Sukses

Hair Printing Jadi Tren Baru Mempercantik Rambut, Berminat Coba?

Liputan6.com, Barcelona - Sebagian besar wanita sudah tak asing dengan pewarnaan rambut. Namun, kini ada sebuah teknik baru untuk mempercantik rambut, yaitu dengan hair printing. Teknik ini nampaknya belum begitu familiar di telinga Anda.

Seorang penata rambut asal Barcelona, Alexis Ferrer, telah menghabiskan waktu bertahun-tahun mengembangkan teknik yang memungkinkannya mencetak desain warna-warni secara digital ke rambut manusia.

Melansir dari Oddity Central, Senin (12/4/2021), Ferrer mulai bereksperimen dengan hair printing pada tahun 2012, setelah diminta oleh merek perawatan rambut Wella Professionals untuk menginterpretasikan koleksi di International Trend Vision Awards tahun itu.

Tujuannya adalah untuk berinovasi dengan teknik yang biasanya tidak digunakan dalam penataan rambut. Upaya pertama Ferrer berhasil mendapatkan banyak perhatian di dunia mode, dan sejak saat itu ia terus menyempurnakan teknik pencetakan rambut tersebut.

2 dari 4 halaman

Percobaan Pertama

Percobaan pertama Ferrer dalam hair printing membuatnya membuat ekstensi rambut pirang dengan wajah protagonis wanita dari film horor klasik seperti The Shining atau Hitchcock’s Psycho tercetak di atasnya.

Para model diarak dengan rambut menutupi wajah mereka dan ekstensi dipasang dengan jaring agar rambut dapat beradaptasi dengan gerakan model.

Kemudian, pada 2017, untuk 080 Barcelona Fashion Week, Ferrer bekerja sama dengan desainer Txell Miras, pada koleksi yang terinspirasi dari kontainer pengiriman dan nelayan.

Kali ini, dia mencetak foto potret nelayan berjanggut pada ekstensi rambut panjang, yang merupakan pertama di dunia tata rambut.

3 dari 4 halaman

Menjadi Sebuah Tantangan

Kemudian, awal tahun ini Ferrer memamerkan versi terbaru dari teknik hair printing, yang sekarang memungkinkannya untuk memiliki desain warna-warni dan hidup yang dicetak secara digital pada rambut manusia.

Meski prosesnya tidak terungkap, penata rambut menggambarkannya sebagai kombinasi gaya artisanal yang dicampur dengan teknologi.

“Saya harus mengakui bahwa kesan pertama pada rambut adalah sebuah tantangan. Butuh dua bulan untuk mendapatkan hasil yang bagus dengan definisi tinggi… Mencampur teknologi dengan pengetahuan kami tentang kerajinan telah memungkinkan kami untuk menciptakan kembali pola-pola indah pada rambut," kata Ferrer dalam wawancara dengan INFRINGE.

Koleksi terbaru desain cetak rambutnya, yang disebut 'La Favourite', terinspirasi oleh kain terbaik untuk borjuasi Prancis selama abad XVIII dan menampilkan berbagai motif gaya Barok, seperti peony warna-warni, kupu-kupu, dan burung. 

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: