Sukses

Buah Karya Pelajar SLB Jadi Souvenir Resmi ASEAN Para Games 2022

Liputan6.com, Jakarta Karya seni para pelajar Sekolah Luar Biasa (SLB) Mandiri Putra, Karanganyar, Jawa Tengah, menjadi salah satu suvenir resmi ASEAN Para Games Solo.

"Kami dipercaya sebagai official merchandise ASEAN Para Games, anak-anak bawa produk berupa totebag," kata Kepala SLB Mandiri Putra Muhammad Fajar ditemui di stan UMKM Stadion Manahan, Solo, dikutip Antaranews, Senin (1/8/2022).

Ia menjelaskan sekolahnya menjadi satu-satunya SLB yang hasil kreasi anak didiknya dipilih oleh panitia Indonesia National Paralympic Organization Committee (INASPOC) menjadi suvenir resmi pesta olahraga disabilitas Asia Tenggara itu.

Adapun hasil kreasi seni pelajar SLB itu salah satunya berupa lukisan Rajamala, maskot ASEAN Para Games 2022 di kain kanvas dan kain belacu yang diproduksi menjadi tas kotak atau totebag.

Selain bergambar tokoh wayang Rajamala, karya seni siswa SLB itu juga berbentuk abstrak sesuai imajinasi para pelajar.

Fajar mengungkapkan lukisan di tas tersebut dibuat langsung oleh para pelajar berkebutuhan khusus tersebut dan beberapa desain gambarnya dibuat selama masa pandemi COVID-19.

Adapun pelajar SLB yang terlibat mencapai 30 orang dari total 45 pelajar yang di antaranya tunarungu dan tunagrahita.

Mengingat menjadi salah satu suvenir resmi, pengunjung dapat membeli tas tersebut seharga Rp30.000 dan tas dengan gambar Rajamala adalah yang paling banyak diminati.

"Tujuan kami bukan utama menjual, tapi mengubah paradigma masyarakat umum yang masih mendiskriminasi atau sudut pandang berbeda terhadap anak berkebutuhan khusus. Ini yang kami tingkatkan nilai dari keunikan anak-anak," ucapnya.

Rencananya, produksi dari hasil kreasi mereka akan dilakukan berkelanjutan sehingga hasil penjualan itu akan dialokasikan kembali untuk pemberdayaan dan daya saing pelajar SLB.

 

 

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Souvenir laku keras

Sejumlah pelaku usaha mikro kecil (UMK) mengaku penjualan suvenir bertema Rajamala laku keras di ajang ASEAN Para Games 2022 di Solo, Jawa Tengah.

"Alhamdulillah, banyak sekali manfaat ikut berdagang di ASEAN Para Games," kata penjual suvenir Ayu Harisma ditemui di Stadion Manahan, Solo.

Ayu memproduksi sendiri suvenir berupa gantungan kunci beragam ukuran dengan gambar maskot ASEAN Para Games yakni Rajamala dengan harga Rp8.000 hingga Rp30.000 dan bantal mobil mencapai Rp45.000.

Pada hari pertama, kata dia, ia membawa masing-masing 30 buah dan langsung ludes terjual.

Ia pun akan meningkatkan produksi hingga 100 satuan dan akan ditingkatkan lagi hingga penutupan ajang olahraga dua tahunan khusus atlet disabilitas itu.

 

 

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

3 dari 4 halaman

Variasi produk dan momentum meningkatkan penjualan

Biasanya, Ayu menjual pakaian dan masker dari kain tenun yang dalam sehari belum tentu laku dalam jumlah banyak atau hanya beberapa potong saja.

Namun, karena momentum olahraga internasional, maka pelaku UMK sejak 2019 itu melakukan variasi produk yakni menjual suvenir khas Para Games Solo.

Tak hanya itu, ajang tersebut juga menjadi momentum promosi memperluas akses pasar dengan mendapatkan pelanggan baru.

Senada dengan Ayu, Tegar Baskara juga mendapati dagangannya berupa kaus olahraga dengan gambar Rajamala juga laris manis hanya beberapa jam pada hari pertama ASEAN Para Games Solo.

"Saya bawa khusus untuk kaus Rajamala saja itu tiga lusin langsung ludes," ucapnya.

Adapun satu potong kaus dengan gambar Rajamala dihargai Rp75.000 dan jaket Rp130.000.

 

 

4 dari 4 halaman

Pemkot Solo menggaet 35 UMKM

Sebagai perbandingan, pada hari biasa tokonya kadang baru bisa menjual satu lusin dalam sehari dan itu pun tidak menentu.

Tegar juga mengaku hanya dalam waktu satu hari, ia mendapatkan pesanan dari instansi pemerintah dalam jumlah puluhan potong pakaian olahraga motif Rajamala.

"Jadi ini membangkitkan lagi usaha kami setelah tidak menentu karena pandemi COVID-19," katanya.

Penjual lainnya yakni Ninan juga mengaku penjualannya yakni berbentuk gelas besi dengan gambar Rajamala laku keras dengan harga Rp35 ribu.

​​​​​"Lumayan laku karena suvenir ini adanya dua tahun sekali," ucap Ninan.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Surakarta, Jawa Tengah, melibatkan sebanyak 35 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada ASEAN Para Games 2022 yang ada di Stadion Manahan.