Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

5 Tipe Wanita Perawan

Liputan6.com, Jakarta Keperawanan selalu dihubungkan dengan selaput dara tapi tak sesederhana itu. Selaput dara merupakan selaput yang mengelilingi atau menutupi sebagian lubang vagina eksternal, yang akan segera robek apabila penetrasi. Namun, cara pandang ini tak layak lagi mengidentifikasi perawan. Keadaan selaput dara bukan merupakan indikator konklusif keperawanan

Kebanyakan orang meyakini perawan itu belum pernah berhubungan seksual dengan pria sebelumnya. Dan dari kecenderungan biologis, seorang perempuan disebut perawan apabila selaput dara masih utuh.

Namun, situs Naij, Rabu (16/11/2016) membagi beberapa jenis perawan:

1. Perawan

Ini adalah wanita yang tahu tentang hal-hal yang berbau seksual tapi dia memilih untuk tak disentuh secara harfiah.

Dia jenis perawan yang mungkin telah mencium atau bahkan memungkinkan seorang pria bisa menyentuh (payudaranya) tapi hanya itu yang bisa dilakukan pria. Vaginanya belum pernah dilihat atau disentuh.

2. Perawan secara teknis (Technical Virgin)

Ini jenis perawan yang paling terkenal. Perawan ini memang belum pernah melakukan hubungan seks penetratif tetapi telah melakukan setiap tindakan seksual lainnya.

Seorang perawan secara teknis tidak pernah melakukan hubungan seks penetratif terutama karena takut. Takut sakit secara seksual, takut hamil, takut penyakit menular seksual. Beberapa perawan teknis lebih berpengalaman dalam aktivitas seksual (kecuali penetrasi) dibanding wanita yang aktif secara seksual. 

 

Perawan tidak perawan

3. Perawan tidak perawan (Disvirgined Virgin)

Wanita tipe ini sudah tidak perawan tapi bukan karena penetrasi seorang pria. Ia tak perawan akibat dari memasukkan jari, lilin, ujunh sikat gigi/sisir rambut/pensil dan banyak benda lainnya ke dalam vagina untuk stimulasi.

Benda-benda ini bisa dimasukkan selama masturbasi oleh seorang pria saat foreplay atau dengan gadis lain (lesbianisme). Penggunaan benda-benda bisa merobek selaput dara meski belum berhubungan seksual penetrasi.

4. Perawan kecelakaan (Accidental Virgin)

Perawan kecelakaan dan perawan tidak perawan keduanya serupa tapi perbedaannya terletak pada tujuan. Pada perawan tidak perawan selaput daranya robek dengan sadar/sengaja, sedangkan perawan kecelakaan selaput dara dapat terkoyak oleh penyakit, cedera, pemeriksaan kesehatan, atau latihan fisik.

5. Perawan kehilangan keperawanan akibat kekerasan seksual (Justifiable Virgin)

Jenis ini menimpa wanita yang kehilangan keperawanan mereka dengan cara yang kejam; pemerkosaan, inses, atau bahkan pedofilia. Selaput dara mereka mungkin rusak, mereka mungkin mengalami penetrasi namun bukan karena tindakan alami atau pilihan mereka.

Loading