Juergen Klinsmann Latih Timnas Korea Selatan, Ini Perjalanan Karier Kepelatihannya

Juergen Klinsmann pernah melatih Timnas Jerman dan Amerika Serikat sebelum menerima pekerjaan untuk menjadi pelatih Korea Selatan.

Diterbitkan 28 Februari 2023, 07:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Juergen Klinsmann resmi menjadi pelatih Timnas Korea Selatan. Ahli taktik berusia 58 tahun tersebut ditunjuk Federasi Sepak Bola Korea Selatan menggantikan Paulo Bento yang mundur usai Piala Dunia 2022 di Qatar.

"Saya tahu timnas Korea Selatan sudah berkembang dan mencatat hasil baik dalam jangka waktu panjang," kata Klinsmann pada keterangan resminya.

"Saya terhormat bisa mengikuti jejak pelatih-pelatih hebat yang sudah memimpin tim ini, mulai Guus Hiddink hingga Paulo Bento."

Klinsmann menandatangani kontrak hingga Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Sebelum Klinsmann dan Bento, Timnas Korea pernah dilatih Shin Tae-yong yang kini melatih timnas Indonesia.

Berikut perjalanan karier Juergen Klinsmann sebagai pelatih:

 

Timnas Jerman (2004–2006)

Karier kepelatihan Juergen Klinsmann tidak dimulai dari level klub. Dia justru menerima tawaran untuk melatih Timnas Jerman. Klinsmann menggantikan mantan rekannya Rudi Voller sejak 26 Juli 2004.

Klinsmann memulai program dengan agresif untuk merombak manajemen Timnas Jerman. Ia merekrut mantan penyerang Timnas Jerman Oliver Bierhoff.

Selain itu, dia membuat gebrakan dengan merekrut pemain muda untuk menggantikan skuad yang tua setelah penampilan buruk di Euro 2004.

Klinsmann mengumumkan skuad pemain muda untuk Piala Dunia 2006 di Jerman. Pemilihannya itu berdasarkan pada performa, bukan reputasi pemain.

Penampilan Jerman membungkam para pengkritik Klinsmann. Tim Panser menyapu bersih tiga laga di babak penyisihan grup dengan kemenangan atas Kosta Rika, Polandia, dan Ekuador.

Pada babak 16 besar, Jerman menang 2-0 atas Swedia. Sementara dalam partai perempat final, Jerman mengalahkan Argentina dengan skor 4-2 melalui adu penalti setelah bermain imbang 1-1.

Langkah Jerman dihentikan oleh Italia di semifinal dengan skor 0-2 melalui babak perpanjangan waktu. Michael Ballack dan kawan-kawan kemudian mengalahkan Portugal 3-1 dalam perebutan tempat ketiga.

Kemenangan tersebut memicu parade besar-besaran di Berlin keesokan harinya. Klinsmann dan timnya mendapat penghormatan dari publik.

Legenda Jerman Franz Beckenbauer, yang sebelumnya pengkritik keras Klinsmann, ingin melihat sosok berusia 58 tahun itu terus menjadi pelatih. Tetapi, Klinsmann menolak memperpanjang kontraknya dan memberi tahu Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) tentang keputusannya pada 11 Juli 2006.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Halaman
Show All
Bogi Triyadi, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan