Sukses

Marak Hoaks, Pejabat Kemenag Dituntut Lebih Responsif Jawab Aduan Masyarakat

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) menjadi salah satu lembaga yang kerap menjadi sasaran hoaks. Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas meminta jajarannya untuk merespons semua keluhan publik dan memberikan pelayanan prima sehingga dapat menangkal berita bohong dan hoaks.

Yaqut menyebut agama dan Kementerian Agama adalah isu yang cukup seksi untuk dijadikan sasaran pembuat hoaks.

Salah satu isu yang kerap menjadi bahan hoaks terkait Kementerian Agama adalah masalah Ibadah Haji. Beberapa hoaks menyebut uang dari dana haji sudah dipakai pemerintah hingga untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

"Menjawab pengaduan masyarakat saya harap menjadi refleks, seperti halnya juga menjawab berita hoaks, tanpa harus menunggu instruksi atau perintah" ujar Yaqut dilansir laman Kemenag.go.id.

"Salah satu pilar penting dari tegaknya negara Kesatuan Republik Indonesia ini ya isu-isu agama. Begitu agama runtuh, negara ini juga runtuh," katanya menambahkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.