Sukses

Kabel Putus Akibat Salju Tebal - Aksi Salib Diri 3 Sopir Bus

Liputan6.com, Calgary - Salju tebal yang turun selama 2 hari terakhir di Calgary, Kanada menyebabkan sejumlah kabel listrik terputus akibat tertimpa pohon tumbang. Berita itu mengawali Jendela Dunia yang ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Kamis (11/9/2014).

Akibatnya, sekitar 30 ribu warga Calgary mengalami pemadaman listrik. Sejumlah pohon di kota tersebut tumbang akibat tak kuat menahan beban salju yang bersarang di ranting dan dedaunan.

Di tempat lain, pemilik hotel di Mainstreet Lodge, Kaitaia, North Island, Selandia Baru ditahan polisi dengan tuduhan melakukan 39 pelanggaran terhadap 16 pria berusia 18-25 tahun. Pelaku diduga melakukan perbuatan tak senonoh, membius dan melecehkan para korban lantas merekam tindakannya tersebut.

Para lelaki yang jadi korban kebanyakan para wisatawan yang menginap di hotel tersebut dalam 2,5 tahun terakhir. Para korban diduga tak menyadari kejadian yang menimpa mereka.

Di Gold Coast, Australia, seorang pria dilarikan ke rumah sakit setelah menderita sakit akut. Pria itu diketahui baru saja kembali dari Kongo Agustus lalu.

Karena dikhawatirkan terjangkit virus ebola, pria itu langsung dirawat di ruang isolasi sambil menjalani pemeriksaan. Di seluruh Afrika Barat, sekitar 2.200 orang tewas akibat virus ebola. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memprediksi ebola akan merenggut 20 ribu jiwa dalam waktu 6 bulan.

Di Asuncion, Paraguay, 3 sopir bus jarak jauh menggelar aksi salib diri lantaran putus asa akibat di-PHK. Salah seorang di antara mereka bahkan menjahit mulutnya.

3 Sopir itu kesal akibat pemberhentian secara sepihak oleh perusahaan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Bahkan hak mereka sebagai karyawan juga tak diberikan. Protes ini mereka lakukan di dalam sebuah tenda di depan Kantor Direktorat Transportasi Nasional Paraguay.

Baca juga:

China Luncurkan Sumpit Pintar - Warga dan Polisi Bentrok di Chile

Bocah Ngumpet di Teras Apartemen Lantai 11 Hindari Bikin PR

Lemari 'Keramat' Korban 9/11 Akhirnya Dibuka Setelah 13 Tahun

(Ans)

Loading