Sukses

Menlu Seiji Maehara Mundur

Liputan6.com, Tokyo: Menteri Luar Negeri Jepang Seiji Maehara telah menyampaikan pernyataannya untuk mengundurkan diri kepada Perdana Menteri Naoto Kan, ditengah kondisi krisis politik yang menghantam pemerintah Jepang, demikian yang dilansir NHK, Ahad (6/3).

Kan menerima pengunduran diri Maehara pada Ahad (6/3), malam waktu setempat, setelah 2 jam pembicaraan di kediaman resmi Perdana Menteri di Tokyo. Tak hanya Maehara, Sekretaris Kabinet Yukio Edano dan Wakil Kepala Sekretaris Kabinet Tetsuro Fukuyama juga menghadiri pertemuan tersebut.

Menurut laporan media, Maehara mundur dari jabatannya dikarenakan ingin mengambil tanggung jawab setelah dirinya menerima dana sumbangan politik dari seorang warga asing hingga melanggar UU Kontrol Dana Politik. Ia juga mengaku menerima uang sekitar 50.000 yen (atau sekitar 500 dollar AS) per tahunnya selama 5 tahun dari seorang manajer restoran yang berasal dari Korsel di Kyoto.

Hal ini membuat partai-partai oposisi dan beberapa anggota Partai Demokrat menuntut pengunduran dirinya. Kini, administrasi Kan tengah menghadapi perjuangan yang berat dalam mengarahkan pemerintah di dalam partai yang berkuasa. Partai Demokrat telah dipisahkan terkait hukuman partai yang dilakukan oleh mantan pemimpin perusahaan Ichiro Ozawa atas dugaan keterlibatan dalam skandal pendanaan politik. (Vin)