Pria Bersenjata Pisau Serang Pengunjung Supermarket di Korsel, 8 Orang Terluka

Seorang pria bersenjata pisau menyerang pengunjung supermarket di Incheon, Korea Selatan, melukai 8 orang.

Diterbitkan 14 Oktober 2026, 16:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Seoul - Sebanyak delapan orang terluka setelah seorang pria melakukan penikaman terhadap sejumlah orang di sebuah kompleks komersial di Incheon, sebelah barat Seoul, Korea Selatan, pada Selasa. Salah satu korban, seorang perempuan berusia 20-an tahun, sempat mengalami henti jantung dan hingga kini belum sadarkan diri.

Dikutip dari The Korea Times, Rabu (14/10/2026), menurut Kantor Polisi Namdong, pria berusia 59 tahun itu menyerang orang-orang menggunakan pisau yang diikatkan pada kedua tangannya sekitar pukul 13.40 waktu setempat.

Pelaku melakukan penyerangan saat bergerak menggunakan eskalator yang menghubungkan lantai dua bawah tanah, tempat supermarket Homeplus berada, dengan lantai dua di atas permukaan tanah.

Sejumlah pengunjung berhasil melumpuhkan pelaku sebelum polisi menangkapnya. Saat ini, tersangka ditahan untuk menjalani pemeriksaan.

Seluruh korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Salah satu korban perempuan berusia 20-an tahun mengalami henti jantung. Kondisinya berhasil dipulihkan setelah menjalani operasi darurat, tetapi ia belum kembali sadar.

Polisi berencana mengajukan surat perintah penangkapan resmi terhadap tersangka pada Rabu setelah memeriksanya mengenai motif penyerangan.

Pelaku Diduga Mengonsumsi Narkoba

Polisi mengungkapkan bahwa tersangka kedapatan membawa narkoba dalam jumlah besar saat kejadian. Ia juga mengenakan alat pemantau elektronik di pergelangan kaki terkait kasus pidana sebelumnya.

Tersangka dilaporkan mengaku kepada polisi bahwa dirinya telah mengonsumsi narkoba saat melakukan penyerangan.

Sebelumnya, tersangka diperintahkan mengenakan alat pemantau elektronik selama 10 tahun, hingga Februari 2029. Perintah tersebut dijatuhkan setelah ia menjalani hukuman penjara selama empat tahun pada 2019 karena berusaha membunuh mantan istrinya.

 

Presiden Korea Selatan Perintahkan Penyelidikan Menyeluruh

Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung mengunjungi Badan Kepolisian Metropolitan Incheon pada hari yang sama untuk menerima laporan mengenai insiden tersebut.

Menurut keterangan tertulis kantor kepresidenan, Lee meminta penyelidikan dilakukan secara menyeluruh. Ia juga memerintahkan pejabat terkait menyusun langkah-langkah khusus untuk menangani kejahatan kekerasan yang mengancam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Sekretaris Senior Presiden untuk Hubungan Masyarakat dan Komunikasi, Seong Ghi-hong, mengatakan Lee meminta seluruh sumber daya dikerahkan untuk mencegah kejahatan kekerasan dan memastikan respons terhadap insiden semacam itu dilakukan dengan cepat.

Lee turut memerintahkan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan orang-orang yang diwajibkan mengenakan alat pemantau elektronik.

Kementerian Kehakiman Korea Selatan Minta Maaf

Kementerian Kehakiman Korea Selatan menyampaikan permintaan maaf atas insiden tersebut dan menyatakan akan menyelidiki pengelolaan sistem alat pemantau elektronik.

“Kami menyampaikan permintaan maaf yang mendalam karena telah menimbulkan kekhawatiran besar di tengah masyarakat,” kata kementerian tersebut.

“Kami akan meninjau kembali secara menyeluruh sistem pemantauan elektronik dan pengawasan, serta segera menyusun perbaikan dan langkah-langkah tambahan yang diperlukan,” lanjut pernyataan itu.

Sementara itu, pelaksana tugas Kepala Badan Kepolisian Nasional, Kim Jong-chul, memerintahkan penyelidikan yang cepat dan menyeluruh terhadap penyerangan tersebut.

Instruksi itu disampaikan dalam pertemuan virtual bersama para kepala kepolisian di seluruh negeri.

Kim juga memerintahkan penguatan langkah pencegahan kejahatan kekerasan, termasuk dengan menempatkan personel polisi dalam jumlah memadai di tempat-tempat umum yang ramai.