Sukses

Gara-Gara Hoaks Soal Bom, Pesawat Malaysia Airlines Harus Mendarat Darurat di Bangladesh

Liputan6.com, Jakarta - Pesawat Malaysia Airlines melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Hazrat Shahjalal, Dhaka, Bangladesh Rabu (1/12/2021) malam. Ironisnya, pesawat itu harus mendarat darurat akibat hoaks yang menyebut ada bom dalam pesawat tersebut.

Pesawat itu mendapat ancaman melalui telepon yang menyebut ada bom sesaat setelah terbang. Pilot pun memutuskan untuk mendarat darurat dengan prosedur keamanan ketat dari pihak bandara.

Tentara, polisi, pemadam kebakaran hingga ambulans disiapkan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk pada pesawat yang mengangkut 135 orang itu.

Namun Direktur Eksekutif Bandara Grup Kapten AHM Touhid-ul Ahsan menjelaskan setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim bandara mulai dari penumpang hingga pesawat tidak ditemukan adanya bom atau bahan seperti bom di dalam pesawat.

"Informasi yang kami terima ada bom di pesawat Malaysia Airlines tampaknya tidak berdasar. Kami tidak menemukan apa-apa," ujar Ahsan dilansir The Hindu.

Setelah kejadian ini, petugas bandara mengatakan bahwa aktivitas bandara telah kembali normal. Para penumpang kembali melanjutkan penerbangan setelah tidak ditemukan apa-apa setelah dilakukan pemeriksaan.

(Penulis: Azarine Jovita Halim)

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 

2 dari 2 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.