Ragam Hoaks Catut Profesi Guru, Simak Faktanya

Profesi guru tidak luput dari sasaran berita hoaks yang beredar di media sosial.

Diterbitkan 26 Januari 2026, 16:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Profesi guru tidak luput dari berita hoaks yang beredar di media sosial. Terbaru, muncul postingan klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan insentif untuk semua guru pada 2026.

Link tersebut mengarah ke halaman yang meminta data pribadi seperti nama dan nomor Telegram.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pun mengimbau masyarakat mewaspadai laman-laman palsu yang berujung pada pencurian data pribadi.

Berikut ragam hoaks yang mencatut profesi guru yang beredar di medsos: 

1. Cek Fakta: Tidak Benar Tautan Pendaftaran Bantuan Insentif untuk Guru 2026

Beredar di media sosial postingan klaim link pendaftaran bantuan insentif untuk semua guru pada 2026. Postingan itu beredar di salah satu akun Facebook pada 20 Januari 2026.

Berikut isi unggahannya:

"Pendaftaran Online

Program Bantuan Insentif Untuk Semua Guru* ASN/PNS & INFO TASPEN (PENSIUNAN)

Pemerintah kembali menyalurkan bantuan INSENTIF GURU ASN, PNS, senilai 21.000.0000 raih peluan di tahun 2026 !

DAPATKAN SEKARANG

kuota cepat penuh setiap gelombang

INFO SELENGKAPNYA BURUAN DAFTAR ONLINE 👇👇👇"

Unggahan disertai menu pendaftaran, yang jika diklik akan mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama hingga nomor Telegram.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran bantuan insentif untuk semua guru pada 2026? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

2. Cek Fakta: Tidak Benar Ini Link Pendaftaran Seleksi PPPK Jabatan Fungsional Guru Sekolah Rakyat

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran seleksi PPPK jabatan fungsional Guru Sekolah Rakyat, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 26 September 2025.

Klaim link pendaftaran seleksi PPPK jabatan fungsional Guru Sekolah Rakyat berupa tulisan sebagai berikut.

"Kemensos resmi membuka Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Jabatan Fungsional Guru Sekolah Rakyat Tahap II Tahun Anggaran 2025.

Daftar sekarang!"

Dalam unggahan tersebut terdapat menu 'daftar sekarang'. Jika menu tersebut diklik akan muncul link berikut.

"https://daftarkandirimusekarang.biz.id/web/a/?fbclid=IwY2xjawNNZ5ZleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFvTkJaWnlrWUJ0UVcxN3dBAR4RaY0BasjfXNVYFJmfUgupuHG-v6CiNB5d7xkA6mXObtiUdnSOthFWdon1cA_aem_sGIJHML3UtgJbRziVGfaAg"

Link tersebut mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital yang meminta sejumlah identitas, seperti nama sesuai KTP dan nomor Telegram aktif.

Benarkah klaim link pendaftaran seleksi PPPK jabatan fungsional Guru Sekolah Rakyat? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

3. Cek Fakta: Tidak Benar Foto Ponpes Alquran Kebakaran, 26 Santri dan Guru Meninggal Dunia

Sebuah foto yang diklaim pondok pesantren (ponpes) Alquran terbakar hingga menyebabkan 26 santri dan guru meninggal dunia beredar di media sosial.

Foto tersebut disebarkan situs info-sekilas.net dengan judul artikel "Innalillahi Wa Inna Ilaikhi Raji'un Mohon Bantuan Dan Do'anya Pesantren Alquran Terba4kar, 26 Santri Dan Dua Guru T3w4s Terp4ngg4ng" yang dimuat pada 29 Oktober 2021.

Dalam foto tersebut, terlihat bangunan gedung 3 lantai mengalami kebakaran. Tampak juga petugas pemadam tengah menyemprotkan air di titik api. Selain itu, terlihat juga asap hitam mengepul di lokasi kebekaran.

Foto tersebut kemudian dikaitkan dengan peristiwa ponpes Alquran kebakaran hingga mengakibatkan 26 santri dan guru meninggal dunia.

Benarkah foto tersebut menggambarkan peristiwa ponpes Alquran kebakaran hingga mengakibatkan 26 santri dan guru meninggal dunia? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.