Liputan6.com, Beijing - Kanselir Jerman Angela Merkel menyampaikan kekhawatiran tentang dugaan kegiatan mata-mata Amerika Serikat (AS) terhadap intelijen Jerman.
Seperti dilansir BBC, Senin (7/7/2014), Merkel mengatakan jika dugaan tentang agen ganda tersebut benar, maka telah terjadi pelanggaran kepercayaan serius.
"Ini jelas-jelas bertentangan dengan apa yang saya pandang sebagai kerjasama berdasarkan saling percaya dengan AS," ujarnya dalam konferensi pers dengan pemimpin China Li Keqiang dalam kunjungan ke China, Senin (7/7/2014).
"Jika sejumlah laporan ini benar, ini adalah suatu masalah serius," kata Merkel.
Menteri Dalam Negeri Jerman Thomas de Maiziere telah meminta penjelasan AS.
Ini adalah hari kedua Merkel dalam lawatan 3 harinya di China yang didominasi masalah perdagangan.
Pekan lalu seorang warga Jerman yang menjadi pegawai badan intelijen asing negara itu (BND) ditangkap. Pria tersebut diduga telah memberikan lebih 200 dokumen selama 2 tahun dengan imbalan US$34.000 atau Rp 3,9 miliar.
Hubungan Jerman-AS menegang setelah muncul berita Badan Keamanan Nasional AS (NSA) melakukan monitor terhadap pembicaraan Merkel di telepon genggamnya.
Skala kegiatan mata-mata NSA ini diungkapkan pembocor informasi AS Edward Snowden, mantan kontraktor NSA yang masih buron di Rusia.
Jerman Nilai Kegiatan Mata-mata AS Pelanggaran Serius
Kanselir Jerman Angela Merkel menyampaikan kekhawatiran tentang dugaan kegiatan mata-mata Amerika Serikat (AS) terhadap intelijen Jerman.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/704242/original/140707155834_merkel_china_512x288_getty.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam20 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal1 minggu yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351957/original/080906700_1789720927-cek_fakta_suahasil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381099/original/021116000_1792753524-cek_fakta_suahasil_-_dana_hibah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2214828/original/012272500_1526406975-pemadan_karhutla_sinar_mas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1407306/original/046729800_1479282940-Angela_Merkel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411728/original/090898300_1479710069-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409523/original/014973200_1479454255-China.jpg)