Sukses

Hingga Maut Memisahkan, Pasangan Lansia Ditemukan Meninggal dalam Salju

Liputan6.com, Arizona - Pasangan lansia yang terkubur di hamparan salju Arizona, ditemukan tewas untuk waktu yang tidak dapat ditentukan, menurut pernyataan dari Kantor Sheriff Kabupaten Yavapai.

Pasangan itu diidentifikasi sebagai warga Ash Fork, Richard Alexander 74, dan istrinya, Elizabeth Alexander, 79, kata pernyataan itu.

Dilansir dari CNN, Senin (9/12/2019) mereka ditemukan tidak jauh dari rumah mereka sendiri, menurut pria yang menemukan mayat-mayat itu.

Ash Fork adalah komunitas pedesaan di sebelah barat Flagstaff.

Penyebab kematian suami dan istri tersebut masih menunggu otopsi oleh pemeriksa medis, menurut pernyataan polisi.

"Sebuah temuan awal tidak menunjukkan bukti adanya pelanggaran dan kemungkinan kuat pasangan itu, seorang pria dan wanita di usia 70-an, meninggal karena terpapar lingkungan," menurut sebuah pernyataan yang diposting di halaman Facebook kantor sheriff.

Mobil pasangan itu ditemukan ditinggalkan sekitar satu mil jauhnya, menurut kantor sheriff.

Mayat ditemukan sekitar tengah hari pada hari Jumat, 6 Desember 2019 ketika Michael Haas dan istrinya Diane mengendarai truk pickup mereka dari gerbang dan melihat sesuatu yang aneh, Michael Haas mengatakan kepada CNN.

Istrinya mengira itu adalah hewan mati, tetapi Haas melihat celana jeans biru dan berkata, "Saya pikir itu mungkin tubuh manusia," kenangnya kepada CNN.

Pasangan itu akhirnya melaju ke depan dan berhenti.

Haas mengatakan dia menyadari ada dua orang - seorang pria dan wanita - berbaring di sana di atas salju yang sebagian besar telah mencair.

Wanita itu berbaring telentang dan pria itu ada di atasnya, tetapi sedikit miring pada sudut 75 derajat.

"Seluruh situasinya aneh," kata Hass, menunjuk keanehan dari pasangan lansia yang tampaknya tidak responsif yang berbaring di tanah miliknya.

 

2 dari 3 halaman

Kata Saksi

Tanah itu adalah ladang terbuka di mana sapi-sapi merumput di daerah itu, tetapi itu milik pribadi, kata Haas.

Haas mengatakan dia dan istrinya menahan diri untuk tidak menyentuh mayat-mayat itu dan menelepon 911.

Wakil sheriff datang dan mengamankan daerah itu dengan penyelidik dan pemeriksa medis yang tiba sekitar satu jam kemudian, katanya.

Haas dan istrinya mengatakan mereka percaya pasangan itu telah tertutup salju selama seminggu penuh.

Kantor sheriff belum mengkonfirmasi lamanya waktu, tetapi mereka sedang bekerja pada timeline untuk menilai secara akurat.

"Mungkin salju menjaga tubuh mereka dari pandangan untuk jangka waktu tertentu," kata polisi dalam pernyataan itu.

Haas berteori bahwa mobil pasangan itu terjebak di salju satu mil dari rumah Haas dan mereka mencoba berjalan untuk menghindari hawa dingin.

"Rumahku adalah satu-satunya cahaya yang bisa mereka lihat," kata Haas.

"Mereka mencoba berjalan ke rumah kami dan berhasil dalam jarak 100 yard."

Penduduk lain di daerah itu telah melihat mobil bekas pasangan itu selama sekitar satu minggu dan bertanya-tanya mengapa itu belum ditarik, kata Haas.

Haas mengatakan dia dan istrinya sekarang telah mengumpulkan peralatan darurat untuk masing-masing mobil mereka.

"Saya pikir ketika orang bepergian dan dalam cuaca buruk, mereka harus memiliki selimut, pengisi daya telepon, peralatan darurat di kendaraan mereka," katanya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Cinta Sejati, Pasangan Kakek-Nenek Meninggal di Hari yang Sama