Sukses

Manfaat Ajaib Daun Mangga Obati Diabetes, Patut Dicoba

Liputan6.com, Jakarta - Saking banyaknya penderita diabetes di Indonesia, penyakit ini menjadi salah satu penyakit yang dianggap "wajar" oleh banyak orang di Indonesia. Malahan, data dari Kementerian Kesehatan mengungkapkan bahwa jumlah penderita diabetes di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Tak heran, komplikasi diabetes menjadi penyebab kematian nomor tiga terbanyak di Indonesia.

Jika Anda terbiasa mengonsumsi obat-obatan herbal dalam mengatur diet diabetes, pernahkah Anda mendengar manfaat daun mangga terhadap hal tersebut?

Sebuah studi 2010 oleh KA Shah, MB Patel, RJ Patel, dan PK Parmar menjelaskan "Menurut Ayurveda (Sistem pengobatan dengan akar sejarah di anak benua India), pohon mangga memiliki sifat obat yang bervariasi dikaitkan dengan bagian yang berbeda."

Penelitian juga menyimpulkan bahwa daun mangga memiliki sifat antidiabetes, anti-oksidan, anti-virus, kardiotonik, hipotensi, serta anti-inflamasi. Tentunya, diperlukan penelitian tambahan dan studi lebih lanjut untuk mengkonfirmasi temuan awal yang mendorong, serta meliputi penurunan tekanan darah, dan manajemen diabetes.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Melansir dari Shared.com, penelitian yang sama juga menemukan bahwa hewan yang diberi ekstra daun mangga menyerap lebih sedikit glukosa melalui saluran pencernaan mereka. Ini sekaligus menurunkan kadar gula darah mereka.

Daun mangga, khususnya daun muda, mengandung flavonoid atau anti-oksidan yang ditemukan oleh banyak orang untuk menjadi efektif dalam mengobati diabetes pada tahap awal. Daun mangga mengandung senyawa yang disebut taraxerol 3-beta dan ekstrak etil asetat yang merangsang sintesis glikogen.

Beberapa orang sering mengonsumsi daun mangga dalam bentuk bubuk atau dalam bentuk infus. Mereka juga menemukan teh daun mangga membantu mengurangi gejala diabetes.

Jika Anda ingin membuatnya sendiri, Anda dapat membeli daun mangga segar secara online atau di pasar organik. Kemudian, taruh daun di dalam air semalaman. Pada pagi harinya, saring daunnya kemudian minum airnya. Anda dapat mengonsumsinya panas atau dingin.

Artikel Selanjutnya
Wanita Lesbian dan Biseksual Berisiko Tinggi Kena Penyakit Jantung
Artikel Selanjutnya
Orangtua, Waspadai Gejala Anak Terkena Diabetes