapi Janoko merupakan sapi berenis simental campuran limousin. Sapi ini berwarna cokelat putih. Kemudian ada sapi Nicki. Sapi ini termasuk jenis Belgian Blue, salah satu yang terbaik di dunia. Dan yang terakhir adalah Bomber. Sapi ini merupakan sapi Bali pertama untuk kurban yang diplih oleh Irfan Hakim. Sapi Bomber memiliki berat badan mencapai 600 kg, dan langsung dikirim dari Kaas Farm.

Memariknya semua sapi-sapi Irfan Hakm tersebut dirawat langsung oleh penjaga khusus agar kondisi mereka tetap terpantau dengan baik. Selain itu, Irfan hakim ingin memberikan perhatian istimewa bagi sapi-sapi tersebut sebelum akhirnya disembelih daat Hari Raya Idul Adha tahun 2024 ini.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.