Sukses

[Cek Fakta] UAS dan Habib Rotan Merapat ke Kediaman Prabowo? Ini Faktanya

Liputan6.com, Jakarta - Kabar tentang Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Habib Soleh Alaydrus atau Habib Rotan merapat ke kediaman capres nomor urut 02 Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan beredar di media sosial.

Kabar ini viral lewat sebuah gambar yang memperlihatkan UAS dan Habib Rotan tengah berjalan bersama. Dalam gambar itu, keduanya tampak didampingi sejumlah pria.

Gambar ini kemudian dikaitkan dengan kedatangan UAS dan Habib Rotan ke kediaman Prabowo, di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.

Misalnya seperti yang diunggah oleh akun facebook Eka Purwa Ningsih pada 22 Mei 2019. Akun ini juga menambahkan sebuah narasi dalam konten yang diunggahnya.

"Habib rotan sudah sampai dijakarta bersama UAS langsung menuju Karta negara. Habib Soleh Alaydrus Beliau panglima Poso dan ambonBeliau dari kota palu waktu kejadian di Poso tahun silam beliau lah yang garda terdepan umat Islam di Poso..Itulah ulama yang dibisikan UAS ke pak Prabowo kita lihat nanti apa yang akan dilakukan insya allah.allah maha adil dan bijaksanaItu belum diketahui karena belum mereka tanya.insya Allah doa beliau di ijabah Allah SWT amiin amiin ya robbal alamiin.jangan berhenti bermunajat demi tegak nya kejujuran dan keadilan untuk negri yang kita cintai. Nama lengkap beliau habib Soleh Alaydrus...kenpa disebut habib rotan karena tongkat beliau mampu bisa membuat musuh lari tunggang langgang..mungkin hanya segitu saja info dari saya.. Wallahu alam ni sawabHanya dengan sebatang rotan kejadian di Poso umat Islam di selamatkan dengan habib Soleh rotan karena wasilah beliau," tulis akun facebook Eka Purwa Ningsih.

Konten yang diunggah Eka Purwa Ningsih telah 25.260 kali dibagikan dan mendapat 22 ribu komentar warganet.

 

2 dari 4 halaman

Penelusuran Fakta

Dari penelusuran, kabar tentang UAS dan Habib Rotan yang disebut-sebut merapat ke kediaman Prabowo ternyata tidak benar.

Foto keduanya yang viral di medsos itu ternyata berasal dari akun instagram @portalmuslim. Akun itu mengunggah foto UAS dan Habib Rotan pada 27 September 2018 silam.

Selain itu, akun @portalmuslim memberikan penjelasan tentang foto yang diunggahnya tersebut.

"Ustadz Abdul Somad dikawal Habib Sholeh Rotan..Siapakah HABIB SHOLEH ROTAN???.Beliau adalah Habib Sholeh Alaydrus (Habib Sholeh Rotan) dari Poso. Kenapa disebut Habib Sholeh rotan?Karena beliau selalu membawa rotan dan bukan rotan biasa, rotan yang kalau dipukulkan ke orang, orang tersebut langsung mati. Bahkan dari jauh, belum terkena pukulan, langsung mati. Tatkala rotan direbut kaum musuh untuk diperiksa dan dibelah, ternyata gak ada apa-apa, hanya rotan biasa bentuknya

Tentang rotan tersebut, Habib Sholeh berkata, “Ini rotan gak ane isi senjata apa-apa, ane cuma isi rotan ane pake Ratib Al Haddad”. Dan memang begitulah, setiap hari beliau dan santrinya selalu mengamalkan Ratib Al Haddad. Berkat amalan tersebut dan izin dari Allah SWT, rotan tersebut kalau dipukulkan kepada musuh, tulang-tulang itu seperti remuk. Ada seorang mualaf yang menceritakan bahwa saat berperang melawan Habib Sholeh, mereka melihat ada pasukan kuda putih yang menyerang mereka mereka lari dan kabur kala itu sang mualaf masih beragama Nasrani, dan sang mualaf tersebut sekarang tinggal di desa Marowo Kab.Tojo Una-una

Beliau sebelum turun medan membaca Ratibul Haddad bersama santri, setelah itu beliau melingkari kota Poso dengan Wirid Sakran, pernah seketika beliau di kepung dalam suatu masjid akan tetapi mereka tak bisa memasuki masjid tersebut karena mereka tak melihat pintu, ada beberapa karomah beliau yang diceritakan oleh santrinya sendiri pada saat di Poso

Allahumma shalli a’la sayyidina Muhammad ❤️..#portalmuslim #beritaislam #uas," tulis akun @portalmuslim.

 

 
 
 
View this post on Instagram

Ustadz Abdul Somad dikawal Habib Sholeh Rotan . . Siapakah HABIB SHOLEH ROTAN??? . Beliau adalah Habib Sholeh Alaydrus (Habib Sholeh Rotan) dari Poso. Kenapa disebut Habib Sholeh rotan? Karena beliau selalu membawa rotan dan bukan rotan biasa, rotan yang kalau dipukulkan ke orang, orang tersebut langsung mati. Bahkan dari jauh, belum terkena pukulan, langsung mati. Tatkala rotan direbut kaum musuh untuk diperiksa dan dibelah, ternyata gak ada apa-apa, hanya rotan biasa bentuknya Tentang rotan tersebut, Habib Sholeh berkata, “Ini rotan gak ane isi senjata apa-apa, ane cuma isi rotan ane pake Ratib Al Haddad”. Dan memang begitulah, setiap hari beliau dan santrinya selalu mengamalkan Ratib Al Haddad. Berkat amalan tersebut dan izin dari Allah SWT, rotan tersebut kalau dipukulkan kepada musuh, tulang-tulang itu seperti remuk. Ada seorang mualaf yang menceritakan bahwa saat berperang melawan Habib Sholeh, mereka melihat ada pasukan kuda putih yang menyerang mereka mereka lari dan kabur kala itu sang mualaf masih beragama Nasrani, dan sang mualaf tersebut sekarang tinggal di desa Marowo Kab.Tojo Una-una Beliau sebelum turun medan membaca Ratibul Haddad bersama santri, setelah itu beliau melingkari kota Poso dengan Wirid Sakran, pernah seketika beliau di kepung dalam suatu masjid akan tetapi mereka tak bisa memasuki masjid tersebut karena mereka tak melihat pintu, ada beberapa karomah beliau yang diceritakan oleh santrinya sendiri pada saat di Poso Allahumma shalli a’la sayyidina Muhammad ❤️ . . #portalmuslim #beritaislam #uas

A post shared by CHANNEL YOUTUBE ⬇⬇⬇ (@portalmuslim) on

Bantahan

Humas majelis Dzikir Nuurul Khairaat Palu, Adhy Roba, menyatakan bahwa informasi yang beredar tersebut adalah hoaks dan tidak benar.

Adhy membenarkan jika Habib Sholeh berada di Jakarta tapi bukan untuk hadir di acara 22 Mei 2019.

"Habib memang ke Jakarta, tetapi bukan (terkait) agenda 22 Mei. Majelis pimpinan beliau tegas tidak pernah ikut-ikutan demo, tujuan utama beliau sebenarnya ke Bandung untuk bertemu dengan jamaah majelis dzikir Nuurul Khairaat cabang Bandung, sekaligus bertemu membahas masalah Huntara dan dan masjid yang belum di bangun oleh Madinah517 di Palu, Sigi, dan Donggala," kata Adhy Senin (20/5/2019), seperti dikutip dari turnbackhoax.id.

Berikut klarifikasi lengkap Majelis Dzikir Nuurul Khairaat Palu yang juga disebarkan di media sosial:

"Asalamualaikum wr. Wb.Tabe Kami, dari Majelis Dzikir Nuurul Khairaat ingin mengklarifikasi bahwa betul memang habib Sholeh Al Aydrus ( Habib Rotan) memang ke Jakakart, Tetapi Beliau bukan Mengikuti Agenda 22 mei, Majelis pimpinan beliau secara tegas tidak pernah ikut-ikutan Demo,Tujuan utama beliau sebenarnya ialah ke Bandung untuk bertemu dan Berkunjung dengan Jamaah Majelis Dzikir Nuurul Khairaat Cabang Bandung ,sekaligus untuk bertemu membahas masalah Huntara dan dan masjid yg belum di bangun oleh Madinah517 di Palu,Sigi dan Donggala, Mengenai foto yg beredar ini tidak seperti caption yg beredar.Foto yg beredar ini, Pimpinan Majelis Dzikir Nuurul khairaat sedang di daerah Cakung,Jakarta ketika menghadiri acara buka puasa,bukan untuk memimpin Aksi Demo.Sekali lagi kami dari Majelis Dzikir Nuurul Khairaat tidak ingin Pimpinan kami Di Fitnah…Sekali lagi jaga Persaudaraan….Tetap cinta tanah air…Mari bersatu Jaga NKRI

NB : Disampaikan Untuk Semua Anggota dan Jama’ah Majelis Harap Mengklarifikasi Foto yg telah BeredarInfo lebih jelas :085241440220

#MDNK517

#Satukomando

#Madinah517"

3 dari 4 halaman

Kesimpulan

Kabar tentang UAS dan Habib Rotan yang tiba di Kertanegara ternyata keliru. Foto itu merupakan dokumentasi ketika UAS berkunjung ke Palu.

Narasi yang dibangun oleh akun facebook Eka Purwa Ningsih tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.

4 dari 4 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama 66 media massa lainnya di seluruh dunia.

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi hoax yang tersebar di masyarakat.

Jika anda memiliki informasi seputar hoax yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Loading
Artikel Selanjutnya
TKN: Pertemuan JK-Prabowo Redakan Ketegangan dan Rekonsiliasi
Artikel Selanjutnya
Romahurmuziy: Negara Lain Akui Kemenangan Jokowi, Masa Kita Tidak