Sukses

Putri Leonor yang Berusia 16 Tahun Dipersiapkan Jadi Ratu Spanyol

Liputan6.com, Jakarta - Putri Leonor dari Spanyol baru berusia 16 tahun, tetapi sudah mempersiapkan hari di mana dia menjadi ratu. 

Kehadirannya dalam upacara penghargaan di Barceola bersama dengan kedua orang tuanya Raja Felipe dan Ratu Letizia serta adiknya, Putri Sofia merupakan bagian dari persiapannya untuk menumbuhkan rasa percaya diri ketika nanti memegang takhta.

Dilansir dari laman Daily Mail, Rabu (6/7/2022), Leonor, yang menguasai empat bahasa termasuk Mandarin, menjalani hidupnya sebagai seorang putri muda dengan pekerjaannya sebagai siswa di sekolah asrama Welsh UWC Atlantic College, yang dijuluki 'Hippie Hogwarts' berkat pendekatan progresifnya terhadap pendidikan dan penataan kastil yang indah. 

Selama liburan sekolah, Leonor pulang ke Spanyol di mana dia akan menjalankan tugas kerajaan. 

Dia telah menghadiri sejumlah acara kerajaan, serta yang dilakukan bersama orang tua dan saudara perempuannya.

Leonor yang mewarisi selera gaya ibunya yang halus, juga dikenal sebagai pemain cello ulung, dan telah mengasah keterampilannya dalam olahraga tenis, berlayar, dan senam di perkemahan musim panas Amerika.

Leonor lahir pada masa pemerintahan kakeknya, Raja Juan Carlos yang sekarang dipermalukan yang meninggalkan Spanyol pada Agustus 2020 setelah menjadi target beberapa penyelidikan di Spanyol dan luar negeri atas dugaan penghindaran pajak dan transaksi yang dipertanyakan di Timur Tengah.

Skandal itu telah menodai reputasi keluarga kerajaan dan Felipe (54) bekerja keras untuk menjauhkan diri dari ayahnya dan memulihkan kepercayaan pada monarki.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Potensi Putri Leonor

Beberapa percaya bahwa generasi bangsawan berikutnya memegang kekuasaan. 

Satu surat kabar nasional membandingkan Leonor dengan 'Putri Disney' yang akan memikat subjek dan membendung gelombang sentimen anti-monarkis.  

Raja Felipe dari Spanyol naik takhta pada tahun 2014 setelah ayahnya turun takhta dan Leonor, yang saat itu baru berusia sembilan tahun, menjadi pewaris takhta. 

Namun menurut konstitusi Spanyol Leonor masih bisa kehilangan tempatnya dalam urutan suksesi jika ayahnya Raja Felipe adalah ayah dari seorang putra.

3 dari 3 halaman

Leonor Jadi Pewaris Tahta

Ada diskusi yang diwacana dalam mengubah undang-undang, yang didasarkan pada praktik anak sulung laki-laki, sebuah sistem yang lebih memilih ahli waris laki-laki daripada anak perempuan sulung, tetapi undang-undang belum disahkan. 

Leonor masih di sekolah dasar ketika dia mulai melaksanakan acara kerajaan dan membuat pidato pertamanya pada tahun 2018, berusia 13 tahun. Itu menandai momen penuh untuk ayahnya yang bangga, Felipe, yang seusia ketika dia membuat pidato publik pertamanya.

Tahun berikutnya dia berbicara empat bahasa - Spanyol, Catalan, Inggris dan Arab - ketika dia berpidato di penghargaan Princess of Girona Foundation di Barcelona. 

Dia terlibat dalam acara kerajaan solo pertamanya pada Maret tahun lalu.