Hansi Flick dan Tantangan Musim Kedua Barcelona: Selalu Sulit, Harus Bidik Puncak Eropa

Hansi Flick memasuki musim kedua di Barcelona dengan beban lebih besar. Bisakah ia mengatasi tantangan ala era Cruyff dan meneladani kesuksesan Rijkaard?

Diperbarui 15 Agustus 2025, 10:57 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Johan Cruyff pernah berkata, musim kedua seorang pelatih di klub adalah fase tersulit. Tekanan meningkat, ekspektasi melambung, namun ruang untuk kesalahan semakin kecil. Kini, Hansi Flick berada di titik itu bersama Barcelona.

Flick sukses membawa Barca meraih treble domestik di musim pertamanya. Namun, seperti era Frank Rijkaard dulu, musim kedua bisa jadi momen penentu apakah proyeknya akan naik level atau justru stagnan.

Dengan skuad yang lebih kuat, mental pemain yang solid, dan ambisi besar di Liga Champions, Barca tampak siap bersaing. Namun, tantangan seperti masalah defensif dan dinamika atmosfer tetap mengintai.

Bagaimana Flick mempersiapkan timnya? Apa saja yang harus diperbaiki? Dan bisakah Barca menjadi "paket lengkap" seperti era keemasan mereka?

Pelajaran dari Era Rijkaard: Pola Sukses yang Berulang?

Frank Rijkaard memulai era baru Barcelona pada 2003 dengan finis kedua di La Liga. Di musim keduanya, dengan tambahan pemain seperti Samuel Eto’o dan Deco, Barca meraih gelar domestik sebelum akhirnya menjuarai Liga Champions di 2005-06.

Kini, Flick menghadapi situasi serupa. Treble domestik di musim debut adalah modal kuat, tetapi musim kedua membutuhkan lebih dari sekadar konsistensi.

Skuadnya kini lebih matang, dengan tambahan Marcus Rashford dan Joan Garcia yang langsung memperkuat lini serang dan pertahanan.

Yang menarik, semangat tim terlihat lebih solid. Kekalahan dari Inter di semifinal Liga Champions masih membekas, dan itu menjadi motivasi tambahan. Flick tahu, seperti Rijkaard dulu, musim ini adalah kesempatan emas untuk membawa Barca kembali ke puncak Eropa.

Masalah Defensif: Tantangan Terbesar Flick Musim Ini

Statistik menunjukkan, Barcelona bukan tim dengan pertahanan terburuk musim lalu (39 gol kebobolan di La Liga). Namun, di momen krusial, seperti semifinal Liga Champions melawan Inter, mereka tampak rapuh. Bahkan, Benfica dan Dortmund sempat mencetak empat gol dalam satu laga.

Flick dikenal gemar memainkan garis pertahanan tinggi yang agresif. Tapi, dengan kepergian Inigo Martinez, pilar penting di lini belakang, Barca harus mencari solusi. Ronald Araujo dan Andreas Christensen diproyeksikan menjadi duo utama, meski keduanya masih perlu membuktikan konsistensi.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Flick juga berusaha memulihkan kepercayaan diri Araujo, yang sempat mengalami fase sulit musim lalu. Dengan pendekatan man-management-nya, pelatih asal Jerman ini berharap sang bek Uruguay bisa kembali ke performa terbaik.

Halaman
Show All
Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • La Liga adalah liga sepak bola divisi tertinggi yang ada di Spanyol.
    La Liga merupakan sebuah liga sepak bola divisi tertinggi yang ada di Spanyol.
    La Liga
  • Barcelona adalah salah satu klub besar dunia yang bermain di La Liga Spanyol
    FC Barcelona adalah klub sepak bola Spanyol yang dikenal dengan dominasinya di kompetisi domestik dan Eropa, serta memiliki sejarah panjang dalam pengembangan talenta muda dan strategi transfer yang dinamis.
    Barcelona
  • liputan6
    Hans-Dieter atau dikenal dengan nama Hansi Flick, adalah seorang mantan pemain, dan pelatih sepak bola yang melatih Tim nasional Jerman.
    Hansi Flick
  • Liga Spanyol