PSSI Kecam Serangan ke Bus EPA Persib Bandung, Yunus Nusi: Tidak Masuk Nalar

Personel media Persib mengalami kekerasan fisik usai insiden serangan.

Diterbitkan 12 Oktober 2026, 19:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PSSI mengecam keras kekerasan yang diterima tim Persib Bandung U18 usai mengikuti turnamen Elite Pro Academy (EPA) di Solo, Minggu (11/10/2026).

Dalam keterangan resminya, Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi menyayangkan, menyesalkan, dan prihatin atas dugaan penyerangan terhadap tim Persib U18 di Rest Area Batang KM 360, Jawa Tengah.

Insiden itu mengakibatkan seorang personel media Persib mengalami kekerasan fisik, sedangkan bus rombongan EPA Persib mengalami kerusakan, serta sejumlah koper milik ofisial dan pemain dijarah.

"PSSI menegaskan bahwa keselamatan seluruh insan sepak bola, termasuk suporter tim nasional maupun klub, harus menjadi prioritas. Sejalan dengan komitmen bersama FIFA, setiap orang yang datang untuk menonton sepak bola harus dapat pulang ke rumah dengan selamat,” kata Yunus dalam keterangan resmi PSSI.

"PSSI sangat prihatin dan ini sesuatu hal yang sulit masuk di nalar akal sehat karena kejadian ini pertama menimpa anak-anak pemain muda, yaitu Elite Pro Akademi Persib Bandung," tambah dia.

Sepak Bola Harus Beri Ruang Aman

Yunus mengatakan para pemain muda Persib tidak tahu apa-apa tentang rivalitas, karena mereka murni bermain bola dengan semangat untuk kepentingan pribadi dan kepentingan klub. Semangat mereka, tambah Yunus, harus dihargai oleh siapa pun.

"Ini sudah tidak masuk akal, apa yang dilakukan oleh mereka-mereka ini dengan begitu ganasnya melakukan tindakan kriminal," kata Yunus.

"PSSI akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengungkap, mencari, menangkap, serta memberikan sanksi yang seberat-beratnya,” sambungnya.

Yunus menilai sepak bola harus menjadi ruang aman bagi semua pihak. Setiap orang yang datang untuk menyaksikan pertandingan atau terlibat dalam kegiatan sepak bola harus dapat menjalankan aktivitasnya dan kembali ke rumah dengan selamat.

"Kami sangat menyayangkan. Sampai kapan ini akan berakhir kalau kita tidak saling sadar? Untuk apa kita melakukan hal-hal seperti itu?” kata Yunus.

 

Desak I.League dan Polisi Bertindak

PSSI meminta I.League dan klub terkait agar mengambil tindakan tegas atas kejadian itu. PSSI turut mendorong polisi agar mengusut secara menyeluruh guna mengungkap kronologi, mengidentifikasi pelaku, dan mempidanakan para pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Sekali lagi kami mohon kepada pihak kepolisian untuk memberikan hukuman yang berat, menangkap mereka-mereka ini, dan memberikan hukuman yang seberat-beratnya,” tegas Yunus Nusi.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Persija Desak Aparat Usut Tuntas Penyerangan Rombongan EPA Persib

Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) adalah induk organisasi yang bertanggung jawab penuh atas pengelolaan sepakbola Indonesia.
    PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) adalah induk organisasi yang bertanggung jawab penuh atas pengelolaan sepakbola Indonesia.
    PSSI
  • Persib Bandung adalah klub sepakbola asal Kota Bandung yang berjuluk Maung Bandung
    Persib Bandung adalah klub sepakbola asal Kota Bandung yang berjuluk Maung Bandung
    Persib Bandung
  • Persija Jakarta berdiri pada 28 November 1928. Persija merupakan klub kebanggaan masyarakat Jakarta.
    Persija Jakarta berdiri pada 28 November 1928. Persija merupakan klub kebanggaan masyarakat Jakarta.
    Persija Jakarta