Sukses

China dan Negara ASEAN Solid Kerja Sama Lawan Virus Corona COVID-19

Liputan6.com, Jakarta - Para Menteri Luar Negeri se-Asia Tenggara dan Republik Rakyat China baru saja melaksanakan pertemuan khusus di Laos. Topik membahas koordinasi regional melawan Virus Corona (COVID-19).

Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi juga turut serta dalam pertemuan itu. Duta Besar China untuk ASEAN Deng Xijun menegaskan pertemuan tersebut mengandung makna solidaritas.

"Pertemuan itu sepenuhnya menunjukan niat dan determinasi kuat untuk solidaritas dan dukungan antara ASEAN dan China dalam periode sulit," ujar Dubes Deng Xijun di Jakarta, Jumat (21/2/2020).

"Pertemuan itu seakan mengirimkan kepada dunia sebuah sinyal yang jelas dan tegas bahwa China dan ASEAN akan melindungi rakyat di sini," lanjut Dubes Deng.

Tantangan ekonomi yang datang akibat Virus Corona diakui ada benarnya, namun Dubes China berkata masalah itu hanyalah jangka pendek.

Sebelum menghadapi Virus Corona, pengalaman kerja sama China dan ASEAN disebut Dubes Deng sudah menjadi tradisi ketika ada masalah internasional, seperti krisis finansial 1997 dan 2008, SARS, dan tsunami 2004.

Hasil lain dari pertemuan di Laos adalah penguatan aspek-aspek seperti pembangunan kapasitas, pembagian informasi, pertukaran teknis, dan pelatihan personel.

"Jadi ketika kita mendapati penyakit maka menunjukan perlunya China dan ASEAN untuk bergandengan tangan," kata Dubes Deng.

2 dari 3 halaman

China Mencari Dukungan

Pertemuan di Laos berlangsung pada 20 Februari kemarin. Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengajak para negara-negara ASEAN untuk mengikuti deklarasai kemitraan strategis ASEAN-China yang salah satunya mendorong kerja sama, termausk ketika melawan penyakit menular.

Ancaman COVID-19 yang melampaui batas negara menjadi masalah lain yang perlu ditangkal, oleh sebab itu Wang Yi meminta kerja sama internasional.

China juga ternyata mencari dukungan untuk kapabilitas negaranya serta untuk WHO yang notabene pro-kemampuan China dalam melawan Virus Corona COVID-19.

"Menekankan pentingnya peran WHO dalam kampanye global untuk mengontrol dan menjinakan penyebaran COVID-19," ujar Wang Yi. "Mengekspresikan kepercayaan penuh pada kemampuan China untuk berhasil menangkal epidemi ini," lanjutnya.

Salah satu saran WHO adalah menyebut tidak perlu melarang penerbangan ke China. Namun, saran itu tidak diindahkan berbagai negara.

Menteri Wang Yi pun mengungkap rasa simpatinya kepada para korban serta orang-orang yang menderita akibat Virus Corona dari Wuhan ini.

"Duka cita mendalam bagi nyawa-nyawa yang hilang, mengirimkan simpat kepada mereka yang menderita atau terancam COVID-19 dan memuji profesional medis, ilmuwan, peneliti, pegawai karantina, dan semua lainnya yang bekerja dengan berani di garis depan pada pertempuran melawan wabah ini," ujar Wang Yi.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Loading