Sukses

Polisi Selidiki Petunjuk Kematian Gabby Petito Via Unggahan Media Sosial

Liputan6.com, California - Sebelum Gabby Petito (22) dilaporkan hilang, dia dan tunangannya Brian Laundrie tengah bersiap untuk mengurus segala kebutuhan pernikahan.

Pasangan ini kerap menghabiskan waktu bersama dengan melakukan tur lintas alam di taman nasional pada Juli 2021, mendokumentasikan perjalanan mereka di media sosial seperi YouTube dan Instagram menggunakan tagar #VanLife.

Setidaknya, lembaga penegak hukum, termasuk FBI, sedang menyelidiki kepergiannya.

Polisi di Florida minggu ini menyebut Laundrie sebagai "orang yang sangat penting" dalam hilangnya Gabby Petito dan mengatakan dia tidak kooperatif dalam penyelidikan.

Laundrie tidak akan angkat bicara soal itu atas saran pengacara keluarganya, Steven P. Bertolino.

Pada Kamis lalu, Bertolino menolak berkomentar.

Awal Pertemuan

Gabby Petito dan Brian Laundrie bertemu di sekolah menengah, kata ibu Petito, dan menyebut pertunangan mereka sudah dilakukan tahun lalu.

"Brian Laundrie memintaku untuk menikah dengannya dan aku menjawab ya!" tulis Gabby Petito di Instagram.

"Kamu membuat hidup terasa tidak nyata, dan setiap hari adalah mimpi bersamamu."

Petito, dari Blue Point, New York kemudian pindah ke North Port, Florida, untuk tinggal bersama Laundrie, kata ibu Gabby Petito, Nicole Schmidt.

Perjalanan darat tahun ini bukanlah yang pertama bagi Petito. Dia mendokumentasikan perjalanan ke wilayah barat di Instagram pada tahun 2019.

Dalam posting Januari 2020, dia mengatakan mengemudi melintasi negara itu ke California dan Oregon adalah "impian mutlak."

Dan pada Mei 2020, dia memposting bahwa dia tidak sabar untuk kembali "berkeliling dunia" bersama Laundrie.

"Dia ingin melintasi negara dengan van kemping dan menjalani kehidupan van dan hidup bebas. Ini adalah mimpinya," kata Schmidt kepada afiliasi NBC, KSL.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Terekam di Sosial Media

Gabby Petito dan Brian Laundrie meninggalkan Blue Point, New York, pada 2 Juli dengan van Ford Transit 2012, menurut postingan media sosialnya dan pernyataan Schmidt kepada KSL.

Pasangan itu mencatat perjalanan mereka di akun Instagram dan YouTube. Postingan media sosial dan pernyataan dari keluarga Petito memberikan jejak perjalanan pasangan itu, menunjukkan bahwa mereka berkendara sekitar 3.800 mil, ke Kansas, Colorado, Utah, dan Wyoming sebelum Petito dilaporkan hilang.

Dalam uraian di satu-satunya video YouTube pasangan itu, mereka mencatat telah bepergian bersama sebelumnya.

Postingan Instagram dari Juli 2021 menunjukkan dia dan Laundrie berjalan kaki ke taman nasional negara itu, mengunjungi Monument Rocks di Kansas dan Taman Nasional Great Sand Dunes di Colorado sebelum menuju ke Utah.

"Tidak ada tempat yang indah seperti rumah mungil yang kami bangun," tulis Petito dalam posting 4 Juli 2021 dari Kansas.

Sebuah posingan dari 16 Juli menempatkan mereka di Taman Nasional Sion Utah.

"Dua malam terakhir berkemah di Zion sangat keren" tulis Petito di Instagram.

"Kami mendaki dan sangat menyenangkan kembali ke perkemahan, menyaksikan langit dipenuhi awan gelap, dan melihat badai petir di udara sejuk dari hujan ringan."

Lima hari kemudian, Petito pergi dari Taman Nasional Bryce Canyon, juga di Utah. Postingan akhir bulan itu menunjukkan keduanya ada di landmark lain di sekitar negara bagian, termasuk Mystic Hot Springs dan Taman Nasional Canyonlands.

Pertengkaran keduanya terjadi pada Agustus 2021, menurut kajian dari polisi. Pada 12 Agustus 2021, polisi di Moab, Utah, menanggapi laporan cekcok antara Petito dan Laundrie, menurut laporan polisi yang dirilis minggu ini.

Dugaan pertengkaran itu terjadi ketika Petito dan Laundrie mengemudi menuju Taman Nasional Arches, menurut sebuah laporan polisi.

Seorang petugas yang menanggapi melaporkan menyebutkan bahwa van pasangan itu melaju sekitar 45 mph di zona 15 mph. Saat petugas menyalakan lampu untuk menepi, van itu berbelok dan menabrak trotoar sebelum berhenti, menurut laporan tersebut.

Polisi yang bertugas mengatakan bahwa Petito telah menampar Laundrie setelah pertengkaran, di mana Laundrie diduga berusaha untuk menguncinya keluar dari van. Dia memaksa masuk kembali sebelum Laundrie pergi, menurut laporan itu.

Keduanya mengatakan kepada petugas bahwa "mereka sudah bertunangan dan akan segera menikah dan sangat tidak ingin melihat siapa pun didakwa dengan kejahatan pelanggaran lalu lintas," menurut laporan itu.

Pasangan itu kemudian diminta untuk berpisah malam itu usai pelanggaran lalu lintas, dengan Petito mempertahankan kepemilikan van-nya. Tidak ada sanksiyang diajukan oleh polisi.

Petito dan Laundrie juga mengatakan kepada petugas bahwa mereka berjuang dengan kesehatan mental mereka. Perjalanan panjang itu membebani mereka, kata Laundrie kepada seorang petugas.

"Waktu yang dihabiskan menciptakan ketegangan emosional antara keduanya dan menyebabkan pertengkaran."

 

3 dari 3 halaman

Gabby Petito Dilaporkan Hilang

Rekaman video yang ada di kamera pasangan tersebut dirilis oleh polisi dan salah satunya menampikan proses penangkapan mobil pasangan tersebut usai melakukan pelanggaran.

Video itu menunjukkan seorang petugas berbicara dengan Laundrie dan Petito yang emosional setelah pihak berwenang menepikan van keduanya.

Petito terlihat menyeka air mata saat itu.

"Maaf," kata Petito setelah petugas bertanya mengapa dia menangis.

"Kami baru saja bertengkar tadi pagi. Beberapa masalah pribadi."

Laundrie menambahkan: "Itu adalah hari yang panjang. Kami berkemah kemarin."

Petito Dilaporkan Hilang

Beberapa hari setelah insiden pelanggaran lalu lintas, komunikasi Petito dengan keluarganya terhenti, kata polisi.

Schmidt mengatakan, pasangan itu meninggalkan Salt Lake City menuju Taman Nasional Grand Teton di Wyoming sekitar 24 Agustus 2021, saat itulah dia mengatakan bahwa terakhir berbicara dengan putrinya melalui panggilan FaceTime.

Dia mengatakan, menerima teks yang dikirim dari telepon putrinya hingga 30 Agustus 2021, tetapi dia tidak yakin apakah putrinya yang mengirimkan pesan tersebut.

Apa yang terjadi selanjutnya sebagian besar merupakan misteri, kata keluarga Petito.

Polisi mengatakan, Laundrie kembali ke North Port pada 1 September, 10 hari sebelum keluarga Petito melaporkan anaknya hilang.

"Setiap hari pencarian Gabby terus berlanjut, keluarga Schmidt dan Petito semakin putus asa," kata kuasa hukum keluarga Petito, Richard Stafford, pekan ini.

"Mereka dengan panik mencari jawaban dan informasi tentang hilangnya putri mereka sementara Laundrie duduk dalam kenyamanan di rumahnya."