Liputan6.com, Jakarta Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan bahwa pihaknya telah memanggil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Greg Moriarty. Pemanggilan tersebut ditujukkan untuk menyampaikan keberatan, atas kebijakan pencari suaka yang dikeluarkan Negeri Kanguru.
"Terhadap kebijakan Australia tersebut, seperti yang disampaikan ibu menlu kita sampaikan ke mereka," sebut Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Michael Tene di kantor Kemlu, Selasa (25/11/2014).
Walau memastikan Dubes Moriarty sudah memenuhi panggilan, Tene tidak memberikan detail lengkap kapan kepala perwakilan pemerintah Australia itu datang ke kantor Kemlu.
Ia hanya menyebut keberatan tersebut akan direspons pemerintah Australia. Meski tidak dipastikan kapan mereka akan menjawab keberatan dari pemerintah itu.
"Pihak kedutaan besar (Australia) akan menyampaikan (keberatan ini) ke perwakilan pemerintahnya," sambung dia.
Sepekan lalu, Otoritas Australia melalui Menteri Imigrasi, Scott Morrison mengeluarkan kebijakan pencari suaka baru yang kontroversial. Mereka menyatakan menutup pintu atau dalam kata lain mengusir semua pencari suaka apapun alasannya yang transit di Tanah Air dari negaranya.
Kebijakan itu dinilai sangat tidak adil. Sebab, pemerintah Indonesia meminta masalah pencari suaka penyelesaiannya harus merangkul tiga pihak, yaitu negara asal, transit dan tujuan. (Tnt/Mut)
Kemlu Sudah Sampaikan Masalah Pencari Suaka ke Dubes Australia
Walau memastikan Dubes Australia Moriarty sudah memenuhi panggilan, Kemlu tak memberikan detail lengkap kapan kedatangannya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/771528/original/054997800_1416900410-kemenlu.png)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal1 minggu yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
- Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
- Energi dari Olahan Sampah Didorong Jadi Alternatif Batu Bara dan Gas2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344440/original/084293900_1788945337-cek_fakta_PGI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378118/original/094705800_1792490144-gus_iqdam_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5307544/original/024849800_1754469684-IMG_0583.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2845750/original/003475400_1562319949-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358351/original/090509700_1790334334-IMG-20260925-WA0045.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9249455/original/015664200_1783143449-1000962690.jpg)