Liputan6.com, Jakarta Pernahkah Anda merasa lebih tenang saat rapat lewat layar dibandingkan harus hadir langsung di ruangan? Kebiasaan itu ternyata bisa menjelaskan banyak hal, dan itulah inti dari ciri orang yang lebih suka meeting online daripada tatap muka menurut psikologi.
Di era kerja jarak jauh, cara seseorang memilih saluran komunikasi bukan sekadar soal praktis, melainkan juga cerminan kepribadian dan cara mengelola emosi. Dilansir dari ScienceDirect, individu dengan kecemasan sosial dilaporkan lebih memilih komunikasi daring dibandingkan tatap muka.
Lewat ulasan ringkas ini, Anda akan mengenali ciri orang yang lebih suka meeting online daripada tatap muka menurut psikologi beserta alasan di baliknya. Tujuannya sederhana, yaitu supaya Anda bisa membaca gaya kerja rekan maupun diri sendiri dengan lebih bijak.
Advertisement
Apa Itu Kecenderungan Lebih Suka Meeting Online Menurut Psikologi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3621178/original/095502200_1635908165-asia-businesspeople-using-laptop-talk-colleagues-discussing-business-brainstorm-about-plan-video-call-meeting-new-normal-office_7861-3178.jpg)
Secara sederhana, preferensi ini menggambarkan kecenderungan seseorang yang merasa lebih nyaman dan efektif saat berkomunikasi melalui layar dibandingkan bertemu langsung. Dalam psikologi komunikasi, setiap saluran komunikasi memiliki tingkat kekayaan yang berbeda dalam menyampaikan pesan.
Mengacu pada riset yang dipublikasikan di jurnal Frontiers in Psychology, komunikasi tatap muka kerap dianggap sebagai saluran yang paling kaya karena melibatkan pesan verbal dan isyarat nonverbal yang membantu membangun pemahaman. Sementara itu, video call dinilai paling mendekati interaksi tatap muka karena memungkinkan peserta menangkap banyak isyarat nonverbal. Menyalakan kamera juga dapat meningkatkan persepsi autentisitas, koneksi, dan kepercayaan antarpeserta.
Memahami preferensi ini membantu Anda menghindari penilaian terburu-buru, seperti menganggap seseorang antisosial hanya karena lebih memilih rapat daring. Misalnya, seorang rekan kerja mungkin justru lebih aktif menyampaikan ide saat rapat melalui aplikasi dibandingkan ketika berada di ruang rapat yang ramai.
Advertisement
Ciri Orang yang Lebih Suka Meeting Online Daripada Tatap Muka Menurut Psikologi
Ciri pertama yang menonjol adalah kecenderungan untuk berpikir sebelum berbicara. Mengutip Psychology Today, banyak individu introvert lebih nyaman mengolah pikiran terlebih dahulu dan menyampaikan gagasan secara tertulis. Karena itu, mereka dapat lebih leluasa berpartisipasi dalam rapat virtual melalui fitur seperti tombol angkat tangan dan kolom chat.
Ciri berikutnya adalah keinginan untuk memiliki kendali lebih besar atas cara menampilkan diri. Sebagian orang merasa terbebani ketika terus-menerus menyadari bahwa wajah dan ekspresinya sedang diperhatikan orang lain. Dalam situasi ini, format daring dapat terasa lebih nyaman karena memberi ruang untuk mengatur waktu dan cara merespons selama rapat berlangsung.
Selain itu, mereka cenderung menghargai efisiensi dan waktu. Rapat daring memungkinkan mereka berdiskusi tanpa harus menghabiskan waktu untuk perjalanan. Kecenderungan ini juga mendapat perhatian dalam dunia kerja modern. Dikutip dari Fast Company, Shana Simmons, seorang manajer yang kerap memimpin rapat virtual, menyatakan, "Saya melihat para introvert benar-benar bersinar pada masa ini."
Ciri lainnya adalah kemampuan mengatur kenyamanan emosional saat berkomunikasi. Bagi sebagian orang, layar memberikan jarak psikologis yang membantu mereka merasa lebih tenang ketika membahas topik sensitif. Preferensi ini bukan berarti mereka menghindari kedekatan dengan orang lain, melainkan lebih memilih situasi komunikasi yang membuat mereka nyaman dalam menyampaikan pikiran dan perasaan.
Mengapa Sebagian Orang Merasa Lebih Nyaman dengan Meeting Online
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4860123/original/070445500_1718097427-man-597178_1280.jpg)
Alasan pertama berkaitan dengan efisiensi. Berdasarkan survei terhadap lebih dari 2.000 pekerja dewasa di Inggris, rapat daring dinilai lebih efisien untuk kelompok kecil yang terdiri dari 2 hingga 4 orang. Sebaliknya, pertemuan tatap muka lebih disukai untuk kelompok besar dengan 10 orang atau lebih. Survei yang sama juga menemukan bahwa perempuan dan karyawan dengan tingkat pendidikan lebih tinggi cenderung menilai rapat daring relatif lebih efisien.
Alasan kedua adalah kenyamanan psikologis. Bagi sebagian orang, berkomunikasi tanpa harus bertemu langsung dapat mengurangi tekanan sosial dan rasa lelah setelah rapat. Misalnya, Anda bisa mengikuti rapat dari ruangan yang tenang, menyiapkan catatan terlebih dahulu, lalu menyampaikan pendapat tanpa harus bersaing dengan peserta lain yang lebih dominan dalam percakapan.
Advertisement
Apa Kata Riset Psikologi soal Meeting Online dan Tatap Muka
Riset menunjukkan bahwa rapat daring memiliki manfaat sekaligus keterbatasan. Psikolog dari Universitas Brigham Young (BYU) menjelaskan bahwa bagi orang dengan gangguan pendengaran maupun mereka yang pemalu, rapat online dapat mendorong partisipasi yang lebih besar. Format ini juga berpotensi mengurangi groupthink, yaitu kecenderungan kelompok untuk mengutamakan kesepakatan bersama daripada mempertimbangkan pandangan yang berbeda, karena peserta merasa lebih leluasa menyampaikan pendapat.
Namun, ketika panggilan video dan rapat daring menjadi sarana komunikasi utama, ada aspek interaksi yang berkurang, yakni kehadiran fisik secara langsung. Padahal, isyarat wajah yang halus, keselarasan ritme percakapan, dan momen spontan saat bertemu dapat membantu membangun kedekatan antarpeserta.
Temuan lain berkaitan dengan cara seseorang menilai lawan bicaranya. Peneliti menemukan bahwa dalam berbagai medium komunikasi virtual, orang cenderung meremehkan seberapa besar lawan bicaranya menyukai mereka. Fenomena ini dikenal sebagai liking gap. Dikutip dari UC Santa Cruz, Vanessa Oviedo, pemimpin riset tersebut, menyatakan, "Temuan ini mendukung teori bahwa proses membangun hubungan ikut beradaptasi dengan format komunikasi virtual."
Meski demikian, kualitas interaksi dalam rapat daring tetap dapat ditingkatkan. Riset yang sama menemukan bahwa meluangkan waktu untuk mengobrol ringan sebelum atau selama rapat virtual dapat membuat interaksi terasa lebih menyenangkan sekaligus meningkatkan keinginan peserta untuk terus terlibat dalam percakapan.
Sisi Lain yang Perlu Kamu Perhatikan dari Preferensi Meeting Online
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4674184/original/034281600_1701745515-businesswoman-corporate-suit-writes-down-smth-works-ideas-notebook-sits-outside-city-cen_1_.jpg)
Meski terasa nyaman, meeting online tetap memiliki keterbatasan yang perlu dipahami. Mengutip laporan WeWork, survei Forbes menemukan bahwa 84 persen eksekutif lebih menyukai pertemuan tatap muka karena dinilai mampu membangun relasi bisnis yang lebih kuat dan bermakna. Konferensi video juga dianggap belum sepenuhnya dapat menggantikan interaksi langsung karena sejumlah isyarat nonverbal, termasuk bahasa tubuh, tidak tersampaikan secara utuh.
Aspek emosional dalam komunikasi juga tidak boleh diabaikan. Oleh karena itu, kecenderungan menyukai meeting online sebaiknya dipahami sebagai preferensi komunikasi, bukan label yang melekat secara mutlak pada seseorang. Orang yang sama tetap bisa memilih pertemuan tatap muka ketika harus membahas persoalan yang lebih personal, sensitif, atau melibatkan emosi.
Advertisement
Tips Menyeimbangkan Meeting Online dan Tatap Muka
Langkah pertama adalah memahami konteks rapat. Untuk diskusi singkat dalam kelompok kecil, rapat daring bisa menjadi pilihan yang efisien. Sementara itu, pembahasan sensitif, sesi brainstorming dalam kelompok besar, atau upaya mempererat relasi sering kali lebih optimal dilakukan secara tatap muka. Karena itu, tidak perlu memaksakan satu metode komunikasi untuk semua situasi.
Langkah kedua, ciptakan suasana rapat daring yang lebih hangat dan interaktif. Luangkan satu hingga dua menit untuk menyapa dan mengobrol ringan sebelum memulai agenda. Nyalakan kamera jika memungkinkan dan beri kesempatan kepada peserta yang lebih pendiam untuk menyampaikan gagasan melalui kolom chat. Dikutip dari Hive, Suresh Kumar, CTO Walmart, menyatakan, "Rapat kini lebih inklusif bagi semua orang tanpa memandang lokasi, jenjang, atau perbedaan lain."
Pada akhirnya, memahami ciri orang yang lebih suka meeting online daripada tatap muka menurut psikologi bukanlah soal menentukan metode komunikasi yang paling benar. Setiap cara memiliki kelebihan dan keterbatasan masing-masing. Kuncinya adalah menyeimbangkan kenyamanan pribadi dengan kebutuhan membangun hubungan yang baik. Dengan begitu, kolaborasi dapat berjalan lebih produktif tanpa mengesampingkan aspek kemanusiaan dalam interaksi.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Ciri Orang yang Lebih Suka Meeting Online Menurut Psikologi
Apakah orang yang lebih suka meeting online selalu berarti mereka antisosial?
Tidak. Dalam psikologi komunikasi, preferensi ini bukan tanda antisosial, melainkan cara seseorang mengelola energi mental dan kenyamanan emosional. Banyak orang lebih memilih rapat daring karena format ini memberikan kendali lebih besar atas cara menampilkan diri, mengurangi kecemasan sosial, dan memberikan waktu untuk berpikir sebelum berbicara. Melalui fitur seperti kolom teks atau tombol angkat tangan, mereka justru bisa berpartisipasi dengan jauh lebih aktif dan menyampaikan ide terbaiknya.
Bagaimana cara membuat meeting online tetap terasa inklusif bagi semua tipe kepribadian?
Kuncinya adalah menciptakan suasana digital yang hangat dan ramah terhadap berbagai gaya kerja dengan menerapkan beberapa langkah praktis. Anda bisa meluangkan waktu 1 hingga 2 menit di awal rapat untuk mengobrol ringan agar interaksi terasa lebih menyenangkan sekaligus mencairkan suasana. Selain itu, menyalakan kamera jika memungkinkan sangat membantu untuk membangun rasa percaya dan koneksi antarpeserta, sembari tetap memberi kesempatan kepada peserta yang lebih pendiam atau pemalu untuk menyampaikan gagasan mereka melalui fitur kolom chat.
Kapan waktu terbaik untuk memilih meeting online dan kapan harus tatap muka?
Pemilihan saluran komunikasi sebaiknya disesuaikan dengan konteks pembahasan dan jumlah peserta yang terlibat dalam rapat. Rapat daring terbukti sangat efektif dan efisien untuk diskusi singkat, koordinasi rutin, serta rapat kelompok kecil yang hanya terdiri dari 2 hingga 4 orang. Sebaliknya, pertemuan tatap muka jauh lebih optimal untuk sesi brainstorming kelompok besar berisi 10 orang atau lebih, upaya mempererat relasi bisnis, atau saat membahas persoalan penting yang bersifat personal, sensitif, serta melibatkan emosi mendalam yang membutuhkan isyarat nonverbal secara utuh.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364644/original/080112300_1791013312-IndonesiadangdutAwards2026Attire__ekotjandra_Hijab_stylist__suciaurelias_Makeup__riskymakeup__5_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569782/original/065699500_1777454729-Tugas__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3490146/original/023335400_1624374674-Chatbot_WA_Cek_Fakta3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324489/original/034633400_1786708826-cek_fakta_balik_nama.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3973263/original/092730600_1648089120-pexels-artem-podrez-4492135.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358139/original/081198800_1790324442-01M3B1F0W2RWC9XWT03ANPDDAN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375646/original/021544300_1792202998-d39bfd5a-64ba-430c-bd1a-7bd911df8620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365617/original/042955600_1791187258-01M45DMPJ8VXV3PRP9N1AFM78Z.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3910730/original/083515700_1642751767-jon-tyson-rbz1hVh7_LM-unsplash_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372376/original/079614000_1791878107-2149893752.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4574795/original/070414000_1694659547-cake-with-party-hat-present.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5422348/original/023664100_1763979617-pexels-ron-lach-9463866.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375259/original/005444700_1792137238-17106.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5247809/original/037558600_1749545540-medium-shot-anxious-woman-laying-bed-with-smartphone.jpg)