5 Teknik Dasar Voli yang Wajib Dikuasai Pemula, dari Servis hingga Blok

Voli adalah salah satu jenis permainan bola besar yang dipraktikkan secara beregu. Tiap tim akan menempati sisi lapangan berbeda yang dipisahkan net. Terdapat setidaknya 5 teknik dasar olahraga voli yang wajib dikuasai pemula. Simak ulasannya melalui artikel berikut ini.

Diterbitkan 25 Maret 2024, 03:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Voli merupakan salah satu cabang olahraga bola besar. Permainan ini dipraktikkan oleh dua tim, dengan masing-masing kelompok terdiri atas enam orang.

Tim voli yang berlaga di lapangan umumnya memiliki tugas berbeda, mulai dari tosser atau set-upper, smasher, libero, hingga defender.

Menilik sejarah perkembangan voli sebagaimana dilansir dari modul Kemdikbud, permainan ini digagas oleh Direktur Pendidikan Jasmani Young Man Christian Association (YMCA), William C.  Morgan, pada 1895 dan semula disebut sebagai mintonette.

Barulah pada 1896, Alfred T. Halstead mengubah istilah mintonette menjadi bola voli lantaran merujuk pada karakteristik permainannya yang mengharuskan tiap-tiap pemain dalam tim menjaga bola tetap melambung, tanpa boleh menyentuh tanah (volley).

Adapun permainan voli merupakan olahraga yang membutuhkan kombinasi kerja sama tim serta keterampilan individu yang baik. Terdapat sejumlah teknik dasar bola voli, yang wajib dikuasai pemain pemula mulai dari servis, passing, setting, menyerang, hingga blok.

Simak ulasan mengenai 5 teknik dasar voli pada halaman selanjutnya.

1. Servis

Servis adalah awalan dalam permainan bola voli. Teknik dasar ini digunakan untuk memulai permainan dengan melemparkan bola ke udara, kemudian memukulnya ke area lapangan lawan. Ada beberapa jenis servis dalam permainan voli, meliputi servis overhand dan underhand.

Servis overhand dilakukan dengan menempatkan kaki secara terpisah, sedikit lebih lebar dari bahu. Pegang bola dengan tangan non-dominan dan letakkan bola di atas tangan dominan yang terbuka. Ayunkan tangan dominan ke belakang lalu ke depan disertai gerakan memukul bola ke udara. Servis jenis ini dapat memberikan kecepatan dan akurasi yang lebih tinggi saat mengirim bola.

Sementara itu, servis underhand dapat dilakukan dengan berdiri serta menempatkan kaki sedikit lebih lebar dari bahu. Bola dipegang dengan tangan non-dominan, lalu diletakkan di bawah tangan dominan yang tertutup. Ayunkan tangan dominan ke belakang, kemudian ke depan sembari memukul bola ke udara. Servis underhand merupakan jenis servis yang lebih mudah dipraktikkan oleh pemula dan dapat memberi kontrol yang lebih baik terhadap arah bola.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan