Liputan6.com, Jakarta - Kepolisian Thailand menangkap warga negara China berusia 37 tahun yang dicari oleh pihak berwenang di China atas dugaan keterlibatan dalam jaringan kejahatan internasional dan pencucian uang.
Mengutip Cointelegraph,Senin (19/10/2026), melalui unggahan di platform X pada Sabtu, 17 Oktober 2026,penyelidik mengatakan, jaringan itu menangani transaksi dengan nilai lebih dari 500 juta yuan atau US$ 75 juta. Nilai itu setara Rp 1,35 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 18.050).
Polisi menduga tersangka terlibat dalam pertukaran mata uang kripto dan mata uang asing untuk kelompok-kelompok kriminal melalui lebih dari 133 rekening.
Advertisement
Pada Juni, Cointelegraph melaporkan bursa kripto Coinbase membekukan mata uang kripto senilai lebih dari US$ 3 juta atau Rp 54,15 miliar yang terkait dengan operasi global yang menyasar jaringan penipuan kripto berbasis siber di Asia Tenggara.
Operasi tersebut merupakan bagian dari "Disruption Week" yang dipimpin oleh Scam Center Strike Force dari Departemen Kehakiman AS. Inisiatif ini melibatkan berbagai lembaga pemerintah dan sektor swasta untuk memerangi penipuan kripto yang menargetkan warga Amerika Serikat.
Operasi ini juga melibatkan Meta, Microsoft, dan Starlink, yang bekerja sama untuk melumpuhkan server serta infrastruktur hosting lainnya yang terhubung dengan jaringan penipuan. Upaya ini berhasil mengganggu aktivitas kriminal yang mencakup lebih dari 1,4 juta akun media sosial dan surel, yang kemudian berujung pada sejumlah penangkapan oleh Pusat Anti-Penipuan Siber Kepolisian Kerajaan Thailand (Royal Thai Police Anti-Cyber ​​Scam Center).
Â
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Â
Polisi Seoul Tangkap 149 Orang Terkait Kasus Pencucian Uang Kripto Rp 1,35 Triliun
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
Sebelumnya, Otoritas Korea Selatan membongkar jaringan pencucian uang lintas negara berskala besar dengan menangkap 149 orang yang diduga terlibat dalam perputaran dana hasil kejahatan senilai sekitar 110 miliar won atau sekitar USD 83 juta (sekitar Rp 1,35 triliun).
Badan Kepolisian Metropolitan Seoul mengungkapkan jaringan tersebut menggunakan aset kripto berbentuk stablecoin, yakni USDT (Tether), sebagai sarana utama memindahkan dana ilegal.
Kasus ini menyoroti meningkatnya penggunaan aset digital, khususnya stablecoin, dalam aktivitas kejahatan keuangan global.
Menurut laporan Seoul Economic Daily, dikutip Rabu (20/5/2026), jaringan di Korea Selatan diketahui bekerja sama dengan organisasi pencucian uang yang berbasis di China.
Mereka memanfaatkan berbagai cara untuk menyamarkan asal-usul dana hasil kejahatan sehingga sulit dilacak aparat penegak hukum.
Sebagian besar dana ilegal diketahui dialihkan ke bentuk USDT agar dapat dikirim secara cepat melintasi negara.
Â
Â
Advertisement
Modus Pencucian Uang Menggunakan USDT dan Perusahaan Kedok
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
Polisi mengungkapkan sekitar 72% dana hasil kejahatan dikonversi ke USDT.
Sebagai stablecoin yang nilainya dipatok terhadap dolar AS, USDT dinilai memudahkan pelaku melakukan transfer lintas negara dengan cepat dan relatif sulit diawasi dibandingkan sistem perbankan tradisional.
Selain melalui aset kripto, jaringan tersebut juga menggunakan sejumlah metode lain untuk menyamarkan aliran dana.
Sekitar 19% dana diproses melalui bisnis kupon hadiah atau gift certificate yang dijadikan perusahaan kedok untuk menciptakan transaksi yang tampak legal.
Sementara itu, sekitar 9% dana dipindahkan menggunakan transfer bank konvensional, terutama untuk nominal lebih kecil agar tidak memicu sistem peringatan transaksi mencurigakan di perbankan.
Polisi menjelaskan jaringan lokal bertugas menyediakan rekening bank ilegal yang kemudian digunakan menerima dan menyalurkan dana hasil kejahatan.
Sementara kelompok yang berbasis di China menyediakan infrastruktur pencucian uang serta memfasilitasi proses konversi dana menjadi USDT.
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375340/original/043230400_1792140162-Screenshot_2026-10-16_151345.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364644/original/080112300_1791013312-IndonesiadangdutAwards2026Attire__ekotjandra_Hijab_stylist__suciaurelias_Makeup__riskymakeup__5_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569782/original/065699500_1777454729-Tugas__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2358749/original/070880200_1536904477-afpprison.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409523/original/014973200_1479454255-China.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1412040/original/046833700_1479720100-thailand.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)