Sukses

4-7-1776: Hari Kemerdekaan Amerika dan Asal-Usul Pesta Kembang Apinya

Liputan6.com, Boston - Hari ini tercatat dalam sejarah sebagai The Fourth of July, juga dikenal sebagai Hari Kemerdekaan Amerika Serikat (AS). Hari libur federal di Negeri Paman Sam sejak 1941.

Sejatinya, tradisi perayaan Hari Kemerdekaan sudah dilakukan sejak abad ke-18 dan Revolusi Amerika.

Pada 2 Juli 1776, Kongres Kontinental memberikan suara mendukung kemerdekaan, dan dua hari kemudian delegasi dari 13 koloni mengadopsi Deklarasi Kemerdekaan, sebuah dokumen bersejarah yang dirancang oleh Thomas Jefferson.

Mengutip History.com, dari 1776 hingga saat ini, setiap 4 Juli kemudian dirayakan sebagai kelahiran kemerdekaan Amerika. Dengan perayaan mulai dari pesta kembang api, parade dan konser hingga pertemuan keluarga dan barbekyu yang lebih santai.

Tahun 2020, peringatan ini jatuh pada hari Sabtu.

Pada tahun-tahun sebelum Revolusi, para penjajah telah mengadakan perayaan tahunan hari ulang tahun raja, yang secara tradisional termasuk membunyikan lonceng, menyalakan api unggun, upacara, dan pembuatan pidato. Sebaliknya, selama musim panas 1776 beberapa penjajah merayakan kelahiran kemerdekaan dengan mengadakan pemakaman tiruan untuk Raja George III, sebagai cara untuk melambangkan akhir kekuasaan monarki terhadap Amerika dan kemenangan kebebasan.

Perayaan termasuk konser, api unggun, parade dan penembakan meriam dan senapan biasanya disertai dengan pembacaan publik pertama Deklarasi Kemerdekaan, dimulai segera setelah adopsi.

Philadelphia mengadakan peringatan tahunan pertama kemerdekaan pada 4 Juli 1777, sementara Kongres masih sibuk dengan perang yang sedang berlangsung.

George Washington mengeluarkan ransum ganda rum untuk semua tentaranya dalam rangka memperingati kemerdekaan pada 1778, dan pada 1781, beberapa bulan sebelum kemenangan kunci Amerika di Pertempuran Yorktown, Massachusetts menjadi negara bagian pertama yang menjadikan 4 Juli sebagai hari libur resmi negara.

Setelah Perang Revolusi, orang Amerika terus memperingati Hari Kemerdekaan setiap tahun. Dalam perayaan yang memungkinkan para pemimpin politik negara yang baru muncul, berbicara kepada warga dan menciptakan persatuan.

Pada dekade terakhir abad ke-18, dua partai politik besar — ​​Partai Federalis dan Partai Demokrat-Republik — yang muncul mulai mengadakan perayaan terpisah Empat Juli di banyak kota besar.

2 dari 3 halaman

Awal Tradisi Kembang Api dan Hari Libur Nasional

Kembang api pertama digunakan pada awal 200 SM. Sementara tradisi menyalakan kembang api pada 4 Juli dimulai di Philadelphia pada 4 Juli 1777, selama perayaan Hari Kemerdekaan yang terorganisir.

Meriam kapal menembakkan 13 peluru untuk menghormati 13 koloni.

The Pennsylvania Evening Post melaporkan: "pada malam hari ada pertunjukan besar kembang api (yang dimulai dan diakhiri dengan tiga belas roket) di tanah lapang, dan kota itu diterangi dengan indah." Pada malam yang sama, Sons of Liberty menyalakan kembang api di atas langit Boston.

Empat Juli Menjadi Hari Libur Federal

Tradisi perayaan patriotik semakin meluas setelah Perang 1812, di mana Amerika Serikat kembali berhadapan dengan Inggris. Pada tahun 1870, Kongres AS menjadikan 4 Juli sebagai hari libur federal; pada tahun 1941, ketentuan diperluas untuk memberikan hari libu berbayar kepada semua pegawai federal.

Selama bertahun-tahun, kepentingan politik dari hari libur nasional itu menurun, tetapi Hari Kemerdekaan tetap menjadi hari libur nasional yang penting dan simbol patriotisme.

Jatuh di pertengahan musim panas, The Fourth of July sejak akhir abad ke-19 menjadi fokus utama kegiatan rekreasi dan acara bersama untuk kumpul-kumpul keluarga, sering melibatkan kembang api dan barbekyu luar ruangan.

Simbol yang paling umum dari hari libur ini adalah bendera Amerika, dan iringan musik umum adalah "The Star-Spangled Banner," lagu kebangsaan Amerika Serikat.

 

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Ini: