Sukses

20 Wanita Terlibat Skandal Dinas Rahasia AS

Liputan6.com, Washington DC: Sekitar 20 wanita terlibat dalam skandal dengan  Secret Service (Dinas Rahasia) yang dikirim untuk melindungi Presiden Barack Obama di Kolombia pada pertemuan puncak regional. Agen Dinas Rahasia itu dituduh mengundang pelacur ke kamar mereka.

Seorang anggota parlemen AS mengungkapkan temuan terbaru itu, Rabu (18/4), setelah mendapat penjelasan tentang skandal tersebut.

"Sekitar 20 wanita warga negara asing dibawa ke hotel di Kolombia. Tapi dugaan baru menyebutkan jika marinir juga terlibat dengan sisanya," ungkap Senator Susan Collins, Komite Urusan Keamanan Dalam Negeri.

Senator Susan Collins mengatakan, ia diberitahu oleh Direktur Secret Service Mark Sullivan pada KTT di akhir pekan lalu yang dihadiri oleh Presiden AS Barack Obama. Ia menambahkan, Direktur sangat terkejut dengan tindakan personel Dinas Rahasia. Kini, ia tengah melakukan penyelidikan internal dan semua agen yang dicurigai telah diwawancarai.

"Dia mengatakan kepada saya bahwa ada 11 agen Dinas Rahasia dan petugas yang terlibat," katanya.

Para agen sudah ditarik kembali ke kantor pusat di Washington setelah klaim bahwa personel AS mengundang pelacur ke kamar mereka yang terbukti memalukan pada KTT Amerika.

Sebelumnya Pentagon mengatakan bahwa lebih dari lima personel militer AS juga sedang diselidiki atas dugaan pelanggaran di resort Kartagena, ibukota tuan rumah KTT itu.

Sumber AS yang tidak ingin disebut namanya mengatakan, agen yang terlibat skandal itu kini tengah melakukan cuti administratif. Izin tugas mereka juga ditangguhkan sambil menunggu penyelidikan.

Beberapa staf pribadi yang dikirim untuk melindungi Presiden Obama  yang berjumlah 11 orang itu dituduh terlibat kasus dengan pelacur di kota resor Cartagena. Insiden itu terjadi sebelum kedatangan Obama pada pertemuan puncak regional [baca: Staf Pribadi Obama Terlibat Skandal Seks]. (ZeeNews/MEL)