Liputan6.com, Jakarta Laga panas akan tersaji di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Senin (21/7/2025) malam, saat Timnas Indonesia U-23 menghadapi Malaysia U-23 dalam pertarungan terakhir Grup A Piala AFF U-23 2025.
Bagi Harimau Malaya Muda, pertandingan ini bukan sekadar duel biasa, melainkan pertarungan untuk memastikan tiket ke semifinal.
Di bawah komando pelatih Nafuzi Zain, skuad Malaysia datang dengan ambisi besar: meraih kemenangan di kandang lawan. Pelatih berusia 47 tahun ini bukanlah nama asing di dunia sepak bola Asia Tenggara.
Dari Legenda Lapangan ke Strategi di Pinggir Lapangan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5265197/original/087733000_1750917323-zain.jpeg)
Sebagai mantan pemain yang pernah membela klub-klub top Malaysia seperti Terengganu, Kedah, dan Kelantan, Nafuzi dikenal sebagai sosok yang paham betul dinamika sepak bola regional.
Karier Nafuzi Zain sebagai pemain dihiasi berbagai prestasi, termasuk gelar Piala Malaysia (2001) dan treble winner bersama Kedah (2007). Ia bahkan pernah menjadi bagian dari skuad Malaysia di Piala Dunia U-20 FIFA 1997.
Setelah gantung sepatu, ia beralih ke dunia kepelatihan pada 2011 dan perlahan membangun reputasi sebagai salah satu pelatih paling inovatif di Malaysia. Filosofi serangannya yang dinamai "Nafuzi Ball" oleh media setempat menjadi ciri khasnya.
Apa Itu Nafuzi Ball?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5265250/original/054535000_1750919104-nafuzi_z.jpeg)
Nafuzi Zain menerapkan gaya bermain ofensif yang mengandalkan umpan cepat dan mengalir untuk membelah pertahanan lawan. Timnya terbiasa memainkan kombinasi satu-dua sentuhan pendek untuk menciptakan peluang, sekaligus mempertahankan penguasaan bola.
Tak hanya itu, tim asuhannya juga menerapkan tekanan agresif segera setelah kehilangan bola di area lawan. Strategi high press ini dibarengi dengan eksploitasi ruang melalui pergerakan dinamis pemain, menciptakan ancaman serangan dari berbagai sudut.
Taktik ini sukses membawa Terengganu menjadi tim paling menghibur di Liga Super Malaysia (2019-2022) dan mengantarkan Kedah Darul Aman ke performa kompetitif pada 2023. Bahkan, dengan sumber daya terbatas, timnya kerap mengalahkan klub-klub dengan finansial lebih besar.
Tantangan Berat di Kandang Indonesia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5287918/original/026465500_1752843407-fergys.jpg)
Meski diunggulkan sebagai tuan rumah, Timnas Indonesia U-23 harus waspada. Nafuzi sudah mempersiapkan strategi khusus untuk menekan pertahanan Garuda Muda, terutama dengan memanfaatkan kecepatan lini serang Malaysia.
Laga ini diprediksi bakal berlangsung sengit, mengingat kedua tim sama-sama berburu tiket semifinal.
Apakah Malaysia mampu mencuri poin di SUGBK? Atau Indonesia akan mempertahankan keunggulan kandang? Simak aksinya besok malam!
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/5282625/original/006055200_1752479779-20250714AA_Press_Conference_Piala_AFF_2025-4857.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3931043/original/087056100_1644564537-000252800_1504696423-logo_AFF.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3728495/original/043297600_1639754622-080540900_1639554855-Piala_AFF_-_Malaysia_Vs_Timnas_Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9076838/original/076638200_1783028282-000_B8H386V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072363/original/048211400_1783026161-000_B9476UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072362/original/069449700_1783026157-000_B94788B.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8411138/original/071923000_1782295017-leao.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260345/original/097053600_1781587471-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)