Sukses

Deretan Foto Hoaks Sepekan: Uang Logam Baru Pecahan Rp 100 Ribu hingga Perubahan Wajah Akibat Swab Test

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah kabar hoaks masih beredar di media sosial selama sepekan terakhir. Beberapa di antaranya menyebar dalam bentuk foto.

Salah satunya foto yang diklaim uang logam baru pecahan Rp 100 ribu. Foto tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 24 September 2021.

Foto uang logam tersebut bertuliskan "SERATUS RIBU RUPIAH". Terdapat juga tulisan 2021 dan 2030 dan "BANK INDONESIA" dalam gambar tersebut.

"Mata Uang Baru yg di keluarkan oleh BI.....Seratus Ribu Rupiah"

"Mata uang receh baru kawan seratus ribu besuk kluar bi," tulis salah satu akun Facebook.

Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 3 kali direspons dan mendapat 9 komentar warganet.

Namun setelah ditelusuri, kabar tentang Bank Indonesia akan mengeluarkan uang logam baru pecahan Rp 100 ribu ternyata tidak benar alias hoaks.

Selain informasi Bank Indonesia akan mengeluarkan uang logam baru pecahan Rp 100 ribu, terdapat foto hoaks lainnya yang telah ditelusuri selama sepekan. Berikut rangkumannya.

 

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 

2 dari 3 halaman

Perubahan Wajah Akibat Swab Test

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim foto wajah akibat rutin swab test. Foto tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 16 Oktober 2021.

Unggahan tersebut menampilkan dua orang dengan lobang hidung yang lebih besar. Dalam foto tersebut terdapat tulisan "satu tahun setelah swab test".

"Akibat mau kemana mana wajib swap"

Foto tersebut diberi keterangan sebagai berikut:

"Ketika sudah terbiasa...#paksinsajahidungnya"

Setelah ditelusuri, klaim foto wajah setelah rutin swab test tidak benar.

Foto tersebut merupakan bagian dari film serial The Twilight Zone dan beredar sebelum adanya pandemi Covid-19.

Baca selengkapnya di tautan berikut ini.

3 dari 3 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.