Sukses

Sudah Tembus 200 Ribu Kasus, Ini 6 Mitos Nyeleneh Dipercaya Tangkal Virus Corona

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia belum keluar dari pandemi virus corona. Bahkan, hingga Kamis (10/9/2020), tercatat sudah 207 ribu kasus covid-19 di Indonesia.

Tercatat, sehari sebelumnya, ada tambahan 3.307 kasus virus corona di Indonesia. Ini menjadi angka tertinggi ketiga di Indonesia sejak terjangkit covid-19 pada 15 Maret lalu.

Namun, angka kesembuhan orang Indonesia dari wabah ini sudah sangat besar, yakni 145.200. Begitu data yang ada di situs resmi covid-19.go.id.

Kendati demikian, masih banyak mitos-mitos yang dipercaya bisa menyembuhkan pasien virus corona dan beredar di masyarakat. Apa saja mitos itu?

1. Mitos: Covid-19 bisa menyebar melalui gigitan nyamuk

Fakta: Covid-19 tidak disebarkan melalui gigitan nyamuk. Virus corona adalah virus pernafasan yang menyebar melalui droplet atau tetesan dan cipratan air kecil dari orang yang terinfeksi virus. Orang yang positif virus corona jika bersin atau batuk bisa menyebarkan virus tersebut ke orang lain.

 

2 dari 5 halaman

Mitos Kedua dan Ketiga

2. Mitos: Obat virus corona sudah ditemukan

Fakta: Hingga saat ini, belum ada obat atau terapi khusus untuk terbebas dari virus Corona. Ada beberapa obat khusus masih diteliti dan perlu dilakukan tes melalui percobaan klinis.

Orang yang terinveksi virus corona harus mendapatkan perawatan medis, terutam jika mereka pengalami gejala sesak napas. Pengobatan yang dilakukan sementara sekarang berdasar pada obat untuk flu musiman dan obat untuk sakit pernafasan, bahkan menggunakan ventilator oksigen.

3. Mitos: Virus corona mati di iklim panas.

Fakta: Sudah terbukti kalau virus corona bisa menyebar di seluruh area. Virus corona tidak mati pada udara panas atau dingin. Karena meski kita berada pada musim panas atau dingin tetapi suhu tubuh kita tetap antara 36 hingga 37 Celsius. Sekarang virus Corona telah menyebar ke penjuru dunia di lebih 200 negara dengan kondisi cuaca dan musim yang berbeda-beda.

 

3 dari 5 halaman

Mitos Keempat dan Kelima

4. Mitos: Banyak minum air mineral bisa mencegah terjangkit virus corona.

Fakta: Tidak ada bukti ilmiah tentang klaim minum ait bisa mencegah infeksi Covid-19. Yang benar adalah cukup minum bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh kamu. Air bisa membantu mengatur suhu tubuh.

Tubuh manusia perlu banyak air khususnya jika sedang dalam keadaan demam. Sering minum air adalah saran yang baik, meski air tidak bisa mencegah masuknya virus corona ke paru-paru.

5. Mitos: Pengering tangan bisa membunuh virus corona.

Hand Dryer tidak efektif membunuh virus Corona. Yang benar adalah agar terhindar dari virus corona, Anda harus selalu mencuci tangan dengan alkohol atau dengan sabun kemudian dibasuh dengan air yang mengalir. Setelah tangan bersih kemudian keringkan tangan dengan tisu atau pengering tangan.

 

4 dari 5 halaman

Mitos Keenam

6. Mitos: Mandi air hangat meminimalisir terpapar virus corona.

Mandi di air hangat tidak mengubah suhu tubuh Anda yang tetap berkisar antara 36 hingga 37,5 derajat Celsius. Menurut para ahli, untuk membunuh virus Corona, Anda harus mandi dengan suhu 60 derajat yang lebih panas daripada tempat mandi atau sauna di manapun.

5 dari 5 halaman

Tentang Cek Fakta

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.