Liputan6.com, Jakarta - Diplomasi Down to Earth atau membumi merupakan salah satu jurus andalan yang akan diterapkan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi ke suluruh diplomat Indonesia. Namun, gaya tersebut masih dinilai kurang jelas.
Hal tersebut diungkapkan oleh pengamat hukum internasional, Hikmahanto Juwana. Menurut Guru Besar Universitas Indonesia itu, kesamaranya ada pada tafsiran gaya diplomasi down to earth.
"Yang pasti kita kurang tahu down to earth itu apa. Apakah kita akan tetap menggunakan tafsiran kemarin thousand friends zero enemy itu, atau kita mau bilang kalau kepentingan nasional yang harus diutamakan," sebut Hikmahanto kepada Liputan6.com di Kedutaan Belanda, Jakarta, Jumat (31/10/2014).
Lebih lanjut Hikmahanto mengungkapkan, agar jurus itu jelas seharusnya Menlu menjabarkan apa yang akan dilakukan bila kedaulatan Indonesia terganggu. Sebab, bila down to earth berarti mengutamakan kepentingan rakyat, maka diyakininya negara lebih kuat merupakan keinginan hampir seluruh warga Indonesia.
"Masyarakat sudah 10 tahun merasa harus dinomorduakan, ketika situasi berhadap-hadapan dengan negara lain," sambung dia.
Walau begitu, disampaikannya, jika down to earth yang dimaksud sama seperti keinginan rakyat, maka itu adalah tafsiran yang sangat bagus. Sehingga perlu mendapat dukungan dari segala pihak.
Sesaat setelah menjalankan tugasnya sebagai Menlu, Retno Marsudi mengutarakan akan membawa selalu menjalan diplomasi sesuai dengan kepentingan rakyat banyak. Gaya tersebutlah yang tanpa ragu di sebut down to earth.
"Kami mencoba menempatkan diplomasi down to earth yang berarti kepentingan masyarakat adalah unsur utama," sebut Retno Marsudi. (Mut)
Diplomasi Down to Earth Menlu Retno Marsudi Dinilai Belum Jelas
Pengamat hukum internasional, Hikmahanto Juwana menilai kesamaranya ada pada tafsiran gaya diplomasi down to earth.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/757981/original/029604200_1414578461-Retno-1-20141029-Johan.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal1 minggu yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
- Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
- Energi dari Olahan Sampah Didorong Jadi Alternatif Batu Bara dan Gas2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378214/original/055597900_1792492609-Screenshot_2026-10-20_171752.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344440/original/084293900_1788945337-cek_fakta_PGI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378118/original/094705800_1792490144-gus_iqdam_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5307544/original/024849800_1754469684-IMG_0583.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1217501/original/081118200_1461820524-retno.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312991/original/089067300_1785571730-IMG_6555.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7758437/original/019242100_1780567684-Untitled.jpg)