Liputan6.com, Jakarta Kementerian Kesehatan Vietnam mengatakan 2 pasien yang baru tiba dari Afrika dan diduga terjangkit ebola sedang melakukan pemeriksaan. Kedua warga asal Nigeria ini datang ke Kota Ho Chi Minh dengan pesawat dan mengeluhkan demam.
Mengutip laman Medindia, Kamis (21/8/2014), pasangan tersebut mengaku sedang melakukan perjalanan ke Vietnam dari Nigeria melalui Qatar karena urusan bisnis.
Di waktu yang sama, seorang pria (22) dibawa ke rumah sakit di Yangon, Myanmar setelah tiba di bandara hari Selasa (19/8). Ia diyakini pria lokal yang baru kembali dari Guinea dan Liberia- dua negara yang sedang dilanda wabah Ebola.
"Kami sudah mengirimkan sampel ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Dan akan diperiksa apakah ketiganya terjangkit ebola atau tidak," tulis pernyataan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.
Tak hanya ketiga orang itu yang diperiksa, tapi orang yang menemani pria ke rumah sakit juga diperiksa.
Menilai hal tersebut, Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan skala epidemi begitu diremehkan di kedua negara tersebut. Myanmar misalnya, negara ini disebut memiliki sistem kesehatan terburuk dan kurangnya peralatan medis. Sedangkan Vietnam baru memperkenalkan pemeriksaan suhu wajib di dua bandara internasional utama di Hanoi dan Ho Chi Minh untuk mencegah penumpang membawa virus mematikan ke negara itu.
3 Pasien Diduga Ebola di Vietnam & Myanmar Lakukan Pemeriksaan
Tiga pasien diduga Ebola di Vietnam & Myanmar lakukan pemeriksaan. Kedua warga asal Nigeria ini datang ke Kota Ho Chi Minh dengan pesawat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/725376/original/san_bay.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir21 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal1 hari yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
- Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
- Energi dari Olahan Sampah Didorong Jadi Alternatif Batu Bara dan Gas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
- The Curiosity Engine di Art Jakarta 2026, Saat Sisa Material Menemukan Makna Baru1 minggu yang lalu
- Ubah Purun Jadi Tech Organizer, Inovasi Hijau Selamatkan Gambut Kalimantan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
- PLTS Atap 416 kWp Terpasang di RS Mardi Rahayu, Operasional 24 Jam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5152114/original/020170500_1741235399-cek_fakta_bank_mandiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4588612/original/076171200_1695698562-20230926-Bansos-Beras-Arbas-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373717/original/089421500_1791973478-Cek_fakta_Bank_Mandiri_--.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5191453/original/000691000_1744960231-RaziaNTB1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328467/original/059403600_1787196258-eb1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2863165/original/013425200_1564030339-ebolita.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/8260133/original/034892500_1781575945-wabah-ebola-mengganas-di-kongo-181-orang-tewas-dalam-sebulan-1b292d.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Harapan untuk Ebola](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/wF8URfnt7HTBaMSpz-AwATdqsVc=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5363781/original/020508200_1758964473-WhatsApp_Image_2025-09-27_at_14.47.09.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7605258/original/043665800_1780389546-budi_gunadi__4_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7420141/original/006537300_1780197658-AP_PHotos_tedros.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4368926/original/094679100_1679558283-Thumbnail_Liputan6.com.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: 7 Hal tentang Ebola yang Mengkhawatirkan](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/twPOIRDCvezlEmXRb1Seid_WusM=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539825/original/043946800_1774625222-WhatsApp_Image_2026-03-27_at_18.36.08.jpeg)