Liputan6.com, Jakarta - Belakangan ini, dunia dihebohkan dengan pernyataan para ilmuwan yang menemukan tiga ekor nyamuk di Islandia. Bagaimana tidak? Suhu dingin yang ekstrem seharusnya membuat nyamuk sulit untuk berkembang biak. Oleh sebab itu, fenomena ini menjadi penemuan pertama yang terkonfirmasi.
Melansir dari Times of India pada Sabtu, 25 Oktober 2025, nyamuk-nyamuk tersebut diketahui ditemukan oleh salah satu warga Islandia, Björn Hjaltason, di Kiðafell, Kjós, Islandia Barat.
Menurut laporan media lokal Islandia, Hjaltason membagikan momen tersebut di akun Facebook-nya dalam sebuah komunitas tentang serangga.
Advertisement
"Saat senja tanggal 16 Oktober, saya melihat seekor lalat aneh. Saya langsung curiga apa yang sedang terjadi dan segera mengumpulkan lalat itu," tulis Hjaltason.
Setelah menemukan ‘lalat aneh’ itu, Hjaltason langsung menghubungi seorang ahli entomologi dari Institut Ilmu Pengetahuan Alam Islandia (NSII), MatthÃas Alfreðsson, untuk datang ke rumahnya dan meneliti jenis 'lalat' tersebut.
Alfreðsson mengidentifikasi temuan tersebut adalah nyamuk spesies Culiseta Annulata dengan dua betina dan satu jantan. Spesies ini umumnya ditemukan di wilayah Eropa Utara dan Eropa Tengah.
Berbeda dari nyamuk lainnya, Culiseta Annulata ini spesies nyamuk yang tahan dengan cuaca dingin. Meski begitu, nyamuk ini seharusnya tidak ditemukan di Islandia karena suhunya terlampau dingin dan tidak ramah bagi nyamuk.
Â
Ancaman Penyebaran Penyakit dan Perubahan Iklim yang Drastis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4405184/original/006993600_1682327234-20230424-Suhu-Panas-Indonesia-Angga-1.jpg)
Para ilmuwan menjelaskan dua faktor yang menjadi kemungkinan adanya nyamuk di Islandia. Pertama, nyamuk dapat berpindah tempat beriringan dengan pergerakan manusia.
Telur dan larva nyamuk bisa saja terbawa dari kapal, pesawat, kendaraan, atau bahkan menempel pada barang-barang yang dikirim. Semakin meningkatnya angka perjalanan dan perdagangan memungkinkan nyamuk untuk berpindah tempat.
Kedua, perubahan iklim yang drastis. Belakangan ini dunia dilanda kenaikan suhu yang cukup tinggi. Hal ini dapat mengakibatkan cuaca di Islandia menjadi lebih ringan dan memudahkan serangga-serangga yang mati menjadi bangkit kembali.
Cuaca yang terlalu panas membuka jalan bagi nyamuk untuk berkembang biak. Jika populasi nyamuk kian meningkat, maka penyebaran penyakit pun menjadi ancaman terutama bagi warga Islandia.
Sementara itu, spesies Culiseta Annulata bukanlah spesies nyamuk yang membawa penyakit iklim tropis seperti malaria, DBD, atau zika. Saat ini Islandia masih terlalu dingin untuk nyamuk tropis berkembang biak sehingga risiko penyebaran penyakitnya masih rendah.
Meski demikian, peningkatan suhu di Islandia harus diperhatikan. Hal ini karena semakin panas suatu negara akan memperluas jangkauan nyamuk spesies lainnya.
Â
Advertisement
Langkah-Langkah Mencegah Jangkitan Penyakit dari Nyamuk
1. Jangan Panik
Masyarakat perlu mengetahui bahwa tidak semua nyamuk spesiesnya sama. Beberapa di antaranya tidak secara langsung membawa virus atau penyakit, salah satunya spesies yang ditemukan di Islandia.
2. Laporkan Temuan
Jika menemukan hewan, khususnya serangga yang tidak biasa, segera laporkan ke pihak berwenang. Langkah ini dapat membantu para ilmuwan dan dokter mendeteksi jika adanya risiko atau bahaya bagi masyarakat.
3. Kurangi Genangan Air
Untuk mengurangi potensi nyamuk berkembang biak, masyarakat harus mengurangi adanya genangan air. Hal ini dapat dilakukan dengan mengosongkan ember, tutup drum tampungan, dan pastikan talang air tetap mengalir.
4. Patuh pada Layanan Kesehatan Masyarakat
Jika tenaga medis atau layanan kesehatan masyarakat memberi arahan terkait pengawasan atau pencegahan wabah penyakit, masyarakat diharapkan mengikuti arahan tersebut.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2899726/original/097893100_1567427813-Thomas_Kinto.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1376282/original/051594700_1476698476-Islandia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257805/original/092292600_1781257252-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8201527/original/082469300_1781060176-AP26161076380956.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4849075/original/070776800_1717145929-Lava_terus_mengalir_dari_gunung_berapi_Islandia-AP__6_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5546688/original/099141000_1775360923-andre-filipe-4ThcC1DtspE-unsplash.jpg)