Liputan6.com, Jakarta Apa sih galau? Kalau kita menilik dari kamus Besar Bahasa Indonesia, galau bisa diartikan sebagai pikiran yang kacau atau tidak keruan. Kata ini, juga sering digunakan para remaja ataupun dewasa jika sedang sedih.
Menurut praktisi bersertifikat Neuro-linguistic programming (NLP), Hipnoterapi, Rapid Change Therapy (RCT) Life Coaching dan Time Line Therapy, Fanny Lara Amabadar, galau itu merupakan pola pikir kita dalam menghadapi sesuatu yang sifatnya menyedihkan. Tapi penting untuk diingat, galau itu pilihan. Karena ada orang yang senang terus-terusan galau dan dijadikan ideintitas. Ada juga yang menjadikan galau sebagai pembejaran hidup. Jadi tergantung orangnya.
"Itulah hebatnya alam bawah sadar kita (unconscious mind) yang tanpa disadari bisa mempengaruhi perilaku kita. Otak kita itu seperti memiliki suatu sistem, jadi kalau ada suatu kejadian, sistem ini akan bereaksi. Kalau sistemnya galau, maka apapun yang terjadi akan selalu galau," kata Fanny saat ditemui Liputan6.com, ditulis Selasa (20/1/2014).
Seperti orang yang patah hati atau belum mendapat pekerjaan, lanjut Fanny, galau tidak memiliki batasan usia. "Galau itu energi sedih, yang sebenarnya bisa dihalau dengan keinginan kita untuk move on."
Fanny menambahkan, setiap orang pasti pernah galau namun bukan berarti rasa ini harus dirasakan berlarut-larut. "Beri waktu diri kita untuk sedih. Misalnya seminggu. Biarkan semua keluar, air mata, kesedihan dan sebagainya. Selebihnya, move on, bangun kembali dan cari tahu apa tujuan hidup Anda," katanya.
Galau? Boleh Saja..Asal
Galau itu merupakan pola pikir kita dalam menghadapi sesuatu yang sifatnya menyedihkan.
Copy Link
Batalkan
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
- Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
- Energi dari Olahan Sampah Didorong Jadi Alternatif Batu Bara dan Gas5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
- The Curiosity Engine di Art Jakarta 2026, Saat Sisa Material Menemukan Makna Baru5 hari yang lalu
- Ubah Purun Jadi Tech Organizer, Inovasi Hijau Selamatkan Gambut Kalimantan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
- PLTS Atap 416 kWp Terpasang di RS Mardi Rahayu, Operasional 24 Jam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
- Pelajar SMA Jabodetabek Manfaatkan AI dan Sensor Pintar untuk Atasi Krisis Lingkungan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
- Limbah Pertanian Tak Terbuang, Warga Sumbar Olah Jadi Produk Bernilai1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
- ESG BRI Diakui Global, Masuk S&P Global Sustainability Yearbook Empat Tahun Berturut-turut1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
- Perdagangan Karbon Kehutanan Libatkan Masyarakat, Bujang Raba Jadi Percontohan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4403399/original/021681200_1682044577-cek_fakta_mesin_cuci.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354245/original/038987000_1790044500-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-22T093245.164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362168/original/042983100_1790759666-WhatsApp_Image_2026-09-18_at_8.42.42_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5485280/original/014174300_1769501374-IMG-20260127-WA0024.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361882/original/003311900_1790752787-IMG_0076.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4943301/original/089957100_1726156937-christina-wocintechchat-com-eF7HN40WbAQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333179/original/088580500_1787735332-Untitled2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3211180/original/099922600_1597650323-20200817-Ceria-Kecil-Lomba-17-an-di-Tengah-Pandemi-Covid-19-ARBAS-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4382408/original/016152300_1680579815-young-woman-sitting-cafe-with-her-laptop-stressful-wor_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2924720/original/056045300_1569682977-nordwood-themes-yyMJNPgQ-X8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4095085/original/078841100_1658311475-pexels-shvets-production-7176319.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6211134/original/076163900_1779089230-2238.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6571583/original/013043700_1779416479-dcstudio_1_.jpg)