Liputan6.com, Washington, DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin (19/10/2026) menyatakan kesediaannya bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping untuk membahas upaya mengakhiri perang Ukraina.
Di saat yang sama, Trump kembali melontarkan kritik tajam terhadap Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.
Trump mengisyaratkan bahwa pertemuan ketiga pemimpin negara tersebut, yang menurut laporan merupakan usulan Putin, bisa berlangsung tanpa melibatkan Zelenskyy.
Advertisement
"Saya bersedia melakukan apa pun untuk mengakhiri perang, terlepas dari siapa yang hadir atau tidak," kata Trump kepada wartawan saat ditanya mengenai kemungkinan pertemuan tersebut seperti dilaporkan CNBC.
Pernyataan itu disampaikannya ketika meninggalkan Gedung Putih untuk menghadiri kampanye di Kansas.
Pernyataan Trump muncul di tengah hubungan yang semakin tegang antara dirinya dan Zelenskyy dalam beberapa pekan terakhir. Sementara itu, Rusia, yang menginvasi Ukraina pada 2022, justru mendapat sejumlah kelonggaran dari pemerintah AS.
Sebelumnya, Trump mengatakan lebih tertarik membahas denuklirisasi atau penghapusan senjata nuklir bersama Putin dan Xi.
"Terus terang, Rusia sejauh ini bersikap cukup baik terkait Ukraina. Mereka tidak banyak melakukan apa-apa," kata Trump.
The Wall Street Journal sebelumnya melaporkan bahwa Putin mengusulkan pertemuan tiga pemimpin negara tersebut pada bulan depan. Usulan itu disampaikan dalam percakapan telepon dengan Trump pada 9 Oktober.
Menurut laporan tersebut, pertemuan itu berpotensi digelar di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (KTT APEC) di Shenzhen, China, yang dijadwalkan berlangsung pada 18–19 November.
"Kalau Presiden Xi menginginkannya, saya bersedia bertemu. Saya yakin kami juga akan membahas hal-hal lain, seperti perdagangan. Jadi, ya, saya bersedia," kata Trump pada Senin.
Trump menyinggung pula Rusia dan China yang sama-sama dituding mendukung Iran dalam konflik militer yang masih berlangsung dengan AS. Menurutnya, kedua negara tersebut sebenarnya hanya memberikan sedikit bantuan.
Ketika dimintai tanggapan mengenai kritik Zelenskyy terhadap keputusannya memberikan pengecualian atas sanksi baru terhadap Rusia, Trump kembali menyerang pemimpin Ukraina tersebut. Zelenskyy sebelumnya menuding Trump berada di pihak yang salah dalam sejarah.
"Zelenskyy tidak tahu apa yang dia bicarakan," kata Trump. "Dia seharusnya sudah menyelesaikan perang ini sejak lama."
"Menurut saya, sudah saatnya ada orang lain yang mewakili Ukraina dalam perundingan," lanjut Trump, mengulangi seruannya agar Ukraina memiliki presiden baru.
Â
Gangguan Starlink dan Intelijen AS
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5319065/original/015225900_1755503722-Untitled.jpg)
Sementara itu, Zelenskyy mengungkapkan bahwa layanan komunikasi satelit Starlink dan Starshield milik perusahaan SpaceX yang dipimpin Elon Musk belakangan mengalami gangguan. Padahal, kedua layanan tersebut sangat penting bagi Ukraina.
Selain itu, pasokan informasi intelijen dari AS pun terganggu. Kondisi ini membuat Ukraina tidak lagi mendapatkan peringatan dini mengenai serangan Rusia.
"Pihak AS belum memberikan penjelasan kepada Ukraina mengenai kedua masalah tersebut," kata Zelenskyy pada Senin, seusai berbicara melalui telepon dengan sejumlah anggota DPR dan Senat AS dari Partai Demokrat dan Republik.
Saat ditemui wartawan di luar Gedung Putih, Trump mengaku tidak mengetahui siapa yang memerintahkan penghentian sementara layanan Starlink tersebut.
"Namun, saya ingin mencari tahu," ujarnya.
Pekan lalu, Musk mengatakan bahwa pemerintah AS dan Trump pada akhirnya bertanggung jawab apabila terjadi perlambatan layanan tersebut.
Namun, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio membantah bahwa pemerintah AS menjadi penyebab gangguan itu. Sementara itu, Menteri Keuangan AS Scott Bessent memperingatkan Zelenskyy agar "sangat berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan yang tidak benar seperti itu."
Zelenskyy kembali mengecam keputusan Trump yang memberikan pengecualian terhadap sejumlah ketentuan penting dalam undang-undang baru mengenai sanksi terhadap Rusia. Trump menandatangani undang-undang tersebut bulan lalu setelah mendapat dukungan luas dari Partai Demokrat dan Republik di Kongres AS.
Zelenskyy mengatakan telah menunjukkan kepada para anggota Kongres AS foto-foto dampak serangan drone Rusia di wilayah Kharkiv pada Senin (19/10). Serangan tersebut menewaskan enam orang, termasuk seorang ibu dan anaknya yang baru berusia satu tahun.
"Inilah cara Rusia menanggapi pencabutan sanksi dan berkurangnya tekanan terhadap mereka," kata Zelenskyy.
Dua senator AS, Richard Blumenthal dari Partai Demokrat yang mewakili Connecticut dan Thom Tillis dari Partai Republik yang mewakili North Carolina, mengeluarkan pernyataan bersama setelah pembicaraan tersebut.
"Mendanai perang Rusia, melumpuhkan komunikasi satelit Ukraina, dan melemahkan pertahanan udaranya merupakan tindakan yang menghambat tercapainya perdamaian," kata kedua senator itu.
"Berusaha menyenangkan seorang pemimpin kejam seperti Vladimir Putin hanya akan memperpanjang perang dan menambah jumlah korban."
Trump sebelumnya menuai kritik dari anggota Partai Demokrat maupun Republik setelah mengumumkan kesepakatan yang memungkinkan Rusia tetap memasok bahan bakar diesel ke pasar global, meskipun negara tersebut sedang dikenai sanksi.
Dalam pernyataannya pada Senin, Trump membela langkah tersebut. Ia menegaskan tidak ingin mengganggu perundingan yang sedang berlangsung dengan Putin mengenai berbagai kesepakatan terkait Ukraina, Iran, pasokan bahan bakar diesel, hingga pembebasan sandera.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377480/original/078319600_1792466079-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328649/original/001837900_1787203589-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-20T122532.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322269/original/035290200_1786523414-cek_fakta_-_ombudsman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782149/original/002861400_1782877955-Cek_fakta_-_SIM_seumur_hidup.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369212/original/079116600_1791511954-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1384773/original/024567600_1477395058-Donald_Trump.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8133451/original/029203800_1780985455-AC71B8A2-01A6-456E-8CDA-FBE01AEEC42A.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1407600/original/044869100_1479293912-Vladimir_Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409523/original/014973200_1479454255-China.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409459/original/084990600_1479451750-Xi_Jinping.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540813/original/050677600_1774835815-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292544/original/017588400_1783605639-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353209/original/098358500_1789926761-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5379852/original/002696600_1760398920-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5102746/original/072433900_1737446923-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376349/original/050854000_1792332974-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292544/original/017588400_1783605639-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376746/original/014370100_1792390205-6244786409080295873.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369212/original/079116600_1791511954-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376320/original/043656200_1792330287-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1554701/original/067388600_1491198222-lotte.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376265/original/065681200_1792322051-Untitled.jpg)