Bawa Pilot Indonesia, Israel Larang Ethiopian Airlines Mendarat di Tel Aviv

Otoritas Israel memerintahkan pesawat Ethiopian Airlines menuju Tel Aviv putar balik karena salah satu pilotnya berkewarganegaraan Indonesia.

Diterbitkan 13 Oktober 2026, 14:20 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Tel Aviv - Israel memerintahkan sebuah pesawat Ethiopian Airlines yang menuju Tel Aviv untuk berbalik arah karena salah satu pilotnya berkewarganegaraan Indonesia. Laporan tersebut disampaikan media Israel, Channel 12, pada Senin.

Dikutip dari Anadolu, Selasa (13/10/2026), menurut laporan itu, pesawat tersebut telah mengudara sekitar satu jam setelah lepas landas dari Addis Ababa dan masih berada di wilayah udara Ethiopia ketika perintah untuk putar balik dikeluarkan.

Channel 12 melaporkan, kewarganegaraan pilot tersebut telah terdeteksi oleh intelijen Israel dan otoritas bandara. Informasi itu kemudian mendorong pejabat keamanan dan Kementerian Transportasi Israel melarang pesawat tersebut mendarat di negara itu.

Pesawat tersebut akhirnya kembali ke Addis Ababa. 

Pilot yang bersangkutan kemudian diganti sebelum pesawat kembali terbang menuju Tel Aviv dan mendarat di kota tersebut.

Ethiopian Airlines menyebut insiden itu sebagai sebuah kesalahan. Maskapai tersebut mengaku tidak mengetahui bahwa pilot itu dilarang mengoperasikan penerbangan menuju Israel, menurut laporan Channel 12.

 

Israel Batasi Awak Pesawat dari Negara Tanpa Hubungan Diplomatik

Channel 12 juga melaporkan bahwa otoritas Israel telah menginstruksikan maskapai asing agar tidak menugaskan awak pesawat dari negara-negara tertentu yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel untuk penerbangan menuju negara tersebut.

Pembatasan itu mencakup warga negara Afghanistan, Aljazair, Indonesia, Iran, Irak, Kuwait, Niger, Qatar, Arab Saudi, Somalia, dan Venezuela.

Hingga laporan tersebut diterbitkan, belum ada komentar langsung dari otoritas Ethiopia maupun Indonesia mengenai insiden itu.

Terjadi Setelah Upaya Pembajakan Pesawat Flydubai

Insiden pesawat Ethiopian Airlines tersebut terjadi setelah upaya pembajakan terhadap penerbangan Flydubai dari Dubai menuju Tel Aviv pada 30 September.

Jaksa Uni Emirat Arab (UEA) mengatakan seorang kopilot berkewarganegaraan Oman berusaha mengambil alih kendali pesawat dan menabrakkannya ke Bandara Ben Gurion.

Namun, penumpang dan awak pesawat berhasil menggagalkan upaya tersebut. Pesawat kemudian mendarat dengan selamat di Tabuk, Arab Saudi.