Sukses

Top 3: Zodiak yang Berani Memutus Hubungan dengan Orang Toxic

Artikel tentang 4 zodiak ini suka memutus hubungan dengan orang toxic menjadi yang terpopuler di kanal Citizen6-Liputan6.com.

Liputan6.com, Jakarta - Dalam rumitnya hubungan, sangatlah penting untuk dikelilingi oleh orang-orang yang menyemangati dan mendukung kita. Namun, orang-orang beracun atau toxic bisa mengganggu kedamaian kita dan pertumbuhan pribadi kita. 

Zodiak tertentu memiliki kekuatan dan tekad untuk mengenali toksisitas dan memutuskan hubungan dengan individu yang beracun tanpa menyesal. 

Penasaran siapa saja mereka? Ini dia zodiak yang menyingkirkan orang-orang toxic dari kehidupannya dengan keberanian dan keyakinan, seperti melansir dari The Signature Beauty Box, Kamis (30/5/2024). 

Cancer 

Cancer yang dilambangkan dengan kepiting dikenal dengan intuisi yang kuat dan naluri melindungi. Ketika berbicara mengenai hubungan yang beracun, pemilik zodiak ini memercayai insting mereka dan mengenali tanda bahaya sejak dini. 

Dengan tekad yang tak tergoyahkan, mereka memutuskan hubungan dengan individu-individu beracun untuk menjaga kesejahteraan emosionalnya dan menciptakan lingkungan yang membina bagi diri mereka sendiri dan orang-orang yang mereka cintai.

Artikel tentang 4 zodiak ini suka memutus hubungan dengan orang toxic menjadi yang terpopuler di kanal Citizen6-Liputan6.com. Disusul dengan artikel tentang aksi Taeyong, Renjun dan WinWin dukung Palestina di tengah kolaborasi NCT dengan Starbucks.

Sementara itu artikel terpopuler ketiga tentang 5 cara mengatasi overthinking, biar hidupmu lebih tenang dan produktif.

Berikut Top 3 Citizen6:

1. Berani, 4 Zodiak Ini Suka Memutus Hubungan dengan Orang Toxic

Leo 

Leo memancarkan kepercayaan dan keyakinan diri. Namun, mereka juga sangat sadar akan nilai diri mereka dan menolak menoleransi perlakuan buruk dari orang lain.

Leo dengan berani menetapkan batasan dan menghadapi perilaku beracun secara langsung, menolak untuk mengkompromikan harga diri demi menjaga hubungan yang tidak sehat. Mereka memprioritaskan kebahagiaan dan kesejahteraan mereka di atas segalanya.

Selengkapnya...

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 3 halaman

2. Aksi Taeyong, Renjun dan WinWin Dukung Palestina di Tengah Kolaborasi NCT dengan Starbucks

Memanasnya aksi Israel terhadap Palestina di Rafah membuat hampir seluruh orang di dunia ini menunjukkan aksi solidaritas mereka lewat media sosial. Salah satu yang dilakukan adalah ajakan untuk memboikot seluruh produk yang terafiliasi dengan Israel.

Bersama McDonald dan Unilever, Starbucks turut menjadi brand yang masuk dalam daftar utama boikot. Namun di sisi lain, boy group asal Korea, NCT, belum lama ini justru mengumumkan kolaborasi mereka dengan Starbucks. Berita ini tentu membuat banyak penggemar NCT--NCTzen kecewa, termasuk penggemar dari Indonesia.

Namun baru-baru ini, NCTzen kembali dihebohkan dengan beberapa member NCT yang justru berani menunjukkan pandangan mereka. Dalam hal ini Taeyong, Renjun, hingga WinWin NCT terlihat mengerti dengan situasi yang terjadi serta mendengarkan perkataan para penggemarnya.

Statemen pertama mengenai isu ini keluar dari leader group mereka, yaitu Taeyong. Meskipun saat ini tengah menjalani wajib militer sehingga sedang tidak aktif dengan NCT, unggahan Taeyong seketika viral dan menjadi trending topic di X---yang sebelumnya Twitter.

Diunggah di Instagram story pribadinya, Taeyong hanya menuliskan kata “Boycott” dengan latar belakang hitam. Penggemar yang melihat unggahan ini langsung menduga bahwa kata tersebut ditujukan untuk Starbucks yang saat ini sedang melakukan kolaborasi dengan grupnya.

Sayangnya unggahan tersebut dihapus setelah sekitar 20 menit tayang. Biar pun begitu, sudah banyak penggemar yang melihat serta meng-screenshot dan membuatnya menjadi viral.

Selengkapnya...

3 dari 3 halaman

3. 5 Cara Mengatasi Overthinking, Biar Hidupmu Lebih Tenang dan Produktif

Berpikir berlebihan atau overthinking bisa sangat berbahaya dan berdampak negatif pada individu dalam berbagai cara. Hal ini bisa melemahkan kepercayaan diri, merusak harga diri, membuat hubungan menjadi tegang dan berdampak buruk pada kesehatan mental.

Selain itu juga berdampak pada kesehatan fisik dengan mengurangi nafsu makan dan kesehatan usus, sehingga membuat Anda melemah baik secara fisik maupun emosional.

 Beban ini membuat kita sulit menikmati hidup dan bersenang-senang, merasa berkewajiban untuk mengkhawatirkan hal-hal yang tidak perlu. Selain itu, hal ini bisa menjadi kebiasaan, menyebabkan Anda terobsesi dengan segala hal mulai dari hal kecil hingga hal besar, dengan sengaja mencari hal-hal negatif untuk dijadikan fokus.

Ini benar-benar menghilangkan kedamaian dari hidupmu, sehingga sangat penting untuk melawan dan mengatasinya. Untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik, bebas dari pikiran negatif, kekhawatiran berlebihan, kecemasan, dan berpikir berlebihan, strategi efektif seperti menetapkan batasan waktu khawatir dan terlibat dalam pengembangan diri sangatlah penting. 

Berikut ini beberapa cara untuk berhenti berpikir berlebihan dan khawatir terus-menerus yang bisa Anda praktikkan, seperti melansir dari Times of India, Jumat (31/5/2024).

Selengkapnya...

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.