Liputan6.com, Jakarta - Platform perdagangan kripto BitMEX menghadapi gugatan hukum di London, Inggris. Seorang investor menuntut pengembalian 324,8 Bitcoin (BTC) senilai £20,4 juta atau sekitar US$ 27 juta karena menilai perusahaan tersebut tidak memiliki izin untuk menawarkan produk derivatif di Inggris.
Mengutip CoinMarketCap, Kamis (15/10/2026), gugatan diajukan oleh insinyur perangkat lunak Lewis Barber terhadap HDR Global Trading Limited, perusahaan pengelola BitMEX, di Pengadilan Niaga London. Nilai Bitcoin dalam gugatan tersebut dihitung per 1 Oktober.
Gugatan telah diajukan, tetapi belum disampaikan secara resmi kepada pihak tergugat. BitMEX menyatakan, “Tidak ada gugatan semacam itu yang telah disampaikan kepada HDR Global Trading Limited.”
Advertisement
Hingga kini, seluruh tuduhan dalam perkara tersebut belum diuji di pengadilan.
Barber mengklaim melakukan sekitar 2.294 transaksi melalui lima akun BitMEX selama periode 2018 hingga 2022. Seluruh transaksi menggunakan perpetual swap, yakni produk derivatif yang mirip kontrak berjangka, tetapi tidak memiliki tanggal kedaluwarsa.
Dari jumlah tersebut, Barber menggugat 1.053 transaksi yang membuatnya mengalami kerugian.
BitMEX Diduga Layani Pengguna Inggris Tanpa Izin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
Gugatan tersebut menyatakan setiap transaksi yang dipersoalkan merupakan aktivitas keuangan yang diatur dan tidak boleh dilakukan BitMEX di Inggris tanpa otorisasi yang sesuai.
Atas dasar itu, Barber berpendapat transaksi tersebut tidak dapat diberlakukan terhadap dirinya berdasarkan Undang-Undang Jasa dan Pasar Keuangan Inggris 2000. Pengacaranya telah mengirim surat kepada BitMEX pada Desember 2025 untuk membatalkan transaksi tersebut.
Barber juga menuduh BitMEX tidak memblokir akses pengguna dari Inggris dan tetap mengizinkan pengguna baru memilih Inggris sebagai negara domisili.
Gugatan itu turut menyoroti promosi global BitMEX, termasuk iklan di surat kabar The Times pada Januari 2019, serta peringatan Otoritas Perilaku Keuangan Inggris (FCA) pada Maret 2020 mengenai dugaan kegiatan investasi tanpa izin.
Barber juga menuntut ganti rugi atas dugaan penipuan. Namun, hingga laporan tersebut ditulis, BitMEX belum menanggapi substansi tuduhan itu.
Advertisement
Gugatan Investor Lain Berpotensi Menyusul
Firma hukum Seladore Legal, yang mewakili Barber, menyebut investor Inggris lainnya mungkin memiliki dasar gugatan serupa. Nilai keseluruhan klaim tersebut diperkirakan dapat mencapai ratusan juta poundsterling.
Mitra Seladore Legal, Gareth Keillor, mengatakan setiap gugatan harus dinilai berdasarkan fakta dan riwayat transaksi masing-masing investor.
BitMEX juga menghadapi usulan gugatan kelompok di New York dalam perkara BKX Services Inc v. HDR Global Trading Limited. Perkara tersebut memuat tuduhan pencurian Bitcoin dan perdagangan orang dalam yang turut menyebut para pendiri BitMEX, Arthur Hayes, Ben Delo, dan Samuel Reed.
Tuduhan itu juga belum terbukti.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374250/original/004232300_1792041603-HOAX__35_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374273/original/056682000_1792043129-cek_fakta_-_kejaksaan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3033050/original/073846700_1580099128-20200127--Melihat-Tes-SKD-CPNS-di-Jakarta-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4057548/original/020107600_1655630991-daftar_makanan_berbahaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305546/original/010853000_1784797139-Meet_the_New_BitMEX_App_1200x675_en.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411698/original/040353100_1479708120-Inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313336/original/086824700_1785634470-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_33_41_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497562/original/015639100_1770635495-AP22097623749610.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313338/original/051092900_1785634551-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_35_29_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2050779/original/091139900_1522730510-20180403-Bitcoin-AFP1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3913279/original/044672700_1643034569-24_januari_2022-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4527216/original/053880700_1691248902-Kripto_9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3932277/original/005220300_1644714392-13_februari_2022-1.jpg)