Sukses

Konsumsi 5 Makanan Ini untuk Melawan Peradangan yang Berlebihan

Memahami hubungan antara pola makan dan peradangan berlebihan dapat membantu tubuh Anda untuk tetap sehat

Liputan6.com, Jakarta Peradangan adalah bagian penting dari sistem pertahanan tubuh Anda untuk melawan penyusup asing masuk ke dalam tubuh Anda.

Peradangan tersebut terjadi saat sistem kekebalan tubuh mengirimkan sel-sel inflamasi untuk melawan infeksi dan racun. Tanda-tanda umum peradangan meliputi nyeri ringan, bengkak, dan gejala seperti demam.

Seorang dokter dan Chief Medical Officer di St. Bernardine Medical Center, San Bernardino, California bernama Charlie Abraham, MD, MBA, CHCQM, FACP menjelaskan bahwa peradangan juga merupakan proses yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh kita, sekaligus menghilangkan sumber penyakit.

Tetapi, peradangan yang berlangsung dalam jumlah besar atau dalam jangka waktu lama (kronis) dapat membahayakan dan mengakibatkan masalah kesehatan serius seperti kanker, penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan penyakit ginjal.

Dr. Charlie menekankan perlunya mengendalikan peradangan berlebihan ini, baik yang terjadi secara akut maupun kronis.

Bagaimana Makanan Dapat Melawan Peradangan?

Pola makan kita memiliki dampak besar pada kesehatan secara keseluruhan. Beberapa makanan mengandung nutrisi penting, termasuk antioksidan, yang membantu melawan radikal bebas dan mengurangi peradangan dalam tubuh.

Namun, konsumsi berlebihan daging merah, gula, makanan olahan, gandum, gorengan, soda, dan pilihan makanan tidak sehat lainnya dapat memperburuk peradangan.

Sayangnya, pola makan kebanyakan orang cenderung mengonsumsi makanan pro-inflamasi lebih banyak daripada makanan anti-inflamasi.

Dengan membuat pilihan makanan yang lebih sehat, kita dapat mengendalikan kesehatan kita dan melawan peradangan.

Dan berikut ialah rekomendasi dari Dr. Charlie terkait makanan terbaik untuk melawan peradangan yang berlebihan, melansir dari Best Life, Rabu (05/06/2024).

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 6 halaman

1. Makanan yang mengandung asam lemak omega-3

Asam lemak omega-3 dikenal dengan khasiatnya yang menyehatkan dan juga dapat menjadi obat bagi orang yang sedang berjuang melawan peradangan kronis.

“Diet yang kaya akan asam lemak omega-3, seperti ikan, kacang-kacangan, dan biji-bijian, harus dipertimbangkan ketika Anda menghadapi keadaan peradangan yang tinggi,” kata Dr. Charlie

Ia juga menjelaskan bawa teori utamanya adalah bahwa mereka mengubah struktur membran sel, yang pada gilirannya dapat meningkatkan gen yang mengatasi peradangan.

3 dari 6 halaman

2. Buah-buahan (terutama buah beri)

Buah-buahan merupakan sumber anti-inflamasi yang menyegarkan dan lezat karena kandungan vitamin C, antioksidan, dan mineral penting lainnya.

Vitamin C, sebagai antioksidan, membantu meredakan peradangan, dan buah beri khususnya sangat bermanfaat karena mengandung antioksidan dan serat dalam jumlah besar.

Serat tersebut juga penting untuk kesehatan usus, membantu pertumbuhan bakteri baik yang membentuk lapisan pelindung di dalam usus dan mencegah zat-zat inflamasi diserap ke dalam tubuh.

4 dari 6 halaman

3. Sayuran hijau

Mengonsumsi beragam sayuran berdaun hijau (seperti kangkung, bayam, kubis, romaine, dan banyak lagi) adalah cara terbaik lainnya untuk melawan peradangan secara alami karena makanan ini mengandung banyak nutrisi dan antioksidan.

“Warna-warna sayuran hijau tersebut adalah fitokimia yang dapat membantu melindungi sel-sel tubuh Anda dari radikal bebas yang menjadi salah satu penyebab peradangan dan bahkan dapat merusak DNA Anda,” ucap Dr. Charlie

Ia juga menjelaskan bahwa sayuran berdaun hijau bekerja dengan cara membuang produk sampingan yang tidak diinginkan dari sel, hal tersebut tentunya dapat membantu melawan peradangan.

5 dari 6 halaman

4. Kunyit

Bumbu dan rempah-rempah tertentu seperti kunyit dapat membantu mengurangi peradangan.

“Kunyit mengandung zat senyawa kurkumin, yang dikenal dengan sifat antioksidan dan anti-inflamasi. Pada dasarnya, kunyit membantu mengurangi mediator inflamasi,” ucap Dr. Charlie

Inilah salah satu alasan mengapa teh kunyit dan suplemen kunyit sangat populer akhir-akhir ini di kalangan masyarakat.

6 dari 6 halaman

5. Teh hijau

Dr. Charlie mencatat bahwa teh hijau memiliki konsentrasi antioksidan tertinggi di antara minuman lainnya. Konsumsi teh hijau juga telah dikaitkan dengan risiko lebih rendah terhadap penyakit kronis seperti penyakit jantung dan diabetes.

Dengan mengonsumsi semua makanan sehat ini secara teratur, Anda dapat membantu mencegah peradangan berlebihan dalam tubuh dan melindungi diri dari masalah kesehatan serius di masa depan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.